Muhammad Ali

Gulaives.co, WASHINGTON – Petinju legendaris dunia, Muhammad Ali, dinyatakan meninggal dunia, Jumat (Sabtu WIB) akibat komplikasi penyakit parkinson yang dideritanya. Juru bicara keluarga Ali, Bob Gunnell, secara resmi mengumumkan kepergian petinju yang pernah menjadi ikon dunia pada 1960-1970-an ini.

Manny Pacquiao menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya legenda tinju dunia, Muhammad Ali pada Sabtu (4/6/2016). Juru bicara Muhammad Ali, Bob Gunnell menyatakan bahwa Muhammad Ali meninggal dunia di Rumah Sakit Phoenix, Arizona, Amerika Serikat (AS).

muhammad-ali-640x425Pacquiao mengaku sangat kehilangan atas kepergian Muhammad Ali. Ia menyatakan bahwa Muhammad Ali memiliki jasa yang besar di dunia tinju internasional.

“Kita kehilangan seorang tokoh besar hari ini. Tinju sangat beruntung memiliki Muhammad Ali. Talentanya sangat besar. Hati dan doa kami bersama keluarga Ali. Semoga Tuhan melindungi mereka,” tutur Pacquiao, seperti dikutip dari Boxing Scene, Sabtu (4/6/2016).

muhammadDunia sepakbola pun ikut memberikan ucapan belasungkawa. “Yang terbaik telah melakoni babak ronde terakhirnya. Muhammad Ali adalah atlet paling menakjubkan yang bisa mengubah olahraganya,” tulis Gary Lineker dalam akun Twitter-nya.

“Muhammad Ali adalah atlet pertama yang benar-benar buat saya terinspirasi. Dia adalah juara sejati dan legenda. RIP Muhammad Ali,” tambah kiper timnas putri Amerika Serikat, Alex Morgan.

Selain itu, eks penyerang timnas Inggris dan Manchester United, Andy Cole, dan gelandang asal Brasil, Ricardo Kaka, juga ikut memberikan pernyataan duka cita.

aliiSelain dari duni olahraga, ucapan bela sungkawa juga muncul dari sejumlah tokoh, diantaranya Pendeta Al Sharpton, pemimpin hak-hak sipil di New York: “Ali, ia dulu dan selamanya sebagai yang terhebat. Seorang juara yang sesungguhnya di atas dan di luar ring tinju.

Pendeta Jesse Jackson Sr, pejuang hak-hak azasi manusia: “Mari kita berdoa untuk Muhammad All. Kebaikan bagi Amerika, juara tinju dunia, pahlawan perubahan sosial dan anti perang.

Donald Trump, kandidat presiden AS dari Partai Republik: “Muhammad Ali meninggal di usia 74. Ia juara sesungguhnya dan orang yang hebat. Ia akan dikenang semua orang.”

downloadHillary Clinton, kandidat presiden AS dari Partai Demokrat: “Sejak ia meraih medali emas Olimpiade 1960, para penggemar tinju seluruh dunia dapat menyaksikan gabungan dari kekuatan, kecepatan dan keindahan penampilan yang mungkin tidak akan terulang lagi.”

Sebagaimana diberitakan sebelumnya di Gulalives.co, Ali dilarikan ke rumah sakit di Phoenix, Arizona, pekan ini karena mengalami masalah pada pernapasan. Muhammad Ali menjalani perawatan di rumah sakit akibat gangguan pernapasan. Namun, sumber NBC mengatakan, kondisi Ali semakin memburuk.

aliAli sempat mengalami masalah pernapasan akibat kombinasi penyakit Parkinson yang dideritanya sejak 1980-an. Dokter pun sudah angkat tangan. “Seperti di atas ring, Ali adalah petarung di bangsal. Tim dokter sudah berusaha membuatnya bernapas kembali tapi gagal akibat parkinson,” ujar sumber tersebut.

Mantan juara dunia tinju kelas berat itu dilarikan ke rumah sakit pada Kamis (2/6/2016) malam atau Jumat dini hari WIB.  Pada Jumat (3/6/2016), keluarga Ali, termasuk putrinya yang juga petinju, Laila, telah berkumpul di rumah sakit.

Muhammad Ali, yang bernama asli Cassius Clay, dilahirkan di Kentucky pada 1942. Ia menjadi juara dunia pada 1964 dan gelarnya dicopot karena menolak ikut wajib militer pada 1967.

llPada 1970, ia kembali ke atas ring setelah masa hukumannya berakhir. Pada 1974, ia merebut kembali gelar juara dunia dengan mengempaskan George Foreman di Kinshasha, Zaire. Pada 1978, ia kehilangan gelarnya setelah kalah dari Leon Spinks, tetapi mampu merebut kembali dalam pertarungan ulang. Ali mengundurkan diri setelah terakhir kali bertarung pada 1981.

Seorang juru bicara keluarga Ali mengkonfirmasi meninggalnya Ali. Putri dari Ali, Laila Ali, menyampaikan terima kasih bagi semua orang yang mendukung keluarganya selama ini.“[Laila Ali] sangat mengapresiasi kasih sayang yang diberikan kepada keluarganya selama ia menghabiskan waktu berharga bersama ayahnya,” demikian pernyataan resmi yang dirilis manajer bisnis Laila. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY