Aneka hewan diperjualbelikan di Pasar Tomohon. Foto: tribunnews.

Gulalives.co, JAKARTA – Apa yang terlintas di benak kamu jika ada yang menyebut Tomohon? Wisata eksotis, atau hidangan kuliner ekstrem? Bisa jadi keduanya.

Salah satu tempat wisata di Tomohon yang menjadi daerah kunjungan wisata yang menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Kota Tomohon adalah Pasar Beriman Tomohon atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pasar Tomohon.

Untuk bisa mencapai tempat ini, tidaklah begitu sulit. Di Kota Manado, kamu hanya perlu menuju ke terminal Karombasan kemudian naik bus tujuan Tomohon. Dari pasar Karombasan, dibutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk bisa sampai ke tempat terminal Tomohon.

Aneka hewan diperjualbelikan di Pasar Tomohon. Foto: liputan6
Aneka hewan diperjualbelikan di Pasar Tomohon. Foto: liputan6

Begitu sampai di terminal Tomohon, tinggal berjalan sedikit untuk bisa tiba di pasar yang dimaksud. Lokasi terminal Tomohon bersebelahan dengan pasar Tomohon yang telah berubah menjadi objek wisata yang cukup menarik minat wisatawan baik itu wisatawan dalam negeri hingga wisatawan luar negeri.

Pasar Beriman Tomohon layaknya pasar tradisional lainnya yang ada di Indonesia yang menjual berbagai dagangan seperti sembako, sayur mayur, ikan air tawar dan air asin dan berbagai kebutuhan dapur lainnya.

Namun jauh di dalam pasar, khususnya di tempat penjualan berbagai daging binatang, maka kamu akan mengetahui apa yang membedakan antara Pasar Tomohon dengan pasar tradisional lainnya di Indonesia.

Pasar yang dikelola oleh PD Pasar (Perusahaan Daerah Pasar) Pemkot Tomohon, tidak hanya menyajikan berbagai ikan air tawar dan air asin ataupun berbagai jenis daging seperti daging babi, daging sapi atau daging anjing yang bisa ditemui di pasar tradisional lainnya di Sulawesi Utara. Namun berbagai jenis hewan yang tak lazim diperdagangkan hanya bisa ditemui di pasar ini.

Aneka hewan diperjualbelikan di Pasar Tomohon. Foto: okezone
Aneka hewan diperjualbelikan di Pasar Tomohon. Foto: okezone

Beberapa hewan yang tak lazim di konsumsi oleh sebagian warga Indonesia namun dijual bebas di Pasar Tomohon di antaranya kelelawar (biasa disebut paniki oleh orang Manado), babi hutan, tikus hutan berekor putih, kucing, ular piton, hingga yaki (monyet khas Sulawesi Utara) yang sudah tergolong hewan langka.

Bagi kamu yang termasuk golongan penyayang binatang, berkunjung ke tempat ini mungkin akan membuat anda geram. Bagaimana tidak, berbagai jenis hewan yang sering menjadi peliharaan manusia seperti anjing dan kucing tergeletak tak bernyawa dan tinggal menunggu pembeli yang tertarik membelinya untuk kemudian dibawa pulang dan diolah menjadi makanan, demikian seperti dilaporkan laman seputarsulut.com.

Layaknya pasar tradisonal lainnya di Sulawesi Utara, di Pasar Tomohon para pembeli bisa memilih hewan yang masih hidup bukan yang sudah mati untuk dibeli, seperti anjing. Pembeli bisa memilih anjing atau kelelawar yang masih hidup yang berada dalam kandang, kemudian setelah tercapai kesepakatan harga dengan sang penjual. Barulah anjing/kelelawar tersebut dieksekusi dengan cara diikat lehernya kemudian dipukul dengan besi/kayu pada bagian kepala hingga binatang tersebut mati. Kemudian barulah hewan tersebut dibakar.

Aneka hewan diperjualbelikan di Pasar Tomohon. Foto: youtube
Aneka hewan diperjualbelikan di Pasar Tomohon. Foto: youtube

Lain halnya dengan tikus. Penjual biasanya menjual tikus dengan kondisi yang sudah mati namun belum dibakar, atau jika sudah dibakar ekornya sengaja dibiarkan tidak dibakar. Hal ini sebagai penanda bahwa tikus yang dijual adalah tikus hutan berekor putih. Setelah pembeli memilih tikus yang ingin dibawa pulang, barulah kemudian penjual membakar tikus tersebut.

Tikus yang dijual untuk dikonsumsi warga Tomohon dan sekitarnya bukanlah sembarang tikus namun tikus yang diambil dari hutan dan yang lebih disukai adalah tikus berekor putih.

Sedangkan untuk ular piton, kucing, babi, babi hutan dan yaki yang dijual di Pasar Tomohon sudah dalam keadaan tak bernyawa. Memang tidak setiap hari kamu bisa menemukan berbagai bahan utama “kuliner ekstrem” yang diperdagangkan di Pasar Tomohon seperti ular piton, kucing, dan yaki.

Umumnya penjualan daging hewan ekstrem ini tersedia di Pasar Tomohon pada Sabtu dan Minggu. Bila ingin mengunjungi Pasar Tomohon, ada baiknya kamu datang saat pagi hari sebelum matahari menampakkan diri sehingga kamu bisa menemukan berbagai dagangan ekstrem sebelum laku terjual.

Bagi orang lain apa terlebih yang bukan merupakan penduduk asli Sulawesi Utara, Pasar Tomohon terkesan terlalu sadis. Tidak sedikit para wisatawan yang berkunjung ke pasar ini tidak tahan melihat pemandangan yang tersaji di depan mata dan langsung keluar kompleks pasar bahkan ada yang sampai muntah-muntah.

Terlepas dari pro kontra keberadaan binatang yang diperdagangkan di Pasar Tomohon apa terlebih binatang yang hampir punah seperti yaki, Pasar Beriman Tomohon telah menjadi objek wisata di Kota Tomohon yang mampu menyedot wisatawan. (VW)

loading...

LEAVE A REPLY