Penting melakukan medical check up sebelum menjalankan ibadah puasa.

Gulalives.co, SEMARANG – Puasa Ramadan adalah suatu kewajiban bagi umat Islam dengan beberapa pengecualian, salah satunya saat mengalami sakit atau gangguan kesehatan.

Meski begitu, pasti ada penderita diabetes yang tetap ingin menjalankan ibadah puasa. Ini adalah keputusan pribadi. Namun, alangkah baiknya, jika penderita diabetes yang ingin berpuasa, memahami dulu risiko-risiko yang mungkin timbul dan tahu langkah apa yang bisa dilakukan untuk memperkecil risiko-risiko itu.

Sebuah studi epidemiologi besar yang dilakukan di 13 negara-negara Islam yang melibatkan 12.243 individu dengan diabetes yang berpuasa selama bulan Ramadhan menunjukkan, terjadinya komplikasi akut yang jumlahnya cukup signifikan.

Namun, beberapa studi tentang topik yang mirip dengan kelompok kecil pasien menunjukkan, bahwa tingkat komplikasi mungkin tidak meningkat secara signifikan. Inilah beberapa komplikasi potensial utama yang terkait dengan puasa pada pasien dengan diabetes.

Bagi penderita diabetes, kesadaran untuk mengatur hal-hal yang diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi-komplikasi saat puasa, sangat diperlukan. Tak kalah pentingnya adalah Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa, pada saat berpuasa terutama jika terjadi gangguan kesehatan, dan memeriksakan diri lagi setelah Ramadhan berlalu.

1. Manajemen Berpuasa

Umat Islam d London menjalani puasa Ramadhan selama 18 jam. Foto: islamicity.org.
Umat Islam d London menjalani puasa Ramadhan selama 18 jam. Foto: islamicity.org.

Bagi penderita diabetes, kesadaran untuk mengatur hal-hal yang diperlukan untuk mencegah terjadinya komplikasi seperti di bawah ini, sangat diperlukan.  Tak kalah pentingnya adalah Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum berpuasa, pada saat berpuasa terutama jika terjadi gangguan kesehatan, dan memeriksakan diri lagi setelah Ramadhan berlalu.

2. Pantau kadar glukosa lebih sering

Konsultasi pada dokter merupakan jalan satu-satunya jika gejala PMS tak kunjung mereda. Gambar via: www.wisegeekhealth.com
Konsultasi pada dokter merupakan jalan satu-satunya jika gejala PMS tak kunjung mereda. Gambar via: www.wisegeekhealth.com

Sangat penting bahwa pasien memiliki sarana untuk memantau kadar glukosa darah mereka beberapa kali sehari. Hal ini sangat penting pada pasien dengan diabetes tipe 1 dan pada pasien dengan diabetes tipe 2 yang membutuhkan insulin.

3. Pengaturan nutrisi

mamaindonesia.com
mamaindonesia.com

Pola makan selama bulan Ramadan seharusnya tidak berbeda pola makan yang sehat dan seimbang sehari-hari. Tujuannya adalah mempertahankan massa tubuh yang konstan.

Karena adanya penundaan proses cerna selama Ramadhan, konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat kompleks mungkin disarankan pada sahur, sementara makanan dengan karbohidrat yang lebih sederhana mungkin lebih tepat di makan saat berbuka. Perbanyak asupan cairan selama jam-jam tidak berpuasa dan makan sahur selambat mungkin sebelum dimulainya waktu berpuasa.

4. Olahraga

kebanyakan olahraga akan berdampak untuk imunPertahankan tingkat aktivitas fisik yang normal. Hindari aktivitas fisik yang berlebihan karena dapat menyebabkan risiko hipoglikemia menjadi lebih tinggi.

5. Berbuka puasa

Puasa dapat membantu membersihkan sel-sel yang rusak dan regenerasi yang baru.
Puasa dapat membantu membersihkan sel-sel yang rusak dan regenerasi yang baru.

Semua orang dengan diabetes harus memahami bahwa mereka harus selalu dan segera mengakhiri Puasa jika glukosa darah <60 mg/dl [3,3 mmol/l], inilah saat hipoglikemia terjadi.

Puasa juga sebaiknya dibatalkan jika glukosa darah mencapai <70 mg / dl (3,9 mmol/l) dalam beberapa jam pertama setelah dimulainya puasa, terutama jika penggunaan insulin dilakukan pada dini hari. Begitupun jika glukosa darah melebihi 300 mg/dl (16,7 mmol/l), segera batalkan Puasa Anda. Pasien harus menghindari Puasa pada saat-saat sakit.

6. Penilaian medis pra-Ramadhan

Penting melakukan medical check up sebelum menjalankan puasa.
Penting melakukan medical check up sebelum menjalankan puasa.

Semua pasien dengan diabetes yang ingin berpuasa selama bulan Ramadhan harus menjalani persiapan yang diperlukan untuk melakukan Puasa seaman mungkin. Ini termasuk konseling dan penilaian medis oleh dokter Anda. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY