GULALIVES.co, Depok- Anda termasuk pecinta kucing? Bernama latin Felis catus, hewan yang biasa Anda temui di rumah atau jalanan ini punya latar belakang sejarah yang mengagumkan. Ia dikenal sebagai binatang peliharaan kesayangan Nabi Muhammad juga ratu Mesir Cleopatra. Bahkan hewan lucu ini pernah dikatakan berasosiasi dengan penyihir pada abad pertengahan di Eropa. Kucing yang dikenal sebagai hewan cuek ini punya banyak fakta yang mampu mencengangkan Anda, penasaran?

  1. Mueeza, kucing kesayangan Nabi Muhammad SAW

Gambar via: www.hadistislam.com
Gambar via: www.hadistislam.com

Nabi Muhammad SAW saja memiliki kucing yang diberi nama Mueeza. Di dalam agama Islam sendiri, kucing dianggap sebagai binatang bersih yang dekat dengan manusia. Hal tersebut dapat dibukikan lewat hadist yang berbunyi,

إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ إِنَّهَا مِنَ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ وَالطَّوَّافَاتِ

“Kucing ini tidaklah najis. Sesungguhnya kucing merupakan hewan yang sering kita jumpai dan berada di sekeliling kita.” (HR. At Tirmidzi, Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Majah, Ad Darimi, Ahmad, Malik).

Mueeza selalu mengeong setiap mendengar adzan, suaranya seolah-olah seperti mengikuti lantunan suara adzan. Saking sayangnya dengan kucingnya, Nabi Muhammad SAW selalu menggendong Mueeza saat menerima tamu, atau menaruhnya di paha beliau.

  1. Kucing merupakan hewan yang sensitif

Gambar via: www.acupetwellness.com
Gambar via: www.acupetwellness.com

Pendengaran kucing lebih sensitif dari manusia dan anjing. Diketahui batas pendengaran kucing 65 khz sedangkan manusia hanya 20 khz. Kucing memiliki indera penciuman 20-80 juuta sel olfactory dibandingkan manusia yang memiliki indera penciuman 5-20 juta olfactory saja. Karena penciumannya yang sensitif inilah yang menjadi alasan mengapa kucing tidak mau buang kotoran di kotak sampah kotor. Sudah tugas pemiliki kucing untuk menyediakan kotak pasir untuk si meong karena setelah buang kotoran kucing selalu mengubur kotoran agar baunya tidak tercium. Selain benci bau kotorannya, kucing juga benci bau ammonia dan aroma asam dari jeruk atau lemon.

  1. Walaupun cuek, kucing merupakan hewan perasa

Gambar via: www.ovma.org
Gambar via: www.ovma.org

Kucing dikenal sebagai hewan yang cuek. Cobalah memanggilnya, dia pasti tidak menengok ke arah Anda. Padahal mereka sudah mengenal nama mereka sejak tiga minggu setelah pemiliknnya memberikan mereka nama. Namun jangan salah, kucing merupakan hewan yang perasa. Mereka dapat merasakan perubahan suasana hati pemiliknya. Bahkan telah ada penelitian yang dilakukan oleh Moriah Galvan dan Jennifer Vonk dari Universitas Oakland, Michigan, Amerika Serikat. Dari penelitiannya, diindikasikan bahwa kucing bisa membaca ekspresi muka manusia bahkan kucing bisa memahami emosi manusia lebih dari yang diperkirakan.

  1. Di beberapa negara di Asia, kucing termasuk ke dalam zodiak

Gambar via: mommyprojectsd.com
Gambar via: mommyprojectsd.com

Khusunya di Vietnam, kucing dikatakan termasuk hewan zodiak, tidak seperti zodiak Tionghoa. Menurut legenda, ketika Raja Langit mengadakan pesta untuk hewan yang akan dipilih menjadi zodiak, ia mengutus tikus untuk mengundang hewan-hewan yang telah dipilihnya. Tikus lantas tidak mengundang kucing ke dalam pesta yang diadakan maka hal tersebut yang mendasari mengapa kucing tidak ada di dalam zodiak. Nggak heran, hal ini pula yang menyebabkan kucing dendam kesumat dengan tikus.

  1. Dalam syariat Islam, hukum menjual-membeli kucing haram!

fakta-kucing-dilarang-diperjual-belikan

 

Di dalam syariat Islam, seorang muslim dipertintahkan untuk tidak menyakiti atau bahkan membunuh kucing berdasarkan hadist shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari kisah Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah. Umat Islam juga dilarang memakan daging kucing dan melarang pula memakan harga kucing. Hadist yang diriwayatkan dari sahabat Jabir bin Abdillah inilah yang menjadi dalil haramnya memakan kucing dan memperjual-belikan kucing. Jika mau memelihara kucing, adopsi saja ya!

  1. Dibalik misteri kucing memiliki 9 nyawa

Gambar via: www.youtube.com
Gambar via: www.youtube.com

Mitos yang berkembang di sekitar masyarakat adalah kucing memiliki 9 nyawa. Kucing dipercaya dapat mengecoh kematian dimanapun dia berada. Dapat dikatakan bahwa hewan ini adalah mungkin dapat bertahan hidup jika jatuh dari ketinggian. Bahkan dikatakan kucing masih dapat bertahan hidup walau jatuh dari lantai tiga gedung. Hal ini dikarenakan kucing memiliki beberapa mekanisme untuk bertahan hidup dimana bertindak semacama giroskop internal yang bernama “refleks meluruskan tubuh di udara”. Beberapa cm sebelum jatuh, kucing aan mendarat semua kakinya karena kaki kucing berfungsi sebagai pegas saat berpijak.

  1. Reproduksi kucing

fakta-kucing-reproduksi-kucing

Ternyata masa kawin kucing betina dan kucing jantan itu berbeda. Kucing betina matang secara seksual ketika berumur 6-10 bulan, sedangkan kucing jantan pada umur 9-12 bulan. Di masyarakat terdapat mitos, jumlah anak kucing sesuai dengan jumlah puting susu induknya. Namun pada umumnya kucing melahirkan sekitar dua sampai enam ekor anak.

  1. Bersihan kucing dari pada manusia lho!

Gambar via: antranik.org
Gambar via: antranik.org

Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah membutikan bahwa tidak ditemukan kuman pada lidah kucing. Penelitian ini juga menemukan bahwa kuman paling banyak ditemukan pada anjing bahkan manusia hanya setengah lebih bersih dibandingkan kucing. Alasan mengapa kucing tidak suka pada air karena kucing sadar air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri terlebih lagi genangan air hujan. Maka kucing kerap kali tidak suka mandi karena bertujuan menghindari perpindahan bakteri ke tubuhnya. Saking bersihnya, Nabi Muhammad SAW bahkan membolehkan umat Islam untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing.

  1. Wow, kucing juga punya sensus!

Gambar via: www.cnn.com
Gambar via: www.cnn.com

Menurut International Federation for Animal Health Europe (IFAH) terdapat 220 juta ekor juta kucing domestik tersebar di seluruh dunia. Telah banyak upaya untuk membangun program sensus kucing selama beberapa tahun belakangan ini, baik melalui asosiasi atau organisasi nasional dan internasional. Sayangnya, populasi kucing sepertinya sudah terlalu banyak sehingga tugas ini sepertinya sulit untuk dicapai.

  1. Kucing meningkatkan kesehatan manusia

Gambar via: www.pinterest.com
Gambar via: www.pinterest.com

Kabar yang tersebar di masyarakat adalah memelihara kucing berbahaya karena dapat menularkan penyakit tokso, asma, alergi bahkan radang kulit. Bahkan kucing dapat menyebabkan kemandulan, keguguran dan cacat pada bayi saat lahir. Namun, di balik itu semua itu, kucing juga memberikan manfaat bagi kesehatan manusia. Memelihara kucing juga dapat meningkatkan kesehatan psikologis, yaitu mampu memberikan dukungan emosional dan meghilangkan perasaan depresi, kecemasan dan kesepian. Telah ada studi yang mengatakan bahwa manusia yang memelihara kucing dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke. Para dokter muslim tempo dulu menjadikan kucing sebagai terapi medis untuk penyembuhan tulang melalui dengkuran suaranya yang setara dengan gelombang sebesar 50 hertz. Sehingga dengkuran tersebut menjadi frekuensi optimal dalam menstimulasi pemulihan tulang.

Setelah mengetahui fakta mencengangkan kucing, kini Anda pasti lebih sayang pada hewan lucu ini. Jika tertarik untuk memelihara, bersiaplah untuk menanggung tanggung jawab penuh karena kucing juga merupakan hewan ciptaan Allah SWT. Pilihlah mengadopsi dibandingkan membeli di pet shop untuk menyelamatkan kucing-kucing yang terlantar terlebih dahulu.(AH)

loading...

LEAVE A REPLY