Bersedekah. Foto: inilah

Gulalives.co, JAKARTA – Bulan puasa  Ramadhanselalu ditunggu-tunggu oleh semua umat islam. Inilah bulan penuh ampunan dan kemuliaan yang hanya datang sekali dalam setahun.

Sayangnya, bagi wanita usia produktif, ada masa-masa dimana mereka tak bisa menjalankan ibadah puasa karena hadirnya tamu bulanan alias menstruasi. Jangan sedih. Ada beberapa amalan yang dapat dikerjakan para wanita saat haid pada bulan puasa agar tetap mendapatkan pahala kok.

Gulalives merangkum sejumlah amalan yang bisa dilakukan wanita yang sedang haid di bulan Ramadhan berikut ini:

1. Bersedekah

Bersedekah tetap bisa dilakukan wanita yang sedang haid. Foto: viva.co.id
Bersedekah tetap bisa dilakukan wanita yang sedang haid. Foto: viva.co.id

Sedekah tetap bisa dilakukan saat wanita sedang haid. Sedekah ini bisa dilakukan dengan cara memberi santunan kepada orang-orang yang membutuhkan. Kalau diperhatikan, banyak lho orang yang membutuhkan sedekah dari kita. Misalnya anak-anak yatim di sekitar rumah, juga para pekerja nonformal seperti buruh cuci, buruh bangunan, dan banyak lagi.

Ganjaran bagi seseorang yang bersedekah amat besar sesuai dengan Alquran Surah Al Baqarah Ayat 261 yang artinya ialah “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

2. Menghadiri majelis Ta’lim

Wanita harus banyak menghadiri majelis-majelis ta’lim berguna untuk menambah ilmu pengetahuan tentang Islam karena berbeda orang yang berilmu dan tidak berilmu sesuai dengan Alquran Surah Az Zumar ayat 9 yang artinya “Katakanlah, apakah sama antara orang yang mengetahui dengan orang yang tidak tahu.”

Saat Ramadhan banyak sekali kajian kajian keislaman yang diadakan di masjid-masjid besar. Kalau tak sempat karena harus mengurus anak-anak, atau waktu kerja maupun kuliah yang padat, kita juga bisa memanfaatkan internet untuk membaca informasi di website juga menyimak banyak kajian bagus di youtube.

Kita juga bisa membeli radio kecil untuk mendengarkan kajian di radio-radio Islam. Selain menambah pengetahuan, mudah mudahan dengan amalan ini, waktu haid kita sebagai wanita akan jadi waktu mendulang pahala di saat puasa.

3. Memperbanyak dzikir

Wanita yang sedang haid bisa memperbanyak amalan berdizkir.
Wanita yang sedang haid bisa memperbanyak amalan berdizkir. Foto: ukhtiindonesia

Dzikir dapat dilakukan pada saat pagi hari dan menjelang sore. Hal ini dilakukan untuk mengisi waktu luang dengan banyak membaca tasbih (subhanallah), tahlil (la ilaha illallah), tahmid (alhamdulillah) dan dzikir lainnya.

Hal ini sesuai dengan Al-Quran Surah Al-Ahzaab : 41-42 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut Nama) Allah dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang.”

Dzikir bisa kita lakukan kapan saja. Saat menunggu kendaraan umum, saat macet di jalan, saat melakukan pekerjaan pekerjaan rumah seperti memasak, mencuci, menyapu, dan mengepel. Daripada melamun, pastinya dzikir akan jauh lebih berpahala.

Dzikir adalah satu amalan mudah dan murah saat para wanita sedang haid di bulan puasa.

4. Turut dalam kegiatan sosial

Mengikuti kegiatan sosial selain dapat menjadi amalan di bulan puasa, hal ini juga dapat menjadi ajang silaturahmi serta ajang berbuat kebaikan yang dianjurkan oleh Allah sesuai dengan ayat berikut ini “…Dan berbuat baiklah kalian karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.” (Al-Baqarah:195)

Ikut serta kegiatan sosial dapat dilakukan dengan cara membersihkan lingkungan sekitar contohnya wanita dapat membantu menyapu jalan, membersihkan sampah diselokan, dan memilah sampah organik dan anorganik. Kegiatan ini juga bisa mempererat silahturahmi di lingkungan sekitar.

5. Membantu menyediakan takjil

Makanan takjil untuk buka puasa. Foto: rri.co.id
Makanan takjil untuk buka puasa. Foto: rri.co.id

Menyediakan takjil merupakan kegiatan yang cukup mudah karena biasanya wanita menyenangi kegiatan memasak. Selain mendapatkan pahala bagi kaum wanita sesuai dengan HR. Tirmidzi no. 807 yang berbunyi … “Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga. Kegiatan ini dapat mengasah keterampilan dalam memasak. Para kaum wanita juga dapat mencoba resep-resep baru dan membagikan hasilnya untuk orang-orang yang sedang berpuasa.

Nah, lakukan amalan-amalan tersebut, Insya Allah pahala akan didapatkan meski perempuan sedang tidak berpuasa karena haid. (VW)

loading...

LEAVE A REPLY