Facial kotoran burung. Foto: vemale

Gulalives.co, JAKARTA – Banyak cara dilakukan untuk tampil cantik. dari yang biasa-biasa saja, sampai sejumlah cara yang rada-rada ekstrem, dan cenderung bikin jijik sebagian besar orang.

Selain masker sperma (dilakukan karena alasan kandungan protein alami tinggi), sebagian orang, terutama kalangan berduit memilih menggunakan masker kaviar, sejenis hidangan telur mahal.

Nah, bagaimana jika menggunakan kotoran burung untuk merawat kecantikan wajah? Bukan isapan jempol, karena nyatanya banyak selebriti telah mencoba perawatan kecantikan yang memanfaatkan kotoran burung tersebut, terutama burung bulbul.

Facial kotoran burung untuk menjadikan kulit bersinar. Foto: gudangburung
Facial kotoran burung untuk menjadikan kulit bersinar. Foto: gudangburung

Kotoran burung merupakan salah satu tren baru dalam industri kecantikan, demikian seperti dilaporkan laman Boldsky.

Perawatan aneh ini ada di salah satu tempat spa mewah di Amerika, tepatnya di Shizuka New York skin care salon. Tapi perawatan ini cukup favorit dan ramai, bayangkan saja ada setiap hari ada ratusan pria dan wanita yang mengantri untuk mencoba facial kotoran burung ini.

Pemilik Spa, Shizuka Bernstein merupakan penduduk asli Tokyo yang menikah dengan orang Amerika. Ia telah menawarkan Geisha Facial ini selama lima tahun. “Saya mencoba untuk membawa rahasia kecantikan Jepang ke Amerika Serikat,” kata Bernstein, seperti dikutip laman Nydailynews.

Menurutnya, para geisha di Jepang selalu melakukan perawatan kotoran burung. Bahkan perawatan ini diakui oleh pemiliki spa lain. “Itulah mengapa nenek Jepang memiliki kulit yang indah,” kata Duke Klauck, pemilik Ten Thousand Waves Spa.

Mari Miyoshi yang mencoba perawatan ini untuk pertama kalinya mengatakan, perawatan awalnya membuka pori-pori kemudian terapis menerapkan krim yang bahannya terdiri dari kotoran burung.

Bagaimana baunya? Mari mengaku seperti nasi goreng. Setelah sekitar lima menit, wajahnya dibersihkan dan ia diberi masker teh hijau. Dan hasilnya cukup menyenangkan.

Namun, hati-hati karena menurut Shizuka, sering banyak orang menganggap bahwa setiap kotoran burung termasuk merpati bisa digunakan. Karena hanya kotoran dari burung spesies bulbul yang makan biji-bijian dan menghasilkan enzim alami sebagai bahan aktif kolagen yang bisa digunakan.

Salah satu kotoran yang kerap digunakan untuk ‘Geisha Facial’ adalah burung bulbul. Penasaran dengan masker kotoran burung bulbul? Berikut adalah fakta menarik seputar masker kotoran burung bulbul:

1. Masker kotoran burung bulbul dikenal dengan sebutan ‘Geisha Facial’ karena memang berasal dari Jepang.

2. Masker jenis ini berisi campuran kotoran burung bulbul, dedak, dan air.

Facial kotoran burung. Foto: inikabarku
Facial kotoran burung. Foto: inikabarku

3. Dedak padi dikenal efektif dalam proses pengelupasan kulit. Tentu saja kotoran burung tersebut tidak langsung ditempelkan ke wajah, melainkan dicampur dengan dedak.

4. Burung bulbul yang diternakkan hanya diberi makan benih organik sehingga kotoran mereka aman digunakan untuk wajah. Selain itu, kotoran yang telah terkumpul disterilkan terlebih dulu dengan sinar UV.

5. Sterilisasi dilakukan untuk menyingkirkan bau dari kotoran burung. Kemudian mengubahnya jadi bubuk yang mudah digunakan sebagai masker.

Facial kotoran burung. Foto: viva.co.id
Facial kotoran burung. Foto: viva.co.id

6. Masker burung bulbul dapat menyembuhkan kerusakan kulit akibat paparan matahari dan jerawat. Selain dipercaya melawan tanda-tanda penuaan, masker ini juga bisa digunakan untuk memperhalus kulit.

Jangan lupa, untuk menunjang kecantikan kulitmu, selain menggunakan perawatan dari luar, imbangi juga dengan konsumsi makanan bergizi seimbang dari dalam, juga aktivitas fisik.

Dengan perawatan luar dan dalam secara berbarengan, semoga kecantikan kulit alami yang kamu harapkan bisa terwujud. Kalau tersedia di Indonesia, kamu mau coba perawatan wajah ini? (VW)

loading...

LEAVE A REPLY