independentbaptistar.com

Gulalives.com, YOGYAKARTA – Bulan Ramadhan menjadi momen yang tepat bagi umat muslim untuk meningkatkan ibadah dan mengoreksi diri. Ketika sebulan penuh menjalani puasa, seharusnya seseorang bisa menghemat pengeluaran. Dikarenakan jatah makan berkurang dari yang semula tiga kali sehari menjadi dua kali sehari. Akan tetapi yang kebanyakan terjadi justru sebaliknya.

Meski tidak ada biaya yang dikeluarkan untuk makan siang selama bulan Ramadhan, justru pengeluaran di bulan ini kerap melebihi bulan yang lain. Bahkan pengeluaran justru membengkak hingga dua sampai tiga kali lipat terlebih lagi menjelang Idul Fitri tiba. Kerap dijumpai saat menjelang hari raya, pusat perbelanjaan menjadi ramai dipadati orang-orang. Masyarakat cenderung berperilaku konsumtif padahal seharusnya tidak perlu seperti itu. Keuangan harus tetap kita kelola sekalipun menjelang lebaran.

Lalu bagaimana cara me-manage keuangan saat Ramadhan agar tidak bobol? Berikut tipsnya.

money-maven.com
money-maven.com

1. Buat Rencana Keuangan

Sebelum memasuki bulan Ramadhan, kamu harus membuat daftar yang jelas berdasarkan skala prioritas. Hal ini bertujuan agar alokasi penghasilan sesuai. Sisihkan uang untuk makanan sahur dan berbuka. Tetapkan anggaran yang masuk akal dan sesuai, tidak terlalu kecil namun juga jangan terlalu besar.

Boleh saja membeli makanan yang menggiurkan untuk berbuka. Namun usahakan tidak membeli secara berlebihan. Dan juga jangan sampai lupa untuk menyisihkan uang untuk bersedekah, infaq, dan zakat. Karena masih banyak orang yang membutuhkan bantuanmu. Baru kemudian alokasikan uangmu untuk membeli baju baru. Perhitungkan anggaran untuk sebulan ini agar tepat sasaran.

2. Pakailah Pola Belanja yang Sama Seperti Bulan Biasa

Perlu diingat bahwa sebenarnya kebutuhan makan pada bulan Ramadhan sama saja dengan bulan-bulan lainnya. Perubahan hanya terletak pada pola makannya. Yang semula kita makan tiga kali sehari, saat puasa cukup dua kali ketika sahur dan berbuka. Untuk itu ketika membuat menu sahur dan buka, tetaplah menggunakan anggaran belanja dan pola konsumsi yang sama dengan bulan normal agar pengeluaran kamu tetap bisa terkendali.

survivalmasterycamp.com
survivalmasterycamp.com

3. Jangan Terlalu Sering Berbuka di Luar

Bukber atau buka bersama memang menjadi ritual khas bulan Ramadhan. Setelah seharian menjalani puasa, berkumpul dengan teman atau keluarga untuk melakukan buka bersama di restoran atau tempat makan lain tentu sangat menyenangkan. Meskipun menyenangkan, jika hal ini sering kamu lakukan dijamin pengeluaranmu kian membengkak. Makan di rumah makan tentu lebih mahal dibanding makan di rumah. Terlebih pada saat puasa harganya pasti makin mahal karena harga bahan pokok yang juga melonjak. Sepertinya lebih baik dan lebih hemat jika kamu berbuka puasa di rumah dengan makanan yang sederhana. Yang penting kebersamaannya bukan?

4. Tahan Keinginanmu Untuk Belanja

Perlu diingat jika selama bulan suci, umat muslim diminta untuk mengendalikan diri dari hawa nafsu. Bukan hanya menahan hasrat untuk makan dan minum, kamu juga harus bisa menahan keinginanmu untuk berbelanja selama bulan Ramadhan. Meski banyak promosi dan big sale menarik yang akan membuat kamu tergiur, kamu harus bisa menahan diri untuk tidak tergoda. Penuhi dulu semua kebutuhan primer selama bulan ini, setelah itu barulah pakai uangmu untuk berbelanja. Kendalikan dirimu agar keuanganmu tetap aman.

www.bedroomchecker.com
www.bedroomchecker.com

5. Hindari Hutang

Tak perlu malu bila saat lebaran tidak memakai baju baru. Tak ada salahnya memakai baju lama selama masih bagus dan layak pakai. Jangan sampai karena gengsi dan malu kamu akhirnya berhutang kesana kemari. Sangat disayangkan jika seseorang harus mengeluarkan dana besar saat bulan Ramadhan terutama ketika hari raya, apalagi jika harus berhutang. Sebisa mungkin hindari berhutang hanya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang sebenarnya masih bisa dikesampingkan. Ingat, setelah puasa dan lebaran lewat kamu harus melunasi hutang-hutang tersebut.

6. Komitmen dengan Rencana Keuanganmu

Hal tersebut di atas akan sia-sia jika kamu tidak berkomitmen dalam menjalankannya. Memiliki komitmen yang teguh akan membuat kamu tetap menjalani perencanaan yang sudah dibuat. Dengan begitu, mengatur keuangan menjadi lebih mudah dan pengeluaran bisa lebih terkontrol. Akan lebih baik jika kamu sudah berbelanja keperluan puasa jauh hari sebelum Ramadhan karena harga kebutuhan belum naik.

loading...

LEAVE A REPLY