(Foto: Afoodieworld)

Gulalives.co, SEMARANG – Ladies, meminum kopi di pagi hari, ternyata tidak hanya menambah semangat dalam beraktivitas. Sebuah penelitian terbaru menemukan, minum satu cangkir kopi bisa melancarkan buang air besar dan juga berpotensi menurunkan risiko seseorang menderita kanker kolorektal.

Dulu berdua menikmati kopi sambil berbincang, kini kembali hanya sendiri. Gambar via: lmt-lss.com
Dulu berdua menikmati kopi sambil berbincang, kini kembali hanya sendiri. Gambar via: lmt-lss.com

Menurut studi yang dilakukan oleh tim peneliti di University of South California, menyatakan konsumsi kopi secara teratur membawa manfaat kesehatan bagi usus. Studi melibatkan lebih dari 5100 partisipan, pria dan wanita, yang didiagnosis menderita kanker usus besar dalam enam bulan terakhir. Selain itu, tim peneliti juga mempelajari 4000 partisipan yang tidak memiliki riwayat penyakit kanker, sebagai kelompok kontrol dalam penelitian.

Kopi (foto: bappeda.ngawikab.go.id)
Kopi (foto: bappeda.ngawikab.go.id)

Kedua kelompok diberikan kuesioner untuk menjawab beberapa topik yang berkaitan dengan kesehatan, seperti aktivitas fisik, kebiasaan merokok, diet, dan rekam medis keluarga. Sebagai bagian dari penelitian, setiap peserta diminta untuk melaporkan kebiasaan konsumsi kopi sehari-hari, termasuk kopi instan, kopi tubruk dan kopi tanpa kafein, espresso, serta jenis minuman lain.

“Kami menemukan bahwa meminum kopi dikaitkan dengan penurunan risiko kanker kolorektal,” ujar Dr Stephen Gruber, ketua peneliti, dilansir Inquistr.

Terdapat 11 tips membuat secangkir kopi nikmat dan sehat (Foto: Flightcentre)
Terdapat 11 tips membuat secangkir kopi nikmat dan sehat (Foto: Flightcentre)

Selain mengkonfirmasi temuan itu, ia pun membuat pernyataan menarik tentang peran kafein. Dr Gruber menyebutkan, bukan kafein yang menjadi ‘agen’ penurun risiko kanker. Pasalnya, kadar kafein yang diminum seseorang, tidak berpengaruh pada risiko kanker.

Dengan kata lain, kopi, dengan atau tanpa kafein, masih bisa mereduksi risiko kanker kolorektal. “Kami yakin ada senyawa lain pada kopi, selain kafein, yang jadi agen pelindung kanker dan meningkatkan kesehatan usus,” imbuhnya.

minum kopi
http://photos.tin8.co/

Penelitian menyebutkan, satu atau dua gelas kopi per hari, bisa menurunkan risiko kanker kolon hingga 26 persen.  Di sisi lain, penelitian membuktikan, semakin banyak konsumsi kopi, semakin rendah kemungkinan terkena kanker. “Risiko kanker bisa turun hingga 50 persen bagi mereka yang mengonsumsi kopi lebih dari 2,5 cangkir per hari,” terang Dr Gruber.

Tapi, dia tidak ingin buru-buru menyimpulkan bahwa konsumsi kopi lebih banyak akan semakin baik bagi kesehatan. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut guna mendukung temuan tersebut. “Dibutuhkan penelitian lanjutan sebelum menganjurkan untuk konsumsi kopi lebih banyak sebagai tindakan pencegahan kanker kolorektal,” sebutnya.

(Foto: Skinnyms)
(Foto: Skinnyms)

Di Indonesia, kanker kolorektal lebih dikenal sebagai kanker usus besar. Menurut data Kementerian Kesehatan pada 2006, kanker kolorektal merupakan jenis kanker ketiga terbanyak di Indonesia dengan tingkat prevalensi sebesar 1,8 per 100 ribu penduduk.  Jumlah ini diperkirakan akan semakin meningkat seiring dengan perubahan pola hidup penduduk Indonesia.

Selain itu, bila Anda sama seperti kebanyakan orang, tak lama setelah minum secangkir kopi biasanya muncul rasa ingin buang air besar (BAB). Malah, sebagian orang yang sering sulit “ke belakang” mengandalkan kopi untuk menuntaskan masalahnya.

kopi merapi
Kopi Merapi. Via : www.ayogitabisa.com

Tetapi, mengapa kopi bisa membuat BAB lebih lancar? Ada banyak penyebabnya. Pertama, kopi meningkatkan kontraksi di usus dan mengaktifkan gerakan usus, hingga akhirnya feses bergerak menuju rektum.

Menurut sebuah penelitian, kopi merupakan zat yang paling signifikan meningkatkan gerakan usus, bahkan 60 persen lebih kuat dibandingkan air hangat.  Kafein bukanlah satu-satunya zat aktif dalam kopi yang membuat perut terasa mulas. Beberapa saat setelah kita meneguk kopi dan mencapai lambung, beberapa zat akan memicu pelepasan hormon tertentu.

kopi manggar
Kopi Manggar. Via : momtravelerblog.wordpress.com

Hormon itu misalnya, motilin yang merangsang kontraksi usus, atau gastrin yang menyebabkan pelepasan asam di lambung. Itu sebabnya perut terasa mulas dan seperti ada desakan untuk BAB.

Selain ngopi, di pagi hari usus besar juga lebih aktif dibandingkan waktu lain dalam sehari. Ini merupakan bagian dari irama sirkadian tubuh. Jadi, bukan hanya minum kopi yang membuat kita lebih mudah BAB di pagi hari, tapi sebenarnya secara alami usus kita memang aktif.

(Foto: Innovativeos)
(Foto: Innovativeos)

Bila Anda akan melakukan perjalanan jauh, sebaiknya hindari minum kopi paling tidak 2 jam setelah bangun tidur. Selain itu, untuk menunda BAB, sebaiknya jangan memadukan kopi dengan makanan berat atau aktivitas fisik karena bisa membuat gerakan usus meningkat. (DP)

loading...

LEAVE A REPLY