Tata cara mandi junub.

Gulalives.co, JAKARTA – Hubungan suami istri merupakan nafkah batin yang bagi sebagian pasangan tetap dilakukan di bulan Ramadhan, tentunya di malam hari.

Agama Islam memerintahkan umatnya agar mandi wajib (mandi junub) setelah keluarnya air mani/sperma akibat hubungan intim. Perintah ini memberi makna agar kembali suci ketika menjalankan perintah salat.

Sayangnya, belum banyak yang tahu tata cara melakukan mani junub dengan benar. Mandi wajib setelah hubungan suami istri berfungsi menghilangkan bau tidak enak yang timbul setelah hubungan intim. Dengan mandi, seluruh kotoran akan menghilang, juga mengembalikan kekuatan tubuh dan mengembalikan tenaga yang hilang.

Tata cara mandi junub. Foto: bersamadakwah.net
Tata cara mandi junub. Foto: bersamadakwah.net

Sebenarnya, kapan seseorang harus melakukan mandi jubub? Tenyata tak hanya setelah melakukan hubungan intim saja. Mandi wajib juga mesti dilakukan karena alasan berikut ini: Mengeluarkan air mani baik disengaja maupun tidak sengaja, selesai menstruasi, melahirkan (wiladah) dan pasca-melahirkan (nifas), serta meninggal dunia yang bukan mati syahid.

Tidak hanya byar byur dan keramas, mandi junub memiliki tata cara khusus. Gulalives merangkum tata cara mandi junub seperi dikutip dari laman ruangmuslim berikut ini:

1. Mandi junub  atau mandi wajib harus diniatkan ikhlas semata karena Allah Ta’ala dalam rangka menta’ati-Nya dan beribadah kepada-Nya.

2. Dalam mandi junub harus dipastikan bahwa air telah mengenai seluruh tubuh sampai pun kulit yang ada di balik rambut yang tumbuh di manapun di seluruh tubuh kita. Karena itu siraman air itu harus pula dibantu dengan jari jemari tangan yang mengantarkan air itu ke bagian tubuh yang paling tersembunyi sekalipun.

3. Mandi junub dimulai dengan membasuh kedua telapak tangan sampai pergelangan tangan, masing-masing tiga kali dan cara membasuhnya dengan mengguyur kedua telapak tangan itu dengan air yang diambil dengan gayung. Dan bukannya dengan mencelupkan kedua telapak tangan itu ke bak air.

Tata cara mandi junub. Foto: harianjogja
Tata cara mandi junub. Foto: harianjogja

4. Setelah itu, ambil air dengan telapak tangan untuk mencuci kemaluan dengan telapak tangan kiri sehingga bersih.

5. Selanjutnya telapak tangan kiri itu digosokkan ke lantai atau ke tembok sebanyak tiga kali. Dan setelah itu dicuci dengan air. Setelah itu berwudlu ‘sebagaimana cara berwudlu’ untuk salat.

6. Kemudian guyurkan air di mulai dari pundak kanan terus ke kepala dan seluruh tubuh dan menyilang-nyilangkan air dengan jari tangan ke sela-sela rambut kepala dan rambut jenggot dan kumis serta rambut mana saja di tubuh kita sehingga air itu rata mengenai seluruh tubuh.

7. Apabila diyakini bahwa air telah mengenai seluruh tubuh, maka mandi itu diakhiri dengan membasuh kedua telapak kaki sampai mata kaki.

8. Disunnahkan untuk tidak mengeringkan badan dengan kain handuk atau kain apa saja untuk mengeringkan badan.

9. Disunnahkan untuk melaksanakan mandi besar junub jinabat itu dengan tertib seperti yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa aalihi wasallam.

Nah, semoga informasi tata cara mani junub yang benar ini makin menambah pengetahuan kita ya, Sobat Gulalives. (VW)

loading...

LEAVE A REPLY