Gambar via: www.planetizen.com

GULALIVES.com, Jakarta- Anda pasti akrab dengan lampu lalu lintas atau yang sering kita sebut dengan lampu merah. Tak jarang yang mengeluhkan lampu lalu lintas sebagai penyebab utama kemacetan di kota-kota besar. Ada pula yang menjadikan lampu lalu lintas sebagai patokan suatu lokasi. Khususnya di Indonesia, lampu lalu lintas menjadi tempat “nongkrong”nya para tunawisma dan pengamen mengais rejeki. Ya, lampu lalu lintas di Indonesia memang selalu mengingatkan pada kemacetan, tunawisma dan patokan jalan.

Tak banyak yang tahu tentang asal mula lampu lalu lintas. Padahal banyak fakta yang menarik di balik lampu yang memiliki tiga warna utama ini. Apa saja fakta-fakta lampu lalu lintas yang jarang orang ketahui? Berikut daftarnya!

  1. Sejarah lampu lalu lintas

Gambar via: www.quizmastertrivia.com
Gambar via: www.quizmastertrivia.com

Penemu lampu lalu lintas adalah Lester Farnsworth Wire. Penemuannya ini berawal saat Wire melihat adanya tabrakan antara mobil dengan kereta kuda. Lantas ia berfikir bagaimana caranya menemukan suatu pengatur lalu lintas yang lebih aman dan efektif. Pada awal penemuannya, hanya ada dua lampu di lampu lalu lintas, tidak seperti lampu lalu lintas sekarang yang memiliki tiga lampu. Hanya ada dua lampu berwarna merah dan hijau dengan arti yang sama yakni merah berhenti dan hijau berjalan. Namun pada tahun 1920, Willian Post seorang polisi Detroit menambahkan warna kuning. Akhirnya lampu kuning dipatenkan oleh Garret Morgan pada 1923 yang menjual hak patennya pada General Electric.

  1. Jenis-jenis lampu lalu lintas

Gambar via: www.duniaku.net
Gambar via: www.duniaku.net

Dibagi menjadi dua jenis, lalu lintas terbagi menjadi lampu lalu lintas berdasarkan cakupannya yakni lampu lalu lintas terpisah yang dipasang berdasarkan suatu tempat persimpangan tanpa mempertimbangkan persimpangan lain, lampu lalu lintas terkoordinasi yang perngoprasian lampu lalu lintas mempertimbangkan beberapa persimpangan yang terdapat pada arah terntu dan lampu lalu lintas jaringan yakni dipasang dengan pertimbangan beberapa persimpangan yang terdapat dalam suatu jaringan yang ada dalam satu kawasan. Sedangkan berdasarkan pengoprasiaannya, terdapat fixed time traffic signal yang dioperasikan menggunakan waktu yang tepat dan tidak mengalami perubahan dan actuated traffic signal yang diatur dengan pengaturan waktu tertentu dan mengalami perubahan dari waktu ke waktu sesuai dengan kedatangan kendaraan dari berbagai persimpangan.

  1. Lampu lalu lintas paling rumit

Gambar via: magazine.volkswagen.com.au
Gambar via: magazine.volkswagen.com.au

Terletak di Canary Wharf yang merupakan distrik keuangan London ditemukan sebuah lampu lalu lintas yang langsung menarik perhatian siapa saja yang melintas jalan itu. Tidak heran, di sana terdapat lampu lalu lintas terumit di dunia. Terdapat 75 set lampu terpasang dalam satu marka. Dipasang pada tahun 1998, lampu lalu lintas ini membuat masyarakat setempat kebingungan walaupun sekarang lampu lalu lintas yang disebut dengan traffic light tree justru menjadi tempat yang diminati turis. Sayangnya, walau bermaksud memberi keamanan lalu lintas hasil survey komisi Saga Motor Isurance tentang bundaran terbaik dan terburuk di dunia menyebutkan simpangan distrik keuangan London ini mendapatkan suara terbanyak sebagai simpangan terburuk.

  1. Di masa depan, handphone Anda dapat disinkronisasi dengan lampu lalu lintas

Gambar via: 06880danwoog.com
Gambar via: 06880danwoog.com

Di masa mendatang, Anda sepertinya tak perlu melongok ke luar jendela atau melihat dari jauh lampu lalu lintas karena nantinya lampu lalu lintas dapat disinkronisasi dengan lampu lalu lintas. Sistem sedang diuju pada mobil BMW. Newcastle University juga sedang mengembangkan sistem yang dapat berbicara langsung dengan navigasi handphone Anda. Aplikasi ini membantu Anda untuk menghindari lampu merah yang membuat macet. Sayangnya aplikasi ini belum diluncurkan ke pasaran.

  1. Timer pada lampu merah sebenarnya untuk pejalan kaki, bukan untuk kendaraan

Gambar via: www.stemark.hr
Gambar via: www.stemark.hr

Beberapa tahun belakangan ini telah dipasang timer di setiap lampu lalu lintas. Banyak pengendara mengira timer pada lampu lalu lintas ini ditujukan untuk para pengendara. Padahal, timer ini sebenarnya untuk pejalan kaki. Agar mereka bisa mengukur waktu untuk menyebrangi jalan. Pengendara sebaiknya jangan terpatok dengan timer ini karena banyak kasus kecelakaan lalu lintas dikarenakan buru-buru mengejar lampu hijau. Di negara lain seperti Amerika Serikat setiap tahunnya menelan kergian $ 14 miliar hanya karena aksi menerobos lampu lalu lintas.

Tak sedikit kecelakaan terjadi di Indonesia karena pengendara menerobos lampu lalu lintas. Padahal jelas-jelas lampu lalu lintas dihadirkan untuk menertibkan lalu lintas jalan raya. Kesadaran pengendara untuk menaati lampu lalu lintas sangat dibutuhkan, hal ini diperlukan untuk menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman bagi pengguna jalan baik pengendara atau pejalan kaki. (AH)

loading...

LEAVE A REPLY