Cerita Rakyat Nusantara (iosappdownload.org)

Gulalives.co, Depok- Cerita rakyat nusantara merupakan kisah-kisah dari berbagai daerah di Indonesia. Hampir setiap provinsi di seluruh Indonesia memiliki cerita rakyat yang berkembang dari legenda-legenda pada masyarakat daerah tersebut. Cerita rakyat merupakan kekayaan budaya yang beraneka ragam yang terdapat di Indonesia.

Perkembangan cerita rakyat nusantara memang hanya melalui mulut ke mulut dari orang tua-orang tua. Tetapi kini, cerita rakyat seperti sudah terlupakan oleh generasi-generasi muda yang seharusnya lebih peduli terhadap keberadaan cerita-cerita rakyat yang selalu mengajarkan dan memberikan pesan moral.

Indonesia sangat kaya akan cerita rakyat, terdapat ratusan bahakan ribuan cerita rakyat yang berkembang di Indonesia. Cerita rakyat biasa berkaitan erat dengan budaya setempat. Namun kini cerita rakyat seperti terpendam, dan tidak pernah terdengar gaungnya kembali. Cerita rakyat merupakan cerita peradaban budaya Indonesia.

Harusnya lembaga pendidikan di Indonesia lebih menggenalkan cerita rakyat di Indonesia kepada para siswa. Agar mereka lebih mengenal cerita rakyat. Di era modern seperti ini, cerita rakyat seperti terkubur dengan kemajuan teknologi. Harusnya kemajuan teknologi, dapat digunakan oleh pemerintah, budayawan, dan masyarakat untuk terus memajukan cerita rakyat melalui film-film.

Ada beberapa cerita rakyat dari beberapa daerah yang akan kami berikan kepada Anda, agar Anda kembali mengingatnya dan juga kembali menceritakan kepada anak-anak Anda.

#1. Cerita Rakyat dari Aceh : Atu Belah Atu Bertangkup

batu belah yang menjadi cerita rakyat aceh (wisatakengon.blogspot.com)
batu belah yang menjadi cerita rakyat aceh (wisatakengon.blogspot.com)

Atu Belah Atu Bertangkup merupakan cerita rakyat dari tanah gayo yang bercerita mengenai kehidupan sebuah keluarga yang amat miskin. Keluarga ini memiliki dua orang anak. Anak yang pertama sudah berumur tujuh tahun dan kedua masih menyusu.

Suatu ketika, di musim panceklik keluarga ini sangat sulit untuk mendaptkan makanan. Sang ayah yang hanya seorang petani. Meskipun bertani, sang ayah suka berburu rusa, ayah tersebut juga suka mengumpulkan belalang untuk makanan. Belalang tersebut dikumpulkan di lumbung padi milik mereka.

Namun saat itu, anak mereka yang besar merengek ingin makan dengan ikan, sebagai lauknya. Karena tidak tersedianya ikan, si anak mengambil belalang di lumbung. Ketika keluar, anak tersebut lupa untuk menutup pintu lumbung sehingga menyebabkan belalang-belalang tersebut terbang keluar.

Ketika ayahnya pulang berburu, ayah dalam keadaan kesal, karena ia tidak mendapat hasil buruan. Kekesalannya menjadi ketika melihat belalang-belalang yang sudah tidak ada di dalam lumbung. Sang ayah akhirnya marah terhadap sang istri yang tidak bisa menjaganya,  akhirnya sang ayah memukul istrinya hingga babak belur.

Akhirnya dalam keadaan babak belur, sang ibu pergi ke Atu Belah. Atu Belah akan memakan dan menelan siapapun yang memang ingin di makan. Asalkan orang yang ingin di makan bernyanyi dalam bahasa gayo.

Akhirnya sang ibu bernyanyi dengan bahasa gayo. Seperti ini nyanyiannya “Atu Belah, atu bertangkup..ini nge sawah janyinte masa dahulu”. Begitulah si ibu menyanyi yang artinya Batu Belah, batu bercakup, sudah tiba janji kita masa lalu.”  Dan secara perlahan batu belah menelan sang ibu.

Cerita rakyat atu belah atu batangkup memiliki pesan moral. Sebagai anak kita harus selalu mendegarkan nasihat orang tua. Jika berbuat salah kepada orang tua segeralah meminta maaf kepada mereka. Kasih ibu sepanjang masa, ia pasti mengampuni kesalahan-kesalahan kita. Selalu berjiwa besar untuk memaafkan.

#2.  Cerita Rakyat Danau Toba, Sumatera Utara

Cerita Rakyat Danau Toba (nyoozee.com)
Cerita Rakyat Danau Toba (nyoozee.com)

Anda semua mungkin sudah mengetahui danau toba Sumatera Utara. Masyarakat setempat mempercayai, jika danau Toba terbentuk dari kutukan seorang putri jelmaan ikan. Bukan karena letusan dari gunung merapi yang ada disekitar danau ratusan tahun lalu.

Cerita rakyat danau Toba merupakan cerita rakyat yang bercerita tentang seorang petani miskin yang bernama Toba. Meskipun miskin, toba merupakan orang yang sangat rajin bekerja. Suatu waktu ia sedang memancing guna mencari aluk untuk makan, tak disangka ikan yang ia peroleh dapat berbicara.

Ikan itu bisa berubah menjadi putri yang sangat cantik. Dan jelmaan ikan tersebut berjanji akan menikahinya jika Toba sanggup memenuhi syarat dari ikan. Akhirnya Toba menyanggupi syaratnya. Syaratnya adalah ketika ia memiliki anak, Toba harus berjanji untuk tidak mengatakan jika anaknya itu adalah keturunan dari jelmaan ikan.

Setelah menikah dan di karuniai anak yang bernama Samosir, Toba dan putri ikan memiliki anak yang sangat nakal. Anak itu selalu makan berkali-kali dengan porsi yang cukup banyak. Suatu waktu, anak tersebut disuruh oleh ibunya untuk mengantarkan rantang makanan untuk ayahnya yang sedang berladang.

Tak diduga rantang yang berisi nasi dan lauk tersebut di makan oleh Samosir dalam perjalanan menuju ladang. Ketika rantang tersebut diberikan kepada sang ayah, ayahnya pun kaget, karena rantang itu sudah kosong. Dan ayah itu marah besar dan mengucapkan kata kasar kepada Samosir “dasar anak ikan.”

Samosir akhirnya pulang dan mengadu kepada sang ibu. Ibunya yang jelmaan putri ikan itu sangat sedih mendengar hal tersebut. Lalu sang ibu meminta Samosir untuk naik ke atas gunung. Dan putri jelmaan ikan itu menghilang, di tempat ia menghilang muncul mata air yang menggeluarkan air sangat deras. Hingga tempat dan desa ia tinggal tenggelam dan kini dikenal sebagai danau Toba.

Pesan moral yang dapat kita petik dari cerita rakyat danau Toba adalah sebagai manusia yang sudah berjanji, kita wajib menepati janji yang sudah pernah kita ucapkan, agar tidak ada orang yang tersakiti oleh kita.

#3. Cerita Rakyat dari Bangka Belitung, Si Penyumpit

Cerita-Rakyat-dari-Bangka-Belitung-Si-Penyumpit (dongengceritarakyat.com)
Cerita-Rakyat-dari-Bangka-Belitung-Si-Penyumpit (dongengceritarakyat.com)

Si Penyumpit merupakan sebutan seorang laki-laki yang sangat pandai menyumpit hewan buruan. Ia juga terkenal oleh warga desa sebagai pemuda yang pandai dalam meramu obat.

Pada suatu hari, si penyumpit diminta oleh kepala desa, di tempat ia tinggal untuk menjaga sawah milik kepala desa tersebut. Kepala desa itu bernama Pak Raje, ia sangat terkenal sebagai kepala desa yang kikir.

Pak Raje meminta si penyumpit untuk menjaga sawahnya, karena almarhum ayah si Penyumpit pernah memiliki hutang kepada Pak Raje. Tanpa pikir panjang, Penyumpit menerima permintaan kepala desa tersebut.

Di malam pertama ia bertugas, ketika itu terdapat segerombolan babi hutan yang menyerbu sawah milik pak Raje. Akhirnya si penyumpit yang mengumpat, dan ia meniupkan alat sumpitnya dan sasarannya pun mengenai babi hutan tersebut.

Tanpa diduga, ketika ia berjalan ke tempat babi hutan yang terkena sumpitannya, babi hutan tersebut sudah tidak ada. Namun ia melihat ceceran darah yang mengarah ke hutan. Lalu, si Penyumpit mengikuti ceceran darah tersebut, hingga tiba di satu rumah. Ia mengintip ke dalam rumah tersebut, dan melihat ada beberapa wanita cantik serta seorang wanita cantik yang berdarah, dan ia melihat darah tersebut berasal dari sumpit si Penyumpit.

Lalu, beberapa wanita cantik yang berada di dalam rumah tersebut marah terhadap si penyumpit. Tetapi untuk meminta maaf si Penyumpit akhirnya mengobati luka wanita cantik tersebut. Akhirnya si wanita cantik tersebut memberi sebuah bungkusan kecil.

Setibanya di rumah, si penyumpit membuka bungkusan tersebut, dan ia kaget melihat bungkusan itu yang ternyata adalah perhiasan emas, intan dan berlian.akhirnya si penyumpit menjual perhiasan tersebut untuk membayarkan hutang almarhum ayahnya kepada pak Raje.

Pak Raje kaget terhadap si Penyumpit, tanpa rasa takut si Penyumpit pun bercerita tentang apa yang dialaminya. Lalu, pak Raje mengikuti cara si penyumpit. Namun, pak Raje gagal, karena ia tidak meracik obat seperti yang dilakukan oleh si penyumpit.  Akhirnya pak Raje di serang oleh siluman babi hutan tersebut, dan setibanya di rumah putri pak Raje kaget.

Lalu, putri pak Raje memanggil si penyumpit. Akhirnya penyumpit mengetahui mengapa pak Raje seperti itu. Ia pun akhirnya mengobati ak Raje, dan setelah itu si Penyumpit di nikahkan oleh putri pak Raje. Sebagai balas budi pak Raje kepada si Penyumpit.

Umur pak Raje yang semakin tua membuat pak Raje harus melepaskan jabatan kepala desa. Dan Jabatan tersebut diserahkan kepada si penyumpit. Si penyumpit menjadi kepala desa, ia sangat terkenal sebagai pemimpin yang arif dan bijaksana dalam menjalankan tugasnya.

Pesan moral dari cerita rakyat si penyumpit adalah, kecurangan tak akan berbuah kebaikan. Percaya pada kemampuan diri sendiri dan terus berusaha sekuat tenaga, itulah yang membuahkan kemenangan.

loading...

LEAVE A REPLY