Kebanyakan tidur bisa memicu sakit kepala dan pusing.

Gulalives.co, SEMARANG—Ladies, saat tengah menikmati berpuasa di bulan Ramadan, tiba-tiba Anda sakit kepala. Berbeda dengan biasanya, sakit kepala yang dirasakan biasanya mirip ketika Anda stres atau menghadapi tekanan. Lalu apa yang terjadi dan bagaimana cara terbaik mengobatinya?

Perlu diketahui terlebih dahulu, bahwa para peneliti masih mencoba untuk mencari alasan yang menyebabkan sakit kepala selama puasa. Namun, ada kemungkinan beberapa faktor pemicu tersebut adalah hipoglikemik atau gula darah rendah, dehidrasi, perubahan kebiasaan sehari-hari dan kurang tidur.

Sebenarnya, rasa pusing atau sakit kepala saat puasa Ramadan tidak perlu anda alami jika anda mau mengubah kebiasaan buruk yang mungkin sampai saat ini mash sering anda lakukan.

Merasakan sakit kepala saat puasa ini bisa disebabkan karena beberapa kebiasaan seperti kurang tidur atau bisa juga karena kebiaan mengkonsumsi kafein. Tak mengherankan jika rasa pusing ini biasanya menimpa pada peminum kopi.

Mengalami pusing atau sakit kepala tentu akan mengganggu aktivitas keseharian, sehingga harus segera diobati. Namun bagaimana cara mengobati sakit kepala atau pusing saat berpuasa?

Menurut Dr Derk Krieger, ahli saraf di Jerman Neuroscience Center, Dubai, langkah terbaik mengobati sakit kepala saat Ramadan adalah mengatasi pemicunya.

Berikut yang disarankan oleh Dr Derk Krieger untuk mengatasi sakit kepala selama puasa sebagaimana yang dilansir Gulalives.co dari Khaleejtimes, Selasa (7/6/2016).

1. Hindari karbohidrat sederhana

Yakin Masih Mau Diet Karbo?Setelah berbuka puasa, karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik rendah akan meningkatkan kadar gula darah dan memberikan energi. Dengan menghindari karbohidrat sederhana, seperti gula murna, Anda mencegah kenaikan kadar gula darah diikuti oleh penurunan cepat yang dapat memicu sakit kepala.

2. Segera minum air putih

Gambar via: www.blog.eriknerum.com
Gambar via: www.blog.eriknerum.com

Sata berpuasa, dehidrasi harus dicegah dengan cepat. Jadi, segera minum air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi saat berbuka puasa.

3. Jangan sampai kurang tidur

hochu.ua
hochu.ua

Salah satu penyebab sakit kepala di bulan Ramadan adalah kurang tidur. Jadi, jangan sampai tidur terlalu larut ketika berpuasa.

4. Konsumsi obat sakit kepala

meredakan-sakit-kepala-bisa-tanpa-obatAnda dapat mengonsumsi obat sakit kepala saat sahur jika langkah pencegahan tidak cukup ampuh. Jika sakit kepala tak kunjung hilang juga, cobalah periksa ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

5. Gunakan kain lembab

Kompres bantu menurunkan demam anak. Foto: Shutterstock
Kompres bantu menurunkan demam anak. Foto: Shutterstock

Tempelkan kain lembab di dahi selama beberapa menit dan selanjutnya berbaring, cara ini bisa membuat kepala Anda lebih rileks. Selain kain lembab, Anda bisa juga menggunakan handuk dingin atau basah.

6. Gunakan air dingin

Jenis Sakit Kepala, Perempuan sakit kepala. (Foto: shutterstock)
Jenis Sakit Kepala, Perempuan sakit kepala. (Foto: shutterstock)

Sebenarnya, minum air putih adalah salah satu hal yang bisa meringankan sakit kepala. Namun karena sedang puasa tentu tidak mungkin dilakukan, sehingga solusinya adalah cukup dengan menempelkan air dingin di belakang telinga dan pangkal leher juga bisa meringankan ketegangan di kepala. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY