ilmsource.com

Gulalives.co, Depok – Saat kita melakukan kesalahan pasti akan mendapat balasan dari hal tersebut. Namun Allah selalu memberikan hambanya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Ada juga beberapa kesalahan atau dosa yang Allah maafkan.

Sahabat Ibnu ‘Abbas Radliyallahu ‘anhuma meriwayatkan dari Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah memaafkan umatku karena aku (apa yang mereka lakukan) tanpa ada kesengajaan, lupa dan apa yang mereka dipaksa untuk melakukannya.” [Hadits Hasan riwayat Ibnu Majah dan Al Baihaqi]

Kesalahan apakah yang dimaafkan oleh Allah?

1. Keliru (Tidak Disengaja)

www.psychologies.co.uk
www.psychologies.co.uk

Seseorang yang meninggalkan perintah Allah atau melanggar larangan Allah dengan tidak sengaja atau keliru, maka ia dimaafkan oleh Allah atau tidak berdosa. Ia juga tidak mendapat hukuman karena kekeliruannya tersebut. Walaupun begitu, terdapat kesalahan yang memang tidak mendapat dosa namun ia tetap menerima konsekuensi hukumnya.

Mengapa hal tersebut dimaafkan? Karena orang yang keliru atau tidak sengaja, tidak memiliki unsur kesengajaan dalam dirinya melakukan kesalahan tersebut, sehingga tidak ada dosa yang menimpanya.

Allah SWT berfirman: “…Dan tidak ada dosa atasmu jika kamu khilaf tentang itu, tapi (yang ada dosanya) apa yang disengaja oleh hatimu. Allâh Maha pengampun, Maha penyayang.” [al-Ahzâb/33:5]

2. Melakukan Sesuatu Karena Terpaksa

ilmsource.com
ilmsource.com

Seseorang yang dipaksa melakukan sesuatu baik berupa perkataan atau perbuatan, maka ia tidak akan dihukum atas kesalahan yang dilakukannya. Dan perkataan tersebut tidak bermakna apa-apa karena perkataan yang keluar dari mulutnya itu tidak dilandasi dengan kemauan di dalam hatinya . Karena, Nabi bersabda, “Bahwa termasuk yang dimaafkan adalah, ‘Segala sesuatu yang dipaksa.”

3. Lupa

pranichealingpenn.com
pranichealingpenn.com

Kesalahan berikutnya yang dapat dimaafkan oleh Allah adalah lupa. Maksud lupa di sini adalah lupa yang tidak disengaja. Sedangkan jika kesalahan tersebut dilakukan karena lupa yang disengaja seperti memang tidak mau mengingat, maka ia dihukum walaupun melakukannya karena lupa.

Itulah salah satu bukti kasih sayang Allah pada hambanya. Tetapi perlu diketahui bahwa perbuatan dosa yang disebabkan oleh keliru, lupa dan terpaksa, tidak langsung dimaafkan begitu saja. Karena ada perbuatan dosa yang tetap dituntut pertanggungjawaban akibat perbuatannya tersebut. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY