Gulalives.co, SEMARANG – Ada banyak cara yang dilakukan untuk mengisi waktu dengan Ibadah di bulan suci Ramadan sekaligus untuk menambah ilmu dan amalan salah satunya tradisi pengajian semaan yang dilakukan di Masjid Kauman Semarang.

Pengajian yang sudah dilakukan sejak 70 tahun yang lalu memang diadakan setiap Ramadan yang berisi kajian tafsir Alquran dan Fadhilah Al quran yang dipimpin oleh ulama dan penghafal Alquran, KH Ahmad Haqib Noor.

semaaanDi hari pertama Ramadan lalu, ratusan orang baik pria maupun wanita berbondong-bondong mendatangi masjid bersejarah tersebut. Sebagaimana biasa rutin tiap Ramadan, ribuan jemaah mengikuti Semaan Alquran di Masjid Agung Kauman Semarang.

Semaan itu dipimpin oleh KH Ahmad Nakib Alhafiz, Selasa 7 Juni 2016. Kegiatan Sema’an Al-Quran ini digelar setiap hari usai sholat Dzuhur hingga menjelang sholat Asar. Selepas Salat Duhur hingga Asar, jamaah semakin ramai.

semaan4Tak hanya dari Semarang, jamaah dari luar kota sekitar Semarang seperti Demak, Purwodadi, Kendal bahkan dari Yogyakarta juga turutmengikuti tradisi Semaan Al-Quran atau menyimak lafalan Al-Quran dari Imam besar Masjid Agung Semarang. Sesuai dengan makna Semaan yang berarti menyimak, kegiatan Sema’an Al-Quran adalah pemahaman Quran dengan penafsiran yang  sesungguhnya.

Dengan diasuh oleh seorang Kyai yang sudah khatam Al-Quran 30 Juz, jamaah diberikan arti dan penjelasan setiap ayat di dalam Quran yang kemudian diemplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Selain berdakwah, tujuan diadakannya Semaan Al-Quran adalah untuk memberikan pemahamaan kepada para jamaah mengenai membaca Al-Quran yang benar yang diajarkan oleh ulama-ulama besar Masjid Agung Kauman tersebut.

semaan2Selain itu, pengurus masjid juga sudah bekerjasama dengan tiga Pondok Pesantren di Kauman yakni Ponpes Raudhatul Quran, Tahafudul Quran dan Matlab Mafazil Quran untuk mengadakan program ama KAKAKI (Kauman Kampung Quran) yakni kajian SAPURA (Santri Puasa Ramadan) dan kajian SAHARA (Sabtu Ahad Ramadan).

Semaan diawali dari tanggal 1 Romadan hingga 25 Romadan. Saat tanggal 26 Romadan, jamaah diharapkan sudah bisa khatam Quran 30 juz. Semaan sudah ada sejak tahun 1960. Ini tradisi yang masih bertahan di Masjid Kauman yang merupakan salah satu Masjid tua di Semarang.

semaan masjidKegiatan Semaan Al-Quran ini meyakinkan bahwa kepandaian seorang Muslim tidak hanya dilihat dari rutinitas ibadah dan kepandaian membaca Al-Quran. Namun pemahaman dan penafsiran Al-Quran dalam kehidupan bermasyarakat jauh lebih penting. Tradisi tersebut sudah diadakan di Masjid Agung secara turun menurun. Dahulu pengikutnya memang hanya belasan orang saja, tapi hingga kini jumlahnya semakin banyak, dan tidak hanya dari Semarang.

Dalam sejarahnya, pengajian semaan Quran ini awalnya dirintis oleh KH Abdullah Umar. Setelah KH Abdullah Umar wafat, tradisi tersebut dilanjutkan oleh putra mendiang KH Abdullah Umar yaitu Mushoffa Abdullah Umar Lc. Dan kini Semaan Quran dipimpin oleh KH Ahmad Naqib Nur Alhafidz, beliau merupakan imam besar Masjid Agung Kauman Kota Semarang. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY