adaliadental.com

Gulalives.co, SEMARANG – Gigi yang berlubang disebabkan oleh perkembangbiakkan bakteri pada gigi dapat menyebabkan gigi menjadu rapuh. Jika lubang dalam gigi masih kecil maka pertumbuhan bakteri akan melambat, namun apabila lubang yang dimiliki sudah besar maka pertanda pertumbuhan bakteri semakin cepat. Dalam kondisi ini anda dapat memilih tindakan untuk mengatasi gigi berlubang ini baik menambalnya ataupun mencabutnya.

www.zendental.es
www.zendental.es

Menambal gigi berlubang ataupun mencabutnya secara langsung memang memiliki berbagai efek baik positif ataupun negatif. Apabila anda salah mengambil keputusan tentunya akan berdampak tidak baik bagi kesehatan gigi anda.

Di masa lalu apabila ada seseorang yang menderita sakit gigi atau gigi berlubang maka sebagian besar dokter akan disarankan untuk dilakukan pencabutan sebagai solusi. Namun ternyata mencabut gigi banyak resikonya, seperti pendaharahan pada gusi, merusak struktur gigi dan merusak syaraf. Poin yang terakhir ini dapat terjadi ketika pencabutan dilakukan oleh dokter yang tidak profesional atau kurang hati-hati memperhatikan kondisi gigi pasien.

blogabalodental.es
blogabalodental.es

Selain itu, gigi memiliki akar yang cukup peka yang apabila gigi tersebut dicabut akan membuat akar tersebut rusak dan pastinya membuat anda tidak nyaman dalam mengunyah. Meskipun nantinya gigi disekitar akan mengalami pemanjangan. Ini terjadi karena sifat gigi saat dipakai untuk menguyah makanan akan mencari antagonisnya.

Menurut drg. Gunawan yang merupakan dokter gigi dari Rumah Sakit Nasional Diponegoro Semarang untuk mencabut gigi seseorang diperlukan prosedur tersendiri yang harus ditempuh. Semisal memastikan kondisi pasien dalam keadaan sehat, gigi yang akan dicabut tidak sakit dan tidak mengalami pembengkakkan.

gigi“Apabila gigi sakit dan mengalami pembengkakan maka dokter akan menyembuhkannya terlebih dahulu serta mematikan syaraf sakitnya. Hal ini tentunya memakan waktu cukup banyak,”katanya, baru-baru ini.

Nah, apabila anda tidak ingin menempuh resiko tersebut. Maka anda dapat menggunakan cara kedua yakni dengan menambal gigi. Penambalan gigi merupakan cara memperbaiki kondisi gigi dengan memberikan lapisan tambahan pada gigi berlubang.

Dengan menambal gigi anda tidak perlu lagi khawatir struktur gigi akan mengalami perubahan. Bahkan berdasarkan teknologi kedokteran paling baru, gigi justru sebaiknya dipertahankan selama mungkin di dalam rongga mulut. Hal ini dikarenakan struktur gigi yang berhubungang dengan syaraf manusia serta fungsi gigi untuk mengunyah.

via sahabatkulitsehat.blogspot.com
via sahabatkulitsehat.blogspot.com

Meskipun lebih aman, menambal gigi ternyata juga memiliki efek negatif. Salah satunya adalah munculnya rasa nyeri pada gigi yang ditambal ketika sakit gigi masih muncul. Hal ini terjadi pada beberapa orang saja. Selain itu, Apabila dalam pemasangan kurang kuat maka akan berdampak terlepasnya tambalan dan semakin melebarnya lubang gigi.

Anda dapat mengambil keputusan untuk menambal atau mencabut gigi dengan melihat kondisi gigi. Jika kondisi lubang gigi masih kecil maka segera lakukan tindakan dengan menambal gigi. Usaha penambalan gigi diyakini dapat mencegah pertumbuhan bakteri yang dapat merusak gigi.

Menurut psikolog, senyum seseorang menentukan persepsi individu. Foto: Viva
Menurut psikolog, senyum seseorang menentukan persepsi individu. Foto: Viva

Sedangkan, apabila kondisi lubang gigi anda sudah cukup lebar maka mencabut gigi adalah pilihan yang tepat. Hal ini dapat dilakukan apabila kondisi gigi sudah tidak relevan untuk ditambal. . Tentunya dengan catatan, sesuai dengan standard prosedur kerja dokter gigi.

Apabila gigi anda sakit dan berlubang segera periksakan ke dokter gigi terdekat. Jangan biarkan gigi anda sakit dan menjalar kemana-mana. (YK/DP)

loading...

LEAVE A REPLY