Gulalives.co, Depok – Bulan ramadhan sudah memasuki hari ke dua, nikmatnya menjalankan ibadah puasa pun semakin terasa. Nah buat kamu yang belum lama ini mendapatkan kejadian memilukan seperti ditinggal menikah sama mantan pacar, pernah gagal dalam suatu pernikahan atau pernah memilih menyudahi sebuah pernikahan, yuk manfaatin momen bulan ramadan kali ini untuk membersihkan hati, memaafkan kejadian yang sudah berlalu. Semoga setelah bulan ramadan ini kamu akan mendapatkan jodoh yang baru dan jauh lebih baik. Jangan sampai kamu terlalu lama menyimpan dendam dan akhirnya kamu kena gamophobia. Bahaya gamophobia mengancam kita kalau kita terlalu lama mendendam dengan dia yang sempat menyakiti hati.

Apa sih Gamophobia?

Gamophobic

Gamophobia adalah rasa takut untuk menikah, berada dalam suatu hubungan asmara, atau komitmen. Lawan dari “gamophobia” yaitu ‘anuptophobia’ (takut menjadi jomblo atau hidup menjomblo). Seseorang yang memiliki gamophobia tetap bisa menyukai atau mencintai seseorang, namun ketika mereka mengetahui bahwa orang yang mereka sukai juga menyukai dan mencoba menjalin hubungan dengan mereka, justru meuncul ketakutan pada diri mereka dan ada kemungkinan rasa suka yang dimiliki berubah menjadi rasa benci dan terpengaruh dengan masa lalu. Menariknya, penderita gamophobia ini sebenarnya ingin menikah, namun perasaan tersebut tertutup oleh rasa takut dan dendam yang mencegah keinginan untuk menikah.

Apa sih Penyebab Gamophobia?

gamophobic2

Salah satu sumber dari rasa takut akan pernikahan adalah pengamatan dan pengalaman pribadi, misalnya saja pengamatan dari pernikahan orang tua, merasakan kegagalan dalam sebuah pernikahan. Konflik yang dialami diri sendiri yang terjadi dari buah pernikahan seperti pertengkaran biasa hingga menjadi caci maki akan menjadi pengalaman buruk bagi penderita gamophobia. Penderita ini akan mulai merasa takut untuk menjalani sebuah hubungan, komitmen, dan pernikahan karena takut akan berakhir seperti pengamatan dan pengalaman di masa lampau.
Rasa takut ini akan muncul dan menjadi suatu obsesi. Pemikiran negatif mengenai buruknya pernikahan disertai rasa takut yang berlebihan menjadi pemicu penderita hingga menjadi phobia. Pemicu dari rasa takut akan pernikahan juga bisa terjadi karena ketakutan akan lawan jenis, bentuk tubuh yang tidak bagus, ketakutan akan telanjang, ketakutan berhubungan badan atau ketidakmampuan dalam menyalurkan perasaan. Meskipun perasaan penderita gamophobia mengatakan ingin menikah, namun rasa takut menguasai pikiran mereka hingga membuat mereka berfikir bahwa pernikahan adalah sesuatu yang harus dihindari bagaimanapun caranya.

Pencegahan dan Mengatasinya

gamophobic1

Cara mengatasi takut terhadap pernikahan dapat dilakukan dengan mengunjungi terapis. Penderita perlu memahami bahwa pernikahan bukanlah hal yang perlu ditakutkan. Pemikiran positif mengenai pernikahan perlu ditanamkan pada penderita phobia ini. Penanaman pikiran positif pada pernikahan ini akan membantu penderita gamophobia mengurangi rasa takutnya.

Apakah kamu memiliki ketakutan terhadap pernikahan? Segeralah mencoba untuk menanamkan pikiran positif bahwa tidak semua pernikahan menjadi hal yang buruk, dan ceritakan phobia ini kepada teman terdekatmu hingga orangtua mu biar mereka memberikan solusi yang tepat.

loading...

LEAVE A REPLY