mimbarhadits.wordpress.com

Gulalives.co, Depok – Hujan sejatinya adalah berkah yang diberikan Allah untuk hambanya di muak bumi. Dengan turunnya hujan, tanaman dapat tumbuh subur, dan membuat bumi menjadi lebih sejuk. Allah SWT berfirman, “Dan di antara tanda-tanda-Nya (ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS. Fushshilat [41]: 39).

Berikut ini adalah amalan yang dapat dilakukan ketika hujan turun:

1. Meminta hujan yang bermanfaat

www.ngaji.web.id
www.ngaji.web.id

Rasulullah mengajarkan setiap hujan turun untuk berdoa meminta hujan yang bermanfaat, dan bertambahnya kebaikan serta keberkahan dari turunnya hujan tersebut. ”Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan, ”Allahumma shoyyiban nafi’an” [Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat]” (HR. Bukhari)

2. Panjatkan doa

www.pexels.com
www.pexels.com

Doa yang dipanjatkan saat hujan adalah doa yang tidak akan tertolak. Seperti Ibnu Qudamah dalam Al Mughni mengatakan, ”Dianjurkan untuk berdo’a ketika turunnya hujan, sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Carilah do’a yang mustajab pada tiga keadaan: Bertemunya dua pasukan, Menjelang shalat dilaksanakan, dan Saat hujan turun.” (al-Mughni, 2/294)

Dari Sahl bin Sa’d, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, “Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika azan dan doa ketika ketika hujan turun.” (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi; dan dihasankan al-Albani; lihat Shahihul Jami’, no. 3078)

3. Mengambil berkah dari air hujan

mimbarhadits.wordpress.com
mimbarhadits.wordpress.com

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, ”Kami pernah kehujanan bersama Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyingkap bajunya hingga terguyur hujan. Kemudian kami mengatakan, “Wahai Rasulullah, mengapa engkau melakukan demikian?” Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Karena hujan ini baru saja Allah ciptakan.” (HR. Muslim)

An Nawawi menjelaskan, “Makna hadits ini adalah hujan itu rahmat yaitu rahmat yang baru saja diciptakan oleh Allah Ta’ala. Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertabaruk (mengambil berkah) dari hujan tersebut.” (Syarh Muslim, Yahya bin Syarf An Nawawi, 6/195, Dar Ihya’ At Turots Al ‘Arobiy, cetakan kedua, 1392 H.)

4. Tidak mencela hujan

www.publicdomainpictures.net
www.publicdomainpictures.net

Walaupun hujan diturunkan sebagai sebuah berkah, namun beberapa orang malah merasa hujan mengganggu aktivitasnya. Bahkan timbul celaan pada hujan. Padahal apa yang mereka ucapkan, baik yang bernilai dosa atau tidak, semua akan masuk dalam catatan malaikat.

Allah berfirman, ”Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.” (QS. Qaaf [50]: 18)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, “Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.” (HR. Bukhari no. 6478)

Perlu diingat, bahwa dengan mencela hujan, berarti kita telah mencela Pencipta dari hujan tersebut yaitu Allah SWT.

Itulah amalan yang bisa kita lakukan saat turun hujan. Tidak perlu mengeluh dengan turunnya hujan, karena hujan merupakan suatu berkah yang diberikan Allah pada hambanya. Maka bersyukurlah. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY