Gulaives.co, NEW YORK – Petinju legendaris dunia, Muhammad Ali, dinyatakan meninggal dunia, Jumat (Sabtu WIB) akibat komplikasi penyakit parkinson yang dideritanya. Juru bicara keluarga Ali, Bob Gunnell, secara resmi mengumumkan kepergian petinju yang pernah menjadi ikon dunia pada 1960-1970-an ini.

 “Setelah 12 tahun berjuang mengatasi sindroma parkinson, Muhammad Ali meninggal dunia pada usia 74 tahun,” kata Gunnell, dilansir Gulalives.co dari laman NBC, Sabtu (4/6/2016).

120532_464412_muhammad_aliAli dilarikan ke rumah sakit di Phoenix, Arizona, pekan ini karena mengalami masalah pada pernapasan. Muhammad Ali menjalani perawatan di rumah sakit akibat gangguan pernapasan. Namun, sumber NBC mengatakan, kondisi Ali semakin memburuk.

Ali sempat mengalami masalah pernapasan akibat kombinasi penyakit Parkinson yang dideritanya sejak 1980-an. Dokter pun sudah angkat tangan. “Seperti di atas ring, Ali adalah petarung di bangsal. Tim dokter sudah berusaha membuatnya bernapas kembali tapi gagal akibat parkinson,” ujar sumber tersebut.

aliiMantan juara dunia tinju kelas berat itu dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (2/6/2016) malam atau Jumat dini hari WIB.  Pada Jumat (3/6/2016), keluarga Ali, termasuk putrinya yang juga petinju, Laila, telah berkumpul di rumah sakit.

Muhammad Ali, yang bernama asli Cassius Clay, dilahirkan di Kentucky pada 1942. Ia menjadi juara dunia pada 1964 dan gelarnya dicopot karena menolak ikut wajib militer pada 1967.

muhammadPada 1970, ia kembali ke atas ring setelah masa hukumannya berakhir. Pada 1974, ia merebut kembali gelar juara dunia dengan mengempaskan George Foreman di Kinshasha, Zaire. Pada 1978, ia kehilangan gelarnya setelah kalah dari Leon Spinks, tetapi mampu merebut kembali dalam pertarungan ulang. Ali mengundurkan diri setelah terakhir kali bertarung pada 1981.

Seorang juru bicara keluarga Ali mengkonfirmasi meninggalnya Ali. Putri dari Ali, Laila Ali, menyampaikan terima kasih bagi semua orang yang mendukung keluarganya selama ini.

Muhammad Ali
Muhammad Ali

“[Laila Ali] sangat mengapresiasi kasih sayang yang diberikan kepada keluarganya selama ia menghabiskan waktu berharga bersama ayahnya,” demikian pernyataan resmi yang dirilis manajer bisnis Laila.

Reuters melansir, Ali terakhir kali tampil di hadapan publik pada acara ‘Celebrity Fight Night’ di Arizona, April 2016. Ketika itu, Ali hadir demi kegiatan sosial untuk Muhammad Ali Parkinson Center. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY