Gulalives.co, SEMARANG – Untuk umat muslim, tentu Bulan Ramadhan menjadi salah satu bulan yang selalu dinantikan. Di bulan ini banyak orang yang berlomba-lomba untuk melakukan ibadah, seperti puasa, membaca Al-Qur’an dan beragam amalan lainnya.

Meski demikian, Anda tetap bisa melakukan hobi yang disukai lho seperti berwisata atau sekedar hunting foto di suatu tempat, salah satunya adalah luar negeri. Jika Anda ingin menikmati suasana Ramadhan di luar negeri? Jika ya, ada tiga negara tujuan yang cocok untuk Anda.

Di tiga negara ini, suasana Ramadhan akan terasa luar biasa, karena penududuk di negara ini sebagian besar juga menjalankan ibadah di bulan suci. Jangan khawatir, saat bepergian ke negara ini, suasana Ramadhan akan tetap bisa Anda rasakan, bahkan akan terasa lebih istimewa. Berikut tiga negara yang bisa Anda kunjungi selama bulan Ramadhan seperti dilansir Gulalives.co dari laman Al Arabiya, Jumat (3/6/2016).

1. Umrah

Al-Khair.org
Al-Khair.org

Ziarah Islam ke Mekkah dan Madinah bisa dilakukan setiap saat. Namun, jika kegiatan umrah ini dijalankan selama Ramadhan, tentu akan menjadi perjalanan wisata yang mengesankan. Selama bulan Ramadhan, banyak umat muslim dari berbagai belahan dunia menjalani umrah. Selain bisa mendapatkan banyak pengalaman spiritual, umrah juga bisa mengajak Anda mengamati Ramadhan di dua tempat suci Islam.

Di Mekkah, suasana Ramadhan akan terlihat sangat indah dengan semua dekorasi Ramadhan tradisional. Musim ini saja, jumlah jamaah Muslim telah mencapai lebih dari 4,5 juta, menurut laporan terbaru dari  Kementerian Haji Saudi.

2. Malaysia

Lebaran di Malaysia
 Malaysia. Sumber: AP PhotoLai Seng Sin

Crescent Rating, agen perjalanan muslim yang berbasis di Singapura, mengatakan kepada Al Arabiya News Uni Emirat Arab, bahwa selain melakukan umrah ke Mekkah dan Madinah,  Malaysia dan Turki menjadi tiga tujuan wisata populer selama bulan suci.

“Ini karena ada populasi Muslim besar di negara-negara itu dan kebanyakan orang ingin pergi untuk mendapatkan pengalaman itu. Wisatawan lain melakukan perjalanan ke tempat dengan iklim yang lebih dingin daripada negara asal, “kata Anas Kasak, Chief Marketing Officer dari agen perjalanan.

Malaysia bahkan disebut-sebut sebaagai tujuan wisata muslim nomor satu paling populer di seluruh dunia berdasarkan data dari MasterCard-Crescentrating global Indeks Wisata Muslim (GMTI) tahun 2015 lalui.

GMTI melihat secara mendalam data yang mencakup 100 tujuan, membuat indeks secara keseluruhan, berdasarkan sejumlah kriteria. “Ini adalah pertama kalinya wawasan menyeluruh seperti telah disediakan menjadi salah satu sektor pariwisata yang tumbuh paling cepat di dunia saat ini,” ujar Kasak.

Sebagai gambaran, di sini ada banyak pengunjung multikultural. Tapi meski begitu, mereka yang berada di Kuala Lumpur saling menghormati umat muslim yang ada.  Di Malaysia, hari pertama bulan suci, semua kegiatan diliburkan. Ini menjadi libur umum resmi di negara bagian Melaka, Johor dan Kedah.

Untuk merayakan Ramadhan di Malaysia, pasar-pasar khusus bisa didatangi dan bisa ditemukan di hampir setiap sudut di seluruh negeri. Kunjungan ke pasar-pasar adalah waktu yang tepat memanjakan lidah dengan berbagai hidangan lezat yang dipamerkan ketika Anda berbuka puasa.”Ramadhan bazaar dari Malaysia biasanya dimulai pukul tiga sore,” tulis wisatawan pada HotelClub, komunitas perjalanan online.

Ada tradisi yang unik Malaysia setiap bulan puasa. Rata-rata penduduk di sana membuat dan mendistribusikan krim bubur “bubur lambuk” yang membuat Ramadhan terasa beda di negara Asia Tenggara. Bubur terbuat dari potongan daging, santan, rempah-rempah dan bumbu beraroma dan didistribusikan oleh penduduk setempat.  Biasanya, suasana meriah Ramadhan mencapai puncaknya pada hari pertama Idul Fitri, hingga tiga hari yang menandai akhir bulan.

3. Turki

kemegahan dan keindahan masjid Hagia Shopia yang berada di turki
Keindahan Dan kemegahan masjid Hagia Shopia yang bei . sumber:wisatatempat.comrada di turki yang banyak di kunjing

Negara Turki sangat menarik untuk wisatawan Muslim selama bulan Ramadhan, atau “Ramazan” dalam bahasa Turki. Ini, karena Turki memiliki banyak situs spiritual dan masjid yang indah. Sebuah tempat yang sangat populer bagi umat Islam untuk berbuka puasa adalah Sultanahmet Square – Istanbul Hippodrome yang terkenal di  Konstantinopel.

Banyak kawanan turis mendatangi alun-alun untuk mendapatkan nuansa perayaan tradisional Ramadhan yang meliputi tilawah, pertunjukan setelah salat Tarawih, dan pidato dari tokoh nasional. Tak ketinggalan tentu saja, berbagai macam makanan Turki yang dijajakan di bazar yang didirikan di alun-alun.

“Juga akan ada vendor di seluruh alun-alun menjual makanan tradisional seperti kestane (chestnut panggang), Misir (jagung rebus), Kumpir dan minuman lezat seperti salep dan Boza. Gozleme dan Macun, semacam gula-gula dingin, juga akan tersedia untuk orang yang mencari selera Turki klasik, ” tulis sebuah koran Turki.

Buat Anda yang sering kesiangan bangun tak perlu khawatir melewati makan sahur di Turki. Sebab, akan ada warga berkeliling kota sambil memukul beduk untuk membangunkan orang yang akan sahur. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY