Gulalives.co, NEW YORK – Salah satu kota di Amerika Serikat, New York menamai satu jalan di luar Madison Square Garden dengan nama “Muhammad Ali Way” untuk menghormati legenda tinju yang menjuarai serangkaian pertandingan itu.

Wali Kota Bill de Blasio mengumumkan penamaan sementara West 33rd Street di dekat arena Madison Square Garden, yang menjadi salah satu tempat pertarungan terbaik Ali di Amerika Serikat. “Kami memberikan penghormatan kepada Muhammad Ali di jantung kota ini,” kata de Blasio, dikutip dari AFP. “Dia berhak mendapat penghormatan ini dan lebih banyak lagi.”

Muhammad-Ali-WayAli, yang prestasi tinju dan kegiatan hak sipilnya menjadikannya salah satu tokoh paling tak terlupakan di abad ke-20, meninggal dunia pada usia 74 tahun pekan lalu, setelah tiga dekade lebih berjuang melawan penyakit Parkinson.  Ali bertanding di Madison Square Garden delapan kali, termasuk saat “Pertarungan Abad Ini” tahun 1979 melawan Joe Frazier.

Jalanan di New York bisa dinamai kembali secara permanen jika legislasinya disahkan oleh dewan kota dan ditandatangani oleh wali kota. Sejauh ini tidak ada rencana menjadikan perubahan nama Muhammad Ali Way permanen. Mereka akan membutuhkan anggota dewan kota memberlakukan undang-undang baru.

ali1Kota itu telah secara permanen menamai jalan-jalan di sekeliling Madison Square Garden dengan “Joe Louis Plaza” pada 1984 untuk menghormati juara dunia kelas berat yang hidup antara 1914 sampai 1981.

Wali Kota de Blasio menyebutkan penamaan sementara atau permanen untuk menghormati Ali tidak akan mempengaruhi Joe Louis Plaza.

Almarhum Muhammad Ali dimakamkan pada Jumat di KFC YUM! center, Kentucky. Upacara yang dimulai pada pukul 14.00 ini akan dihadiri mantan Presiden AS, Bill Clinton. Keluarga petinju legendaris Muhammad Ali berencana melakukan upacara pemakaman di kota kelahirannya di Lousville, Kentucky, pada Jumat  (10/6/2016).

new-york-names-street-muhammad-ali-way-4b88e099d8679bf68eb51152effc1cc0Sebelumnya, pada kamis hari ini, sebuah prosesi penghormatan akan digelar di Freedom Hall, sebuah hall dengan kapasitas 18.000 pengunjung. Di tempat itu, Ali memenangi gelar juara profesional pertamanya pada tahun 1960.

Selanjutnya, pada Jumat sekitar pukul 09.00, peti jenazah akan diambil untuk dibawa dalam prosesi melintasi jalan-jalan di Louisville, yang menjadi lokasi bersejarah bagi Ali. Prosesi ini berlanjut di sebuah arena olahraga yang konser besar, the KFC Yum! Center, pada pukul 14.00. Upacara ini akan dibuka untuk umum.  Setelah itu, jenazah Ali akan dimakamkan dalam upacara tertutup di kompleks pemakaman di kota itu, Cave Hill Cemetery.

aliSebagaimana diketahui, Ali yang merupakan mantan juara dunia tinju kelas berat dan pejuang hak-hak asasi manusia ini meninggal dunia pada Jumat (3/6/2016) akibat komplikasi penyakit Parkinson yang telah puluhan tahun dideritanya. Ali sempat menjalani perawatan selama lima hari di rumah sakit di Arizona akibat mengalami sesak napas. Ia meninggal dunia pada Jumat dengan didampingi istri dan anak-anaknya.

Kesulitan pernapasan yang dialami Ali memperburuk kondisinya, yang sudah merosot, di tengah usianya yang 74 tahun. Infeksi yang kemudian dialami Ali mengganggu sirkulasi darah, oksigen, dan nutrisi dalam tubuhnya yang pada akhirnya mengganggu kerja organ penting dalam tubuhnya. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY