bahaya mengkonsumsi garam dapat menyebabkan obesitas.
bahaya mengkonsumsi garam _ obesitas. Via : sexsymbolmagazine.com

Gulalives.co, SEMARANG – Ladies, perlu diketahui bahwa tubuh kita memang membutuhkan kolesterol tapi dalam jumlah yang tidak berlebihan. Harap berhati-hati, jumlah kolesterol dalam tubuh yang tidak terkontrol dapat memicu beragam penyakit mematikan.

Perlu diketahui bahwa untuk mengatasi masalah kolesterol dalam tubuh tidak sulit, cukup bermodalkan niat untuk menjaga gaya hidup sehat, dapat dipastikan beragam penyakit yang “dekat” dengan kolesterol bisa menjauh dari Anda.

Girls, Berikut Cara Ampuh Cegah Kolesterol Pasca Lebaran
Girls, Berikut Cara Ampuh Cegah Kolesterol Pasca Lebaran

Salah satu cara yang dilakukan adalah melakukan olahraga teratur, minimal olahraga dilakukan selama 30 menit karena di 15 menit pertama yang terbakar adalah gula, baru 15 menit kedua yang terbakar kolesterol. Tak cuma dengan berolahraga, cara terampuh untuk membuat si kolesterol bersahabat ialah dengan mengatur pola makan.

Adapun, tata cara untuk menjaga kadar kolestrol baik dalam tubuh, ialah dengan mengonsumsi obat-obatan non-kimia, artinya harus yang alami. Untuk mengkonsumsi Phytosterol yaitu kelompok triterpen steroid dari bahan alami tumbuh-tumbuhan yang secara struktural serta fisiologis mirip dengan kolesterol.

Berkat strukturnya yang mirip ini, Phytosterol memiliki kemampuan untuk berkompetisi dengan kolesterol dalam penyerapannya di dalam usus. Kompetisi ini mengakibatkan berkurangnya jumlah kolesterol jahat yang dapat diserap tubuh.

kolesterol-ini-penjelasan-singkatnyaPhytosterol yang dikonsumsi dalam jumlah normal dapat mempengaruhi metabolisme kolesterol dan menurunkan penyerapan kolesterol jahat (LDL) oleh usus, sehingga mengurangi risiko Aterosklerosis atau proses peradangan yang terjadi pada dinding pembuluh darah.

Beberapa obat anti-kolesterol kimiawi yang beredar di pasaran perlu diwaspadai khasiatnya, sebap diklaim obat-obatan kolesterol semacam justru tidak baik untuk kesehatan, apalagi dapat menimbulkan efek yang cukup buruk bagi kesehatan, seperti gagal ginjal, libido menurun dan lain sebagainya.

Berbeda dengan mengkonsumsi Phytosterol, justru apabila mengkonsumsi kandungan ini, Anda sama sekali tidak menimbulkan efek negatif. Bahkan khasiatnya bisa makin mujarab, apabila dikombinasi dengan antioksidan lain, seperti Vitamin c dan Vitamin E misalnya. Maka jangan heran kalau cara menurunkan kadar kolesterol seperti ini, dapat menjadi sebuah kebiasaan baru yang terhitung aman dan sehat untuk meredam bahaya kolesterol.

kolesterol_obatherbalmedikal.com
kolesterol_obatherbalmedikal.com

Yang tidak kalah mengejutkan berdasarkan laporan WHO, pada Februari 2012, menyebutkan jumlah penderita penyakit jantung di negara-negara berkembang seperti Indonesia akan mengalami peningkatan sebesar 137 persen pada 2020, sedangkan di negara-negara maju hanya 48 persen.

Banyak indikator yang menyebabkan hal tersebut terjadi, mulai dari gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok, konsumsi minuman berakohol, malas bergerak, banyak mengonsumsi gula dan lemak dan masih banyak lagi, dan harus Anda sadari pula, penyakit ini paling umum terjadi karena dipicu pada kolesterol Anda.

(Foto: Eatthis)
(Foto: Eatthis)

Rata-rata kadar kolesterol orang Indonesia ternyata sama dengan kadar kolesterol orang AS. “Angka penderita kolesterol tinggi di Indonesia sama dengan di AS, yakni 25 per 1000 orang pria.

Penyakit jantung koroner telah menduduki peringkat pertama kematian di Indonesia sejak 2005. Penyakit inilebih banyak diderita masyarakat perkotaan. Sementara itu, angka kejadian penyakit jantung pada mereka yang berusia di bawah 50 tahun meningkat 60 persen, sejak 2010.

Permasalahan kolesterol jahat makin rumit di negeri ini, ketika penderita enggan memeriksakan diri dengan dalih takut, sibuk atau tidak ada waktu, merasa baik-baik saja dan masih banyak lagi alasan yang mendasarinya. Nah, sebenarnya salah satu cara terbaik untuk terhindar dari bahaya kolesterol jahat ialah dengan mawas diri, sadar kalau dirinya bisa terkena penyakit ini, apalagi jika memiliki faktor genetik.

Girls, Simak Empat Tips Kurangi Obesitas Ini
Girls, Simak Empat Tips Kurangi Obesitas Ini

Jadi saat ini mulailah melakukan tes kolesterol rutin dua kali setahun. Peningkatan ini terjadi karena kebanyakan dari mereka yang telah berumur 25 tahun sudah memulai hidup yang tidak sehat, entah itu dari pola konsumsi, gaya hidup, sampai dengan kepedulian akan kesehatan dirinya yang cenderung menurun.

Tidak sampai di situ, di lingkup masyarakat juga beredar isu yang salah mengenai kolesterol. Jika kaku leher otot, 90 persen karena kelelahan mata, bukan karena hipertensi ataupun kolesterol tinggi. Makan sate kambing juga tidak sebabkan kolesterol naik. Daging kambing tak mengandung kolesterol tinggi.

Yang harus dihindari sebenarnya ialah cara pengelolaan daging itu sendiri, menurutnya, hindari daging yang telah disimpan dalam freezer lebih dari 3 hari. Proses penyimpanan inilah yang menyebabkan perubahan zat protein yang dikandungnya sehingga menyebabkan kolesterol jahat, gula, dan asam urat. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY