(Foto: Ninenaturals)

Gulalives.co, SEMARANG – Dear bunda, pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif  di masa enam bulan pertama pada bayi memberikan  banyak manfaat, bukan hanya kepada sang bayi, tetapi  juga  bagi sang  ibu.

Gambar via: blog.ergobaby.com
Gambar via: blog.ergobaby.com

Menurut hasil penelitian‎ Dr. Sean Deoni dari Brown University, Amerika Serikat  mengungkapkan  pemberian ASI pada  bayi bermanfaat meningkatkan sistem imunitas‎nya. ‎Sistem imun merupakan sistim yang sangat krusial untuk sang bayi. Sebab, akan membuat anak jarang sakit.

Bahkan, menurut Dr. Sean,   pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan pertama merangsang pertumbuhan  jaringan otak 30% lebih pesat dibandingkan teman sebayanya.

menurut penelitian, puasa dalam waktu yang tidak berkepanjangan sebenarnya tidak mengurangi asupan nutrisi dan produksi ASI. Foto: sehatmagz
menurut penelitian, puasa dalam waktu yang tidak berkepanjangan sebenarnya tidak mengurangi asupan nutrisi dan produksi ASI. Foto: sehatmagz

Sebagaimana dikutip Gulalives.co dari laman Boldsky, Rabu (15/6/2016), ASI juga diketahui punya semua kandungan zat penting yang ‎dibutuhkan oleh sang bayi. Misalnya, DHA, AA, Omega 6, laktosa, taurin, protein, laktobasius, vitamin A, kolostrum, lemak, zat besi, laktoferin dan lisozim yang seluruhnya dalam takaran serta komposisi yang pas untuk bayi.

Tak hanya itu, ASI merupakan pelindung dari berbagai alergi makanan. Sebab, mampu memberi rangsangan kepada sang bayi untuk kebal terhadap berbagai bahan makanan. Selain itu, pemberian ASI, juga membantu kedekatan antara ibu dan sang buah hati.

menurut penelitian, puasa dalam waktu yang tidak berkepanjangan sebenarnya tidak mengurangi asupan nutrisi dan produksi ASI. Foto: theasianparent
menurut penelitian, puasa dalam waktu yang tidak berkepanjangan sebenarnya tidak mengurangi asupan nutrisi dan produksi ASI. Foto: theasianparent

Sementara penelitian Dr Ruth Lawrence Dari University of Rochester di New York, mencatat pemberian ASI  bukan hanya memberi manfaat bagi si bayi, tetap juga bagi sang Ibu, yakni terbukti menurunkan resiko kanker payudara, kanker ovarium, dan diabetes tipe II.‎

Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif di masa enam bulan pertama pada bayi kerap digalangkan oleh sejumlah dokter ibu dan anak. Sebab, ASI memiliki sejuta manfaat bagi bayi dan juga ibu. Lantas, apa sajakah manfaatnya?.

menurut penelitian, puasa dalam waktu yang tidak berkepanjangan sebenarnya tidak mengurangi asupan nutrisi dan produksi ASI. Foto: lazada
menurut penelitian, puasa dalam waktu yang tidak berkepanjangan sebenarnya tidak mengurangi asupan nutrisi dan produksi ASI. Foto: lazada

Penelitian‎ Dr. Sean Deoni juga menunjukan bahwa‎ bayi yang diberikan ASI bermanfaat untuk meningkatkan sistem imunitas‎nya. ‎Sistem imun merupakan sistem yang sangat krusial untuk sang bayi. Sebab, akan membuat anak jarang sakit.

Bahkan, dr. Sean melanjutkan, pemberian ASI ekslusif selama 6 bulan pertama‎ bermanfaat agar otaknya berkembang 30% lebih pesat dibandingkan teman sebayanya.

Ada sejumlah saran yang mengatakan ibu menyusui sebaiknya membatasi makan ini dan itu, karena apa yang dimakan ibu akan diteruskan ke bayi melalui air susu ibu (ASI).
Ada sejumlah saran yang mengatakan ibu menyusui sebaiknya membatasi makan ini dan itu, karena apa yang dimakan ibu akan diteruskan ke bayi melalui air susu ibu (ASI).

ASI juga memiliki semua kandungan zat penting yang ‎dibutuhkan oleh sang bayi. Misalnya, DHA, AA, Omega 6, laktosa, taurin, protein, laktobasius, vitamin A, kolostrum, lemak, zat besi, laktoferin dan lisozim yang seluruhnya dalam takaran serta komposisi yang pas untuk bayi.

Bunda menyusui
Bunda menyusui

Tak hanya itu, ASI merupakan pelindung dari berbagai alergi makanan. Sebab, mampu memberi rangsangan kepada sang bayi agar kebal terhadap berbagai bahan makanan. ‎Dengan memberikan ASI, maka membantu kedekatan antara ibu dan sang buah hati.

Manfaat ASI rupanya tak sekadar berguna untuk sang buah hati. Melainkan, juga bermanfaat bagi sang ibu. Yakni, untuk sang Ibu menyusui juga terbukti menurunkan risiko kanker payudara, kanker ovarium, dan diabetes tipe II.‎ (DP)

loading...

LEAVE A REPLY