(Foto: Biblicalgenderroles)

Gulalives.co, SEMARANG – Banyak suami kerap berbohong demi berbagai alasan kepada pasangan istrinya. Tapi pada dasarnya, suami dan istri memiliki potensi yang sama untuk berbohong, tetapi dengan alasan yang berbeda.

Para suami pada umumnya menutupi sejumlah fakta tentang diri atau perbuatannya yang dianggap merugikan baik bagi dirinya atau bagi pasangannya. Hal ini karena suami cenderung berbohong untuk melarikan diri dari melodrama dan reaksi yang tidak diinginkan dari istri.

Sedangkan istri lebih sering berbohong demi menjaga perasaan orang lain, menghindari konflik atau menutupi perasaannya. Meskipun secara umum suami berbohong karena alasan diatas, namun ada beberapa hal detail yang perlu ladies ketahui kenapa pasangan suami anda berbohong.

1. Terlalu Posesif

Wanita yang suka membandingkan Suami (tips-cewek.co.id)
Wanita yang suka membandingkan Suami (tips-cewek.co.id)

Sikap posesif yang dimiliki oleh istri ternyata mendorong suami untuk berbohong. Posesif sebenarnya dianjurkan dalam hubungan asal masih dalam kondisi yang wajar. Namun apabila sikap istri yang terlalu membatasi aktifitas suami yang membuat mereka tertekan. Akhirnya suami merasa tidak bebas dan terpaksa berbohong demi mendapatkan kenyamanannya kembali. Sikap posesif yang berlebihan sebenarnya tidak perlu dilakukan. Adanya sikap toleran dan kepercayaan istri kepada suami membuat suami mudah jujur terhadap pasangan.

2. Takut Melukai Perasaan

Beberapa pertengkaran suami istri yang sebaiknya dilakukan ternyata dapat menyelamatkan pernikahan (Foto: Root.breathhost.net)
Beberapa pertengkaran suami istri yang sebaiknya dilakukan ternyata dapat menyelamatkan pernikahan (Foto: Root.breathhost.net)

Biasanya suami berbohong karena takut melukai perasaan istri. Bagi sebagiab suami, melukai perasaan istri sama saja dengan melukai perasaan dirinya sendiri. Karena istri sudah dianggap sebagai bagian dari hidupnya. Sehingga kebohongan akan suatu kenyataan dianggap suami sebagai solusi. Hal ini tidak baik apabila dipertahankan dalam jangka waktu lama. Suatu kenyataan yang tidak mengenakkan sebenarnya dapat dibicarakan baik-baik dan dicarikan solusinya bersana.

3. Menghindari Konflik

(Foto: Dconheels)
(Foto: Dconheels)

Banyak pria yang tidak ingin pasangan wanitanya marah sehingga masuk dalam sebuah konflik. Alasan inilah yang membuat suami pada umunya suka berbohong. Mereka lebih memilih membuat sebuah keadaan yang damai dan tenang, walaupun ada kebohongan di balik itu semua. Selain itu, Kondisi konflik dalam rumah tangga membuat mood suami diluar rumah menjadi menurun dan gairah kerjanya hilang. Sehingga pilihan berbohong ini dianggap suami sebagai pilihan tepat.

4. Takut Kehilangan

(Foto: Ruthedean)
(Foto: Ruthedean)

Takut kehilangan wanita impiannya akan membuat pria berbohong. Hal ini berhubungan erat dengan ketakutan suami melukai perasaan perempuan. Bagi suami, kehilangan wanita impian yang tidak lain adalah istrinya sendiri sama saja dengan kiamatnya dunia. Untuk itu suami selalu mencari cara aman dengan berbohong dan berhati-hati saat bicara dengan istri.

5. Melepaskan Kondisi Sulit

menyakiti istri dapat menutup pintu rezeki
psicgiovavivas.blogspot.co.id

Saat suami berada dalam situasi sulit biasanya  ada 2 pilihan dalam benak mereka, dihadapi atau berbohong. Bagi pria yang tidak gentle memilih berbohong merupakan plihan tepat agar bisa bebas dan kabur dari situasi sulit. Kadang, beberapa yang lain membiarkan istri menyelesaikan masalah sendiri.

6. Mendapatkan Lebih Banyak Ruang

Ukuran Milik Suami Bukan Indikator Kesuksesan Hubungan Intim
Ilustrasi hubungan intim

Setelah menikah suami biasanya merasa memiliki ruang yang sempit dan kehilangan momen bersenang-senang sendiri. Waktunya habis untuk keluarga dan pekerjaan. Padahal suami memiliki sisi ruang lain, yakni masa lalu dan teman-temannya. Terkadang, ketika suami ingin hang out dengan teman sejawat atau sekedar mengingat masa lalu ia berbohong kepada istrinya.

7. Melindungi Diri

Pasangan suami istri
Pasangan suami istri

Sebuah survey menunjukkan pria berbohong untuk melindungi diri sendiri delapan kali lebih sering daripada berbohong untuk melindungi orang lain. Hal ini berarti sebagian besar suami ebih senang berada di posisi aman, daripada mengundang masalah gara-gara berkata jujur. (YK/DP)

loading...

LEAVE A REPLY