GULALIVES.com, Depok- Kemanapun wanita hijab melangkah, stereotype yang diberikan masyarakat akan selalu melekat padanya. Wanita hijab akrab dengan kesan kolot, tradisional dan tertutup. Dimana ia harus berpenampilan feminim dan sederhana sesuai syariah Islam. Ruang gerak wanita hijab pun seolah-olah sempit. Mereka hanya boleh di rumah mengurus suami dan anak. Mereka dikatakan sebaiknya meninggalkan keduniaan. Partisipasi mereka di ruang publik seolah-olah menjadi sesuatu yang tabu, bahkan tak jarang menunjuk mereka melakukan perbuatan dosa.

Stereotype terhadap wanita hijab bahkan ikut menerka salah satu fashion icon hijabers, Dian Pelangi. Dian yang dikenal dengan inovasi  fashion para hijabers ini bahkan dinyatakan berdosa dengan terobosan-terobosannya ini. Dian padahal menunjukan kepada dunia bahwa wanita hijab dapat tampil cantik dan membawa hijab ke tingkat lebih tinggi. Lain lagi pengalaman pahit yang dialami atlet nasional bela diri cabang Tae Kwon Do, Lia Karina Mansur. Pelatihnya pernah menyuruh Lia untuk menanggalkan hijabnya.

Di dalam video berdurasi 5 menit 22 detik ini, kisah lima wanita hijab dirangkum. Bertemakan Empower Change, HIJUP ingin mempertontonkan bahwa wanita hijab juga dapat berkarya. Mereka melawan stereotype masyarakat yang melabel mereka. Berikut video kisah kelima wanita dengan latar belakang berbeda-beda melawan stereotype yang diberikan masyarakat kepada wanita hijab di Indonesia.

Kini wanita hijab hebat ini terus berkaya meretas stereotype masyarakat terhadap wanita hijab dan terus menginspirasi generasi muda untuk mengikuti langkah mereka. Semoga terinspirasi!

loading...

LEAVE A REPLY