Gulalives.co, SEMARANG – Kemuliaan puasa Ramadhan ini menjadikan para orang tua memiliki keharusan untuk melatih anaknya untuk berpuasa Ramadhan. Orang tua memiliki kewajiban untuk mendidik, melatih dan membiasakan anak-anaknya untuk beribadah, termasuk berpuasa Ramadhan.

Perlu diketahui, bahwa anak-anak,khususnya usia 5-7, masih dalam proses tumbuh kembang. Pelatihan puasa sebaiknya tidak mengabaikan fakta ini. Anak-anak di rentang usia tersebut kebutuhannya terhadap gizi dan tidur masih tinggi.

Selanjutnya, pahami bahwa kegiatan berpuasa adalah hanya sebuah pelatihan, pengondisian, pembiasaan, dan persiapan agar anak akrab dengan aktivitas ibadah. Jadi, bukan sesuatu yang final sehingga kebijakan yang diterapkan harus fleksibel dengan kondisi umur, fisik, dan keadaan psikologis anak.

Meski sebatas pelatihan sebaiknya tetap dilaksanakan dengan kesungguhan. Dengan begitu anak belajar bahwa sebuah pekerjaan sesulit apa pun harus dikerjakan serius, kemudian temani anak selama masa pelatihan. Jadikan pelatihan sebagai prioritas dibandingkan kegiatan lain sehingga anak merasa orangtuanya terlibat dan terikat dalam berpuasa.

Namun perlu kita perhatikan bahwa belum ada kewajiban berpuasa bagi anak-anak, sehingga sebagai orang tua, tugas kita bukan mewajibkan anak kecil untuk berpuasa, melainkan mendidik anak untuk berpuasa. Inilah 13 tips melatih anak berpuasa Ramadhan, dilansir Gulalives.co dari berbagai sumber.

1. Mendisiplinkan anak puasa sejak dini bukanlah kekerasan

berpuasaMelatih anak puasa Ramadhan tidak sama dengan mewajibkan mereka berpuasa. Bahkan di dalam Islam sendiri telah disabdakan oleh Rasul-Nya: “Tidak ada kewajiban syar’i bagi anak-anak yang belum baligh”.

Selain itu dalam melatih anak puasa, orangtua harus mempertimbangkan kondisi dan kemampuan mereka. Telah jelas bahwa Islam sendiri tidak menghendaki adanya unsur paksaan dalam mendidik anak. Jadi orangtua akan memberikan motivasi kepada anak-anak dalam cara mendisiplinkan mereka seperti halnya melatih dalam melatih anak puasa Ramadhan.

2. Membagi tahapan

ajari anak puasaOrang tua dapat membagi tahapan puasa sesuai dengan kondisi dan kemampuan anak. Misalnya, puasa dari waktu Subuh sampai dengan waktu Zuhur, kemudian dilanjutkan atau ditingkatkan mulai saat Subuh sampai dengan waktu Asar. Kemudian, setelah dirasa mampu, dapat ditingkatkan sampai tahap puasa sempurna, yaitu dari mulai waktu Subuh sampai dengan Magrib.

3. Tidur siang

Bunda, Tidur Cepat Bisa Cegah Kegemukan Anak
anak tidur

Di awal latihan anak puasa Ramadhan merupakan masa penyesuaian tubuh terhadap rasa lapar. Anak-anak mungkin akan terlihat lemas dan mengantuk, biarkan saja mereka menghabiskan waktu untuk tidur siang, tetapi juga jangan biarkan mereka tidur berlebihan, tetap berikan aktivitas yang menyenangkan bersama agar mereka juga tidak menjadi pemalas.

4. Melalui media

untuk anak berpuasaDengan cara membuatkan mainan untuk mereka, dan mengajak mereka bermain bersama seperti yang dikisahkan kaum Anshar di Madinah saat puasa asy-Syura’. Sebagai contoh, orang tua dapat mengajak anak-anak mereka ke masjid. Namun, meskipun anak telah dianggap memiliki kondisi dan kemampuan yang cukup prima untuk melaksanakan puasa, akan tetapi motivasi dari orang tua sangat diperlukan agar kekuatan dan kemauannya dalam menunaikan puasa itu tetap terjaga.

5. Lingkungan

ramadhanSelain itu, hal yang perlu diperhatikan adalah hendaknya orangtua membantu mencari kegiatan dan permainan yang sesuai dengan kondisi tubuh pada saat berpuasa. Sebagai contoh, anak-anak sebaiknya dicarikan jenis permainan yang lokasinya berada di tempat yang teduh, dan dicarikan waktu pada saat sore hari, yaitu menjelang berbuka. Jenis permainan yang menyita tenaga lebih, sebaiknya dihindarkan, karena dapat membuat anak-anak cepat merasa lapar dan haus.

6. Beri pujian

www.understood.org
www.understood.org

Memberikan kata-kata pujian yang menunjukkan bahwa orang tua merasa bangga memiliki anak yang meskipun masih kecil, akan tetapi sudah mampu melaksanakan puasa seperti layaknya orang dewasa. 

7. Pahala puasa

Ajari Anak untuk Menghormati wanita (muslimmatters.org)
 (muslimmatters.org)

Memberitahukan kepada mereka bahwa Allah SWT dan Rasulullah n sangat menyenangi anak-anak kecil yang melakukan ibadah puasa. Kemudian, dapat pula diberitahukan kepada mereka adanya balasan bagi orang-orang yang berpuasa, yaitu bahwa Allah k akan membuka pintu surga, khusus bagi hamba-hamba-Nya yang berpuasa.

8. Reward

Gambar via: www.huffingtonpost.com
Gambar via: www.huffingtonpost.com

Memberikan hadiah mainan atau yang selainnya, yang bersifat mendidik dan dapat melupakan anak-anak dari keinginannya untuk berbuka.

9. Batasi kegiatan anak

(Foto: Q-108)
(Foto: Q-108)

Setelah sahur dan menjalankan sholat Subuh sebaiknya batasi kegiatan anak, jangan biarkan mereka jalan-jalan pagi dalam jarak jauh atau melakukan olahraga yang menguras tenaga. hal ini untuk mencegah mereka kehabisan energi. Biarkan mereka bermain 1 jam sebelum maghrib untuk ngabuburit.

10. Buka bersama

anak puasaMengadakan buka puasa bersama, baik dilakukan dalam keluarga maupun pada lingkungan yang lebih besar lagi, yaitu seperti di masjid. Kegiatan ini akan menjadi sebuah kesempatan yang dapat menggembirakan anak-anak dalam melaksanakan ibadah puasa dan sekaligus dapat mempererat rasa persahabatan diantara mereka.

11. Ajarkan tak malas saat berpuasa

shaumPuasa bukan untuk bermalas-malasan. ajarkan saja mereka untuk belajar mengaji. Biasanya anak-anak kecil akan sudah terlihat ramai-ramai ke masjid atau mushola untuk mengaji bersama. Doronglah anak Anda untuk menghabiskan waktu dengan kegiatan positif.

12. Latihan puasa untuk balita

www.huffingtonpost.com
www.huffingtonpost.com

Namanya juga melatih anak puasa sejak dini, tentunya balita-pun juga sudah bisa untuk dilatih puasa Ramadhan. Jangan berpikir bahwa puasa mereka seperti puasa yang dilakukan oleh orang dewasa. Namanya juga latihan, tentunya harus bertahap dalam pengenalannya.

Puasa bukan berarti tidak boleh makan selama seharian penuh tetapi hanya menunda waktu makan siang mereka saja. Pada tahap awal latihan anak puasa Ramadhan, balita biasanya sarapan sekitar pukul 07.00,  Anda dapat memberitahu balita Anda untuk menunda sarapan mereka menunggu jam 09.00 atau 10.00.

Tentunya saat Anda sekeluarga bangun untuk makan sahur, Anda juga melatih balita Anda untuk bangun dan ikut makan sahur bersama. Setelah acara sarapan yang tertunda, ajak balita Anda untuk melanjutkan puasanya dengan memperbolehkannya makan lagi pada pukul 15.00, kemudian dilanjutkan lagi hingga magrib, dan melakukan buka bersama.

13. Jam puasa anak sekolah

www.hungerfreecolorado.org
www.hungerfreecolorado.org

Bagi anak-anak usia sekolah, mereka sudah relatif lebih kuat, coba perhatikan jam biologisnya. Biasanya sampai pukul 12.00, mereka masih bertahan namun lewat tengah hari, mereka akan terlihat lemas. Jika memang mereka sudah tidak kuat, biarkan mereka berbuka. Tetapi jika mereka masih terlihat segar, ajak mereka menghabiskan waktu hingga ashar dan lebih bagus lagi jika bertahan hingga adzan Maghrib tiba.  (DP)

loading...

LEAVE A REPLY