Gambar via: www.huffingtonpost.com

GULALIVES.co, Jakarta- Dapat dikatakan seorang wanita ditakdirkan untuk terus belajar seumur hidupnya. Saat ia menikah, ia belajar bagaimana caranya melayani suami, membangun rumah tangga, bahkan sampai soal urusan ranjang. Ketika wanita hamil, ia kembali mengasah ilmu pengetahuannya untuk menjadi ibu yang baik, bagaimana mengimbangkan urusan rumah tangga, karir, anak, dan suami, dan tentunya menjadi teladan bagi anak-anak mereka. Apalagi perkembangan zaman yang seperti pisau bermata dua yakni memiliki efek negatif dan positif untuk tumbuh kembang anak. Wanita yang kini berperan sebagai ibu tidak hanya harus tegas, ia juga harus kreatif. Kreatifitas ini dibutuhkan untuk menyiasati perihal rumah tangga dan pendidikan anak. Jika Anda ingin menjadi ibu yang kreatif, ikuti tips berikut!

  1. Mempunyai semangat tinggi

Gambar via: www.psychalive.org
Gambar via: www.psychalive.org

Memiliki tugas mengurus rumah tangga dan keluarga bukanlah hal yang mudah. Karena itu, modal utama menjadi ibu kreatif adalah semangat tinggi. Dengan semangat tinggi Anda  akan lebih berani dalam mencoba hal-hal yang baru untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman Anda. Anda  akan menjadi pribadi yang tidak cepat menyerah. Dari kesalahan, Anda akan belajar dan berinovasi. Jika Anda sudah bisa berinovasi, berarti Anda sudah lebih dekat menjadi ibu yang kreatif.

  1. Mencoba hal-hal baru

Gambar via: www.textiles4textiles.eu
Gambar via: www.textiles4textiles.eu

Terkadang, setelah menjadi ibu rumah tangga, wanita menjadi malas untuk mencoba hal-hal yang baru karena merasa dirinya sudah terlalu sibuk dengan urusan rumah tangga dan keluarga. Alasan lain mengapa wanita malas mencoba hal baru karena takut hal tersebut tidak cocok dengannya. Namun, bagaimana seorang wanita tahu hal ini cocok atau tidak jika ia sendiri tak punya nyali untuk mencoba? Untuk menjadi ibu yang kreatif, Anda harus berani mencoba hal-hal baru. Jangan takut dibayangi dengan kegagalan atau ketidak sesuaian. Jika gagal, maka jadikan hal ini pelajaran untuk tidak diulang di masa depan.

  1. Belajar dari buku

Gambar via: www.huffingtonpost.com
Gambar via: www.huffingtonpost.com

Siapa bilang belajar dari buku merupakan cara pembelajaran yang kuno? Justru belajar dari buku merupakan cara ampuh mendapatkan ilmu pengetahuan baru yang tak pernah dimakan oleh zaman. Kini banyak buku pengetahuan yang dikemas menarik dengan bahasa yang mudah dimengerti. Anda bisa membaca buku di waktu senggang Anda, contohnya usai menyelesaikan pekerjaan rumah. Dengan membaca buku di waktu senggang, waktu Anda bisa dimanfaatkan untuk sesuatu yang bermanfaat plus Anda menambah pengetahuan yang kelak akan berguna.

  1. Mulailah menulis

Gambar via: www.thoughtpursuits.com
Gambar via: www.thoughtpursuits.com

Menulis bisa membuat Anda menjadi ibu yang kreatif. Jika bingung mau menulis apa, cobalah mencatat kegiatan yang Anda lakukan dalam satu hari. Catatlah kejadian-kejadian yang membekas di memori Anda. Malah akan lebih baik jika Anda menulis puisi. Menulis puisi membantu menstimulasi  otak kiri Anda. Atau bagi Anda yang suka mengkhayal, Anda bisa membuat tulisan cerpen atau cerita fiksi. Bahkan Stephanie Meyer yang merupakan pengarang novel series Twilight memulai langkahnya menulis cerita di waktu senggangnya menjadi ibu rumah tangga. Jika Stephanie Meyer saja bisa, mengapa Anda tidak?

  1. Menemukan resep masakan baru

Gambar via: prot.com
Gambar via: prot.com

Di setiap keluarga pasti punya resep masakan turun temurun yang sudah pasti disukai oleh seluruh anggota keluarga. Resep ini pula yang menjadi ciri khas keluarga tersebut. Namun dalam mendapatkan resep turun temurun ini tidaklah mudah. Generasi terdahulu harus melewati trial and error berkali-kali hingga mereka mendapatkan resep makanan enak yang disukai seluruh keluarga dari generasi ke generasi. Jadikan lah hal ini menjadi penyemangat bagi Anda untuk menemukan resep masakan baru sendiri. Mulailah dengan membuat masakan yang disukai oleh anggota keluarga inti. Mereka nantinya akan mempromosikan resep masakan Anda kepada keluarga besar, dan dari sini lah rese turun temurun biasanya dimulai.

  1. Mulailah berkreasi dengan limbah rumah tangga

Gambar via: www.peacefulcentury.net
Gambar via: www.peacefulcentury.net

Walaupun zaman sudah berkembang, manusia masih saja menghadapi kesulitan khusunya dalam soal mengelola limbah. Ibu rumah tangga dituntut untuk bisa mengelola limbah rumah tangganya sendiri. Ibu yang kreatif tentunya dapat dengan mudah mengelola limbah rumah tangga. Caranya dengan memanfaatkan sampah plastik bekas makanan ringan untuk dibuat menjadi aksesoris cantik seperti tas, dompet dan sebagainya. Selain dapat mengurangi limbah rumah tangga, Anda juga dapat mendapatkan pemasukan tambahan dengan menjual kreasi limbah rumah tangga Anda.

  1. Bergaulah dengan orang-orang yang kreatif

Gambar via: parentclub.ganzworld.com
Gambar via: parentclub.ganzworld.com

Kreatifitas itu sebenarnya menular. Coba saja Anda bergaul dalam waktu yang lama dengan orang-orang yang kreatif, nantinya Anda terdorong menjadi kreatif. Dari mereka pula Anda akan belajar banyak hal dan tentunya termotivasi untuk lebih kreatif lagi.

Memang, menjadi ibu yang kreatif membutuhkan banyak usaha dan waktu yang cukup panjang. Namun ingatlah untuk siapa Anda menjadi kreatif. Tentunya untuk keluarga tercinta dengan tujuan memajukan kehidupan keluarga. (AH)

loading...

LEAVE A REPLY