Gulalives.co, Depok – Agar makanan yang mereka jual laris manis, ternyata beberapa pemilik warteg banyak yang menggunakan cara yang tidak baik dan berujung pada syirik. Karena kurang percaya dirinya mereka dengan makanan yang mereka hidangkan di etalase warung membuat mereka harus pergi ke dukun. Tetapi bukan berarti seluruh pemilik warteg melakukan ini ya, masih banyak pemilik warteg yang masih berpegang pada syariah islam dan yakin kalau rezeki itu sudah ada yang menentukan. Nah bagi mereka yang memutuskan untuk meminta bantuan dukun, mereka akan difasilitasi dengan “Jin Penglaris”

Setan peludah hanyalah salah satu dari jenis pelaris, Masih banyak cara lain yang sebetulnya lebih menjijikan lagi yang dilakukan oleh pemilik warteg dan warung makan lainnya agar warung laris. Berikut ini ciri-ciri restoran / rumah makan atau tempat kuliner lainnya yang menggunakan bantuan Setan dalam usahanya yaitu:

  • Jika itu berbentuk warung besar semacam restoran, konon ada ruangan khusus yang posisinya dekat dapur yang tak boleh dimasuki oleh siapapun kecuali pemilik resto.
  • Kalau makan di warung pinggir jalan, perhatikan panci atau periuknya. Konon kalau memakai bantuan jin penglaris, hanya pemilik warung yang boleh membuka panci. Jadi, pembeli tak boleh sembarang ambil kuah atau lihat-lihat isinya.
  • Terdapat seperti buntelan kain putih di gagang centong sayur di tempat nasi atau di peralatan masak lainnya. Selain menggunakan Jin Penglaris, para pemilik warteg ini juga diwajibkan untuk membeli mahar berupa centong, centong (alat untuk mengambil nasi) yang di pasar harganya cuma 2000 rupiah atau 5000 rupiah. Tapi harga itu berbeda kalau kita membeli di dukun harganya bisa mencapai jutaan rupiah loh. Ya itu karena menurut dukun yang mereka percayai dan juga dipercaya oleh pedagang centong itu mengandung kekuatan yang bisa pembeli alias membuat laris warung makannya.
  • Warung pinggir jalan yang memakai penglaris, Mereka menggunakan cara lain yang lebih tidak terlihat seperti di atas. Terdapat tempat cuci piring yang tidak terlihat oleh siapapun pengunjungnya.
  • Yang satu ini saya pernah punya pengalaman, saat itu ketika saya dalam perjalanan kekantor. Saya menemukan warung sarapan yang menjual aneka menu. Dan saya pun membeli nasi uduk lengkap dengan lauknya terlihat masih panas dan segar dipandang. Sesampainya saya di kantor saya membuka makanan tersebut dan sebagai seorang muslim saya tidak lupa mengucapkan bismilah dan membaca doa makan hasilnya makanan itu terasa hambar dan tidak ada aroma wangi dan nasi nya tidak lagi terasa panas. Menurut sumber yang ada, apabila kita membaca do’a dari ayat-ayat Alqur’an, maka rasanya berubah jadi seperti aslinya.

Itulah salah satu trik curang dari oknum pengusaha warung makan agar laris. Tak boleh kita berprasangka dan menghakimi semua warung-warung makan, karena tidak semuanya memakai bantuan setan. Sesungguhnya bersekutu pada setan dengan tujuan dan cara apapun tidak dibenarkan, dan dalam apapun kondisinya, karena menduakan Iman kepada Allah merupakan perbuatan syirik yang akan membenamkan pelakunya kedalam Neraka Jahannam.

Sudah makin jelas kan bagaimana tempat makan yang memakai jin penglaris. Semoga bisa menambah wawasan kita yaa. Ingat lagi dan teruslah ingat. Syirik perbuatan yang diharamkan Allah

 

loading...

LEAVE A REPLY