Amankah makan pedas selama puasa Ramadhan

Gulalives.com, JAKARTA – Banyak sekali anjuran sehat yang beredar di sekitar kita seputar makanan dan minuman yang sebaiknya dikonsumsi selama puasa Ramadhan. Salah satu anjuran untuk para penggemar cabai atau sambal adalah mengurangi konsumsi makanan pedas saat sahur dan berbuka.

Sambal atau cabai memang sudah menjadi bahan makanan yang tidak terpisahkan buat sebagian masyarakat Indonesia. Dalam praktik sehari-hari banyak orang yang tidak bisa makan jika tak mengonsumsi makanan pedas.

Itulah faktanya bahwa memang cabai sudah menjadi keharusan bagi sebagian orang saat makan. Kamu termasuk golongan ini, Sobat Gulalives?

Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali. Foto: goodnewsfromindonesia
Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali. Foto: goodnewsfromindonesia

Namun, apakah selama bulan Ramadhan sebaiknya menghindari cabai atau sambal karena dikhawatirkan saluran cerna akan berontak? “Kurangi saja konsumsi cabai, terutama saat sahur, tapi tidak harus stop sama sekali makan cabai, terutama bagi mereka yang ibaratnya tak bisa makan kalau tidak ada pedas-pedasnya,” kata dokter spesialis penyakit dalam konsultan gastroenterologi FKUI-RSCM, Ari Fahrial Syam.

Cabai sendiri mengandung banyak zat gizi, serat, vitamin khususnya vitamin C, vitamin A,mineral dan antioksidan. Cabai juga mengandung capsaisin (capsaicin). Capsaisin ini yang menyebabkan rasa pedas pada cabai tersebut.

Manfaat capsaisin dapat meningkatkan nafsu makan, merangsang buang air besar, serta karena bersifat analgetik juga membantu mengurangi sakit kepala. “Cabai juga bisa meningkatkan metabolisme tubuh sehingga proses pembakaran kalori lebih baik,” tutur Ari.

Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali. Foto: qraved
Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali. Foto: qraved

Apakah cabai boleh dikonsumsi pada saat sahur dan berbuka?

Secara umum kalau memang kita tidak punya masalah dengan pencernaan, cabai atau makanan pedas bisa dikonsumsi, tetapi tetap tidak boleh berlebihan. “Cabai justru akan membantu buang air besar yang kadang-kadang sulit saat kita berpuasa karena aktifitas gerak dan minum yang relatif kurang,” ujar Ari.

Selain itu komponen cabai yang banyak mengandung vitamin dan mineral juga sangat dibutuhkan saat kita berpuasa. Pada awal-awal puasa memang masa-masa berat buat kita saat menjalani puasa Ramadhan. Harus bangun dini hari, kurang tidur dan tetap beraktifitas. Rasa pegal dan linu akan muncul di awal-awal perubahan pola tidur dan aktifitas sehari-hari kita.

Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali.
Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali.

Nah, rasa pegal dan sakit kepala yang timbul juga akan berkurang setelah kita mengonsumsi cabai. “Ini karena zat capsaicin yang ada dalam kandungan cabai dapat bekerja sebagai analgetik. Kadang kita mendengar dalam perbincangan sehari-hari, seseorang yan sedang sakit kepala merasa lebih nyaman setelah makan yang pedas-pedas. Tapi tentu konsumsi cabai tidak boleh berlebihan dan tidak bisa dikonsumsi kalau pencernaan kita sedang bermasalah,” pesan Ari.

Ari mengingatkan, konsumsi cabai yang berlebihan tentu akan mencetuskan  kambuhnya sakit maag. Pada sebagian orang, makanan pedas bahkan akan merangsang diare.

Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali.
Saat Ramadhan disarankan kurangi konsumsi pedas, namun tak perlu menghentikannya sama sekali.

“Pada orang yang mempunyai penyakit ambeien, konsumsi cabai akan menimbulkan sensasi panas pada dubur bahkan bisa merangsang terjadinya perdarahan,” tegas Ari.

Nah, poin yang harus digarisbawahi adalah, cabai merupakan suplemen favorit bagi sebagian masyarakat dan juga mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan, tetapi juga harus hati-hati dikonsumsi pada pasien dengan gangguan pencernaan.

Selamat menjalankan ibadag puasa Ramadhan. (VW)

 

loading...

LEAVE A REPLY