www.allianz.co.id

Gulalives.co, Depok – Pada perempuan, saat memasuki usia yang tidak lagi muda, mereka akan mengalami masa menopause. Menopause adalah sebuah kondisi yang akan dialami semua perempuan sejalan dengan bertambahnya usia, kondisi ini dikatakan sebagai kondisi tidak adanya periode menstruasi selama 12 bulan. Jadi masa menopause ini bisa dikatakan sebagai berakhirnya siklus menstruasi pada perempuan. Menopause ini memang tidak diketahui umur pasti kedatangannya, namun biasanya menopause akan terjadi di awal 30an atau 40an, bahkan ada yang tidak mengalami sampai ia mencapai usia 60an.

Gejala yang biasa dialami oleh perempuan sama memasuki masa menopause ini adalah perubahan siklus menstruasi yang menjadi tidak teratur, merasakan sensasi panas di tubuh, kekeringan di area vagina, gangguan tidur, emosi yang berubah-ubah, sakit kepala, kulit kering dan rambut yang mulai menipis. Selain itu, ternyata ada beberapa penyakit yang mungkin akan datang menghampiri para perempuan yang mengalami menopause. Karena masa menopause ini adalah masa kritis dalam hidup perempuan yang mendekati usia paruh baya.

Berikut ini adalah penyakit yang disebabkan oleh menopause.

1. Osteoporosis

www.thefuss.co.uk
www.thefuss.co.uk

Efek jangka panjang menopause pada perempuan adalah osteoporosis. Saat inilah kepadatan tulang menjadi hilang secara berkelanjutan, yang akhirnya bisa menyebabkan kepatahan atau keretakan pergelangan pinggul dan punggung.

Semua orang, perempuan ataupun laki-laki, akan mencapai puncak kepadatan tulang saat usia 20an. Namun seiring berjalannya umur, kepadatan tulang akan hilang dimulai sekitar umur 30an. Maka dari itu, penting bagi tiap perempuan untuk melakukan pencegahan dini untuk menghindari terjadinya osteoporosis saat menopause.

2. Hipertensi

www.berita9online.com
www.berita9online.com

Tekanan darah tinggi atau hipertensi, bisa dialami oleh perempuan yang sudah menopause. Resiko yang lebih parahnya lagi, hipertensi ini bisa menyebabkan stroke, serangan jantung dan jantung koroner, jika tidak segera diobati.

3. Penyakit Kardiovaskular

www.allianz.co.id
www.allianz.co.id

Ketika perempuan mengalami menopaus, maka hormone estrogen di tubuh akan berkurang, sehingga biasanya akan timbul gejala-gejala serangan jantung. Hormone estrogen ini sebenarnya bersifat melindungi dan membuat pembuluh darah koroner lebih lebar dan mengurangi resiko penyakit jantung, namun ketika hormone ini berkurang, resiko munculnya penyakit jantung akan meningkat dua hingga tiga kali lipat.

Lakukan penanganan yang tepat dan sesuai, seperti mengubah gaya hidup, mengontrol berat badan, meningkatkan aktivitas fisik, dan hindari stress, agar resiko terkena penyakit-penyakit tersebut semakin kecil. Selain itu, perempuan menopause bisa mengatasi gejala-gejala yang terjadi dengan terapi hormone estrogen, namun tidak semua perempuan bisa melakukan terapi ini, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat menderita kanker payudara, atau merokok. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY