Atur jadwal tidur siang anak agar anak terbiasa untuk tidur siang tepat waktu sumber foto: panduanhidupsehat.com

Gulalives.co, SEMARANG – Masalah susah tidur, memang lebih sering dikeluhkan oleh orang dewasa, kerap dianggap serius karena dapat mengganggu aktifitas produktifnya. Padahal masalah sulit tidur juga dialami anak-anak, bahkan bayi sekalipun, dan berdampak buruk pada pertumbuhan mereka.

Jika orang dewasa perlu tidur sekitar 6 – 8 jam per hari, maka pada bayi dibutuhkan 16 – 20 jam tidur. Sedangkan diperlukan sekitar 10 jam tidur pada anak-anak balita. Bila kurang dari itu, patut diwaspadai bahwa bayi atau anak tersebut mengalami masalah sulit tidur.

Sebuah lembaga penelitian kesehatan di AS melaporkan, sekitar 84 persen anak usia 1 hingga 4 tahun menderita gangguan tidur. Sementara di Indonesia, berdasarkan survei yang digelar, sekitar 51,3 persen dari 80 anak usia balita prasekolah terbukti mengalami gangguan tidur.

Kadang hal yang paling menyulitkan bagi orang tua di malam hari adalah mengajak anak anda untuk tidur. Padahal anak pada usia 3-5 tahun membutuhkan 11-13 jam tidur dalam sehari. Usia 6-10 tahun membutuhkan tidur selama 10-11 jam tidur.

Apabila anak anda kurang tidur di malam hari, akan mempengaruhi suasana hati, kemampuan kognitif, perilaku anak di siang hari. Anak menjadi mudah marah, rewel dan sebagainya. Berikut beberapa trik agar anak anda tidak sulit diajak tidur, seperti dilansir Gulalives.co dari laman Today, Sabtu (4/6/2016).

1. Menjadikan tidur sebagai prioritas

Anak harus selesai belajar setidaknya satu jam sebelum tidur (Foto: Sheknows)
Anak harus selesai belajar setidaknya satu jam sebelum tidur (Foto: Sheknows)

Buatlah jadwal tidur yang sama dari waktu ke waktu setiap harinya sehingga mereka menjadi terbiasa. Aturlah kondisi kamar anak anda dengan mematikan lampu dan suara-suara yang dapat mengganggu. Buatlah suasana yang nyaman dan tenang. Anda juga bisa membuat rutinitas sebelum tidur seperti membaca. Orangtua juga perlu menetapkan batas jam malam hari dan konsisten mematuhinya.

2. Membuat taktik

Bunda, Tidur Cepat Bisa Cegah Kegemukan Anak
Bunda, Tidur Cepat Bisa Cegah Kegemukan Anak

Membuat gambar kegiatan menjelang tidur yang menunjukkan setiap bagian dari rutinitas sebelum tidur. Misalnya, mandi, menggunakan piyama, menyikat gigi, mandi, baca buku, memberikan pelukan, lalu tidur. Anda dapat memotong gambar dari majalah atau mengambil gambar anak anda ketika melakukan kegiatan ini. Atau dengan memberikan stiker penghargaan saat anak anda berhasil melakukannya.

3. Memecahkan masalah bersama

Tidur-lebih-cepat-cegah-kegemukan-pada-anakJika anak anda memiliki kesulitan untuk tidur, pecahkan masalah tersebut bersama-sama. Sebagai contoh, jika anak anda menolak untuk tidur sendiri, bicaralah tentang alasan mengapa dia tidak nyenyak saat tidur. Jika anak anda takut dengan suara-suara yang datang dari tempat lain, berilah penjelasan kepadanya.

4. Membatasi waktu bermain

Berikan pengertian pada anak bahwa tidur siang sangat baik untuk tubuhnya sumber foto: psikologan.blogspot.com
Berikan pengertian pada anak bahwa tidur siang sangat baik untuk tubuhnya sumber foto: psikologan.blogspot.com

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan membatasi waktu menonton TV, bermain video game, atau menggunakan komputer sebelum tidur. Karena hal ini akan mengganggu jam tidur anak. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Pediatrics menemukan bahwa menonton TV sebenarnya menunda jam tidur. (DP)

 

loading...

LEAVE A REPLY