www.fabiovisentin.com

Gulalives.com, YOGYAKARTA –  Siapa sih yang tidak kenal bunga matahari, apalagi bagi penyuka kwaci? Bunga berukuran besar ini, ternyata tidak hanya berwarna kuning lho, ada juga yang berwarna merah, oranye, dan lain-lain. Tertarik untuk menanam sendiri di rumah? Yuk, simak cara menanam bunga matahari berikut ini.

Cara Menanam Bunga Matahari – Memilih Bibit

Bunga matahari ada banyak jenisnya. Tiap jenis memiliki ukuran tinggi yang berbeda. Ada yang tumbuh kurang dari 1 meter namun ada yang sampai beberapa meter. Beberapa jenis bunga matahari antara lain:

  1. Mammoth grey: jenis ini memiliki tinggi sampai lebih dari 2 meter. Ukuran benihnya besar, berwarna putih dan bergaris coklat cenderung hitam.
  2. Autumn Beauty: bunga pada jenis ini berukuran besar, ada yang memiliki diameter hingga 15 cm. Diberi nama demikian karena memiliki spektrum bunga yang menyerupai musim gugur. Biasanya bunga berwarna cokelat kemerahan dan merah tua. Tingginya sendiri bisa sampai setinggi 2 meter.
  3. Velvet Queen: merah darah merupakan warna bunga yang biasa dijumpai untuk bunga matahari jenis ini. Tingginya sekitar 1 meter atau lebih. Bentuk biji benihnya lebih pendek dan lebih ramping jika dibanding biji Mammoth Grey.
  4. Sunbeam: biasanya jenis ini memiliki tinggi hingga 1,5 meter sehingga tergolong jenis bunga matahari yang berukuran sedang. Bunga yang dihasilkan memiliki diameter kurang lebih 12 cm. Sunbeam memiliki daun yang tidak simetris dan panjang. Pada bagian tengah bunga ini sering berwarna kuning, ini membuat sunbeam sering digunakan pada buket bunga.
  5. Evening Sun: memiliki warna yang beragam sehingga biji bibitnya juga beragam, coklat tua, putih, hitam, bahkan krem.  Begitu juga kelak warna bunga yang muncul akan sesuai dengan jenisnya.  Dari kuning yang paling cerah, sampai merah semburat Orange.
  6. Teddy Bear: jenis ini termasuk bunga matahari berukuran kecil dimana tingginya hanya mencapai tinggi 1 meter. Jenis ini sangat cocok bagi kamu yang hanya memiliki kebun sempit atau terbatas.
iamtonyang.com
iamtonyang.com

Cara Menanam Bunga Matahari – Menyemai bibit

Setelah kamu yakin dengan pilihan jenis bunga matahari yang akan kamu tanam, selanjutnya kamu bisa mulai menyemai bibit tersebut. Bibit bunga matahari adalah berupa biji. Bentuknya mirip kwaci tapi lebih besar lagi. Nah, bagian kepala adalah yang ujungnya lebih lebar. Sedangkan ujung satunya lagi yang lebih kecil adalah tempat keluarnya akar.

Cara menyemainya sangat mudah. Tanah yang akan dijadikan media semai digemburkan dahulu dengan menggunakan skop atau cangkul. Lalu campur dengan pupuk kandang secukupnya dan siram dengan air sedikit. Oya, pastikan tanah dapat mengikat air dengan baik ya.

Kemudian masukkan biji dengan membenamkan bagian ujung yang lebih kecil ke dalam tanah. Biarkan ujung kepala biji terlihat sedikit di permukaan tanah. Siram biji dengan menggunakan sprayer atau alat penyemprot setiap pagi dan sore. Pada masa ini, air yang diberikan sedikit saja. Karena genangan air akan menyebabkan bibit membusuk.

Sekitar 3-4 hari kemudian, kamu akan melihat biji akan sedikit terangkat dari permukaan tanah. Ini menunjukkan benih sudah menghasilkan akar. Lalu kira-kira pada hari ke-7 hingga hari ke-10, akan tampak tunas setinggi 5 cm dan muncul daun 2-3 helai. Pada saat inilah benih dipindah ke lahan sesungguhnya.

petanirumahan.com
penyemaian bibit bunga matahari (petanirumahan.com)

Cara Menanam Bunga Matahari – Memindahkan Ke Lahan Tanam

Pemindahan harus segera dilakukan terutama jika melakukan penyemaian bibit di dalam ruangan. Hal ini untuk menghindari bunga tumbuh bengkok. Karena sifat alamiah tumbuhan untuk bergerak ke arah datangnya sinar matahari.

Lahan untuk menanam bunga matahari sangat mudah. Dia bisa tumbuh dimana saja selagi dapat menerima sinar matahari secara sempurna, setidaknya 6 jam dalam sehari. Selain itu, tanah hendaknya memiliki tingkat keasaman (pH) 6 hingga 7,2.

Lubangi tanah dengan kedalaman kurang lebih 50 cm. isi sepertiga lubang dengan campuran pupuk kandang dan tanah gembur dengan perbandingan 1:1. Kemudian masukkan ke dalam lubang bibit bersama dengan media semainya. Ini untuk mencegah ada akar yang terputus, karena akar bunga matahari bisa sangat panjang. Lalu penuhi lubang dengan media tanam sampai menutupi pangkal batang setinggi 1 sampai 2 cm.  Jika kamu menanam lebih dari 1 bunga matahari, maka berikan jarak setidaknya 1 meter antara satu bunga dengan bunga lainnya.

Sebagai perlindungan pada tunas bunga dari beragam ancaman seperti serangga, air hujan, atau kekeringan, tutup bunga dengan bagian atas botol air mineral yang telah bagi dua. Buka tutup botol.

Oya, kita juga bisa menanam bunga matahari di dalam pot, lho. Yang perlu diperhatikan adalah pastikan bagian dasar pot berlubang untuk drainase. Di samping itu, kita perlu meletakkan daun kering di bagian atas tanah dalam pot tersebut. Ini untuk mencegah kelembaban saat suasana panas, dan mencegah tanah ikut terbawa air saat hujan.

fineartamerica.com
fineartamerica.com

Cara Menanam Bunga Matahari – Perawatan

Perawatan bunga matahari hingga usia 1 bulan hanya dengan menyirami saat pagi dan sore hari. Jika cuaca mendung, cukup disiram sekali sehari. Nah, kalau hujan, kita tidak perlu menyiraminya lagi. Namun harus menegakkan kembali batang muda bunga yang bengkok karena air hujan. JIka tidak mau repot, ikatkan bunga matahari pada ajir (batang bambu) untuk menyangga batang bunga matahari.

Setelah bunga berusia 1 hingga 2 bulan, di samping pupuk kandang, tambahkan 25 hingga 30 gram pupuk NPK per batang, atau 25 gr pupuk ZA pada setiap batang saat bibit berumur 1 bulan, Lalu saat tumbuhan berumur 1,5 bulan berikan 25 gr pupuk TSP  untuk setiap batang.

Pada umur 3 bulan, akan muncul tunas pada bagian puncak batang dan ketiak-ketiak daun. Jumlahnya bisa mencapai 12 bunga pada setiap batang. Jika ingin mendapatkan bunga berdiameter besar, pertahankan bunga pada bagian puncak batang dan 1 atau 2 bunga dengan tangkai yang kuat, sementara sisanya bisa dipotong.

T

loading...

LEAVE A REPLY