cara membuat tanaman hidroponik

Gulalvies.co, Jakarta – Cara Membuat Tanaman Hidroponik merupakan cara bercocok tanam yang saat ini cukup diminati. Alasannya, cara tanam tersebut bisa dilakukan di lahan sempit sehingga sangat sesuai bagi mereka yang tinggal di perumahan atau yang hanya memiliki lahan pas-pasan. Media bisa diletakkan di samping rumah/di belakang rumah atau pun di teras. Nah, bagi kamu yang hobi bercocok tanam namun tidak memiliki lahan yang cukup luas, teknik hidroponiklah solusinya.

Kata hidroponik sendiri berasal dari bahasa Yunani “hydroponic”, yang terdiri dari dua kata hydro dan ponic, yang jika diterjemahkan artinya teknik bercocok tanam dengan menggunakan air, oksigen, dan nutrisi. Cara bertanam hidroponik ini bisa dilakukan untuk menaman aneka ragam sayur seperti selada, tomat, timun, paprika, dan masih banyak lagi.

Kamu yang ingin mencoba teknik bertanam hidroponik bisa membuat alatnya sendiri atau bisa pula membeli alat yang sudah jadi yang kini banyak tersedia dengan berbagai variasi model maupun harga. Semakin bagus modelnya dan semakin luas medianya, tentu harga yang dibandrol pun juga semakin mahal.

Cara Membuat Tanaman Hidroponik – Pembibitan Sayuran

Menggunakan sistem hidroponik, anggrek tumbuh 30%-50% lebih cepat di banding menanamnya di tanah.Selain itu, anggrek hidroponik juga memerlukan perawatan lebih sedikit perbedaan bertanam secara konvensional

Meskipun saat ini telah ada media tanam hidroponik sehingga kamu yang ingin mencobanya tinggal menanam begitu saja,namun tidak ada salahnya jika kamu mencoba bertanam hidroponik dengan menggunakan bahan sederhana buatan sendiri.

Cara membuat tanaman hidroponik yang pertama adalah siapkan alat dan bahannya, yaitu benih tanaman (tomat, sawi, bayam, kangkung, selada, pakcoy, dan sebagainya). Selanjutnya siapkan pula air bersih, botol air mineral bekas, pisau/gunting, rockwool, arang sekam, sabut kelapa, nutrisi hidroponik, dan sumbu kompor (bisa diganti dengan kain bekas atau kapas). Rockwool mau pun nutrisi hidroponik bisa Anda beli di toko-toko tanaman/penyedia bibit tanaman.

Langkah berikutnya adalah pembibitan. Benih harus disemai terlebih dahulu pada media rockwool agar nantinya bisa tahu mana bibit yang bagus dan bibit yang kurang bagus. Penggunaan rockwool sangat dianjurkan karena rockwool bebas dari hama dan penyakit, serta dapat menyerap air dengan baik. Caranya; potong-potong rockwool lalu semaikan benih sekirat 1-2 biji pada setiap rockwool.

Selanjutnya siram dengan sedikit air, lalu letakkan pada nampan dan simpan di tempat yang gelap. Setelah beberapa hari, benih akan berkecambah, dan saatnya untuk dipindahkan ke tempat yang terang namun jangan sampai terkena paparan sinar matahari secara langsuing. Jadi carilah tempat yang terlindung namun cukup cahaya.

Perawatan yang dilakukan adalah menyemprot rockwool dengan air secara teratur seiap pagi dan sore hari. Sekitar 2 minggu akan tumbuh daun, dan kamu bisa memindahkannya ke media tanam.

Cara Membuat Tanaman Hidroponik – Tanaman Anggrek

Menggunakan sistem hidroponik, anggrek tumbuh 30%-50% lebih cepat di banding menanamnya di tanah.Selain itu, anggrek hidroponik juga memerlukan perawatan lebih sedikit perbedaan bertanam secara konvensional

Menanam tanaman hias seperti anggrek ternyata bisa dilakukan dengan sistem hidroponik. Bagi anda yang suka bertanam secara hidroponik dapat menjadi salah satu alternatif untuk anda yang ingin menanam tanaman hias. Menanam anggrek dengan sistem hidroponik memiliki kelebihan yaitu tidak memerlukan penyiraman yang rutin, bebas dari penyakit, anggrek tumbuh lebih cepat karena asupan gizi untuk anggrek tercukupi dengan baik, dan tidak memerlukan banyak perawatan.

Menanam Anggrek hidroponik berarti menanam anggrek dalam wadah tertentu dengan media tanam yang di isi agregat. Agregat berfungsi untuk menahan air kaya nutrisi. Selain itu, agregat yang berpori menyebabkan sirkulasi udara berlangsung lebih lancar. Bagaimana cara menanam anggrek dengan sistem hidroponik?

Setelah anggrek ditanam dalam agregat, hal yang perlu dilakukan adalah menambahkan larutan air yang telah dicampur dengan nutrisi tanaman. Anggrek akan mendapatkan manakan dari larutan air tersebut .

Dengan metode hidroponik, kita tidak perlu menyiram secara rutin tanaman anggrek kesayangan anda. Larutan nutrisi hanya perlu ditambahkan sesekali saja apabila dibutuhkan tanaman.Perbedaan dengan bertanam secara konvensional yang mengharuskan Anda menyiram setiap hari.

Anggrek hidroponik akan tumbuh lebih sehat. Mengapa? Karena anggrek hidroponik tidak memerlukan tanah, maka kemungkinan untuk mendapatkan penyakit dari tanah menjadi bisa di hilangkan. Anda tidak perlu khawatir tentang pembusukan akar dan penyakit lainnya.

  1. Larutan nutrisi yang digunakan pada anggrek hidroponik dapat dibeli secara mudah dan biasanya disediakan satu paket dengan agregat (media tanam). Nutrisi ini tersedia dalam bentuk organik atau kimia (anorganik).
  2. Ada beberapa media tanam yang dapat dipakai untuk menumbuhkan anggrek hidroponik. Diantaranya adalah LECA, Lava Rock, dan Aliflour.
  3. LECA – (lecation) – adalah agregat tanah liat yang di buat menjadi pelet. Pelet tanah liat dipanaskan hingga 2000 derajat sehingga mengeras dengan pori-pori kecil di dalamnya. Pori-pori ini berfungsi sebagai penyimpan larutan nutrisi sekaligus tempat sirkulasi udara.
  4. Lava Rock – adalah produk alami yang digali dari tanah dan digunakan sebagaimana adanya. Sesuai namanya, Lava Rock banyak ditemukan di dekat gunung berapi.
  5. Aliflour – mirip dengan lecation namun tidak dipanaskan dengan suhu tinggi. Hal ini bikin aliflour lebih lunak dan mudah hancur.

Menggunakan sistem hidroponik, anggrek tumbuh 30%-50% lebih cepat di banding menanamnya di tanah.Selain itu, anggrek hidroponik juga memerlukan perawatan lebih sedikit perbedaan bertanam secara konvensional.

Cara Membuat Tanaman Hidroponik – Membuat Media Tanam

Cara-Membuat-Tanaman-Hidroponik-

Cara membuat tanaman hidroponik berikutnya adalah dengan membuat media tanam. Kamu bisa memotong botol bekas air mineral menjadi dua bagian atas dan bawah. Lubangi tutup bagian atas secukupnya saja untuk tempat sumbu yang nantinya akan digunakan untuk jalan masuknya nutrisi yang akan diserap oleh akar.

Masukkan arang sekam dan sabut kelapa ke dalam botol bagian atas, dan bagian bawahnya isi dengan nutrisi hidroponik cair sekitar 2/3 bagian botol bawah. Setelah semuanya selesai, pasangkan kedua bagian botol dengan posisi tutup botol menghadap ke bawah.

Saatnya untuk mulai menanam. Cara menanam tanaman hidroponik cukup sederhana, buat lubang selebar 1-2 cm pada media tanam, lalu tanam bibit taman. Hati-hati, jangan sampai daun tanaman menjadi rusak/sobek.

Cara Membuat Tanaman Hidroponik – Perawatan

Walaupun tanaman dibudidayakan secara hidroponik masih ada juga serangan berbagai jasad pengganggu. Jasad pengganggu tersebut digolongkan dengan istilah hama dan penyakit. Yang dimaksud dengan hama adalah organisme berbentuk hewan yang merusak tanaman, sedangkan penyakit adalah suatu rangkaian fisiologis yang merugikan tanaman yang disebabkan oleh rangsangan terus-menerus oleh suatu penyebab primer baik itu berupa patogen mau pun nonpatogen (lingkungan).

  • Secara rutin tanaman kita amati setiap hari, begitu terlihat adanya serangan hama atau penyakit segera kita kendalikan secara mekanis, dengan cara membunuh hama yang menyerang atau membuang bagian tanaman yang terserang penyakit.
  • Bisa juga dilakukan pengendalian hama secara biologis, dengan cara memelihara serangan predator di tempat penanaman hidroponik. Yang dimaksud predator adalah serangga yang memakan jenis serangga lain yang biasa menyerang tanaman.
  • Jika tingkat serangannya sudah tidak memungkinkan dikendalikan secara mekanis perlu dikendalikan secara khemis (kimiawi), yaitu dengan jalan menyemprot tanaman dengan menggunakan pestisida. Dosis dan interval waktu penyemprotan disesuaikan dengan anjuran yang terdapat pada label pestisida yang digunakan. Waktu yang tepat untuk penyemprotan adalah pagi hari antara pukul 07. 00-10. 00 WIB.
  • Pengendalian hama dan penyakit secara kuratif ini ditujukan pada tingkat serangan yang berat, yang sudah tidak memungkinkan dilakukan pengendalian secara preventif.

Perawatan tanaman harus dilakukan secara teratur agar hasilnya bagus. Kamu harus selalu mengontrol nutrisi tanaman, jika berkurang segera tambahkan larutan nutrisinya sesuai kebutuhan. Media tanam juga harus selalu terlindung dari sinar matahari langsung dan juga air hujan. Sayuran dan tanaman anggrek dari hasil menanam dengan teknik hidroponik ini bisa mulai di dapat kita nikmati setelah berumur 30 hari.

Nah, demikian cara membuat tanaman hidroponik yang saya sajikan di sini.  Menanam dengan teknik hidroponik ini banyak memberikan keuntungan.  Selain dapat menghemat tempat, juga bisa membantu mencukupi kebutuhan gizi keluarga, apalagi ketika harga sayuran melambung tinggi. Kamu merasa tertarik untuk bercocok tanam dengan teknik tersebut? Selamat mencoba ya!

loading...

LEAVE A REPLY