GULALIVES.com, Depok- Umur berapa Anda berani pergi sendirian tanpa ditemani orangtua? Kebanyakan menjawab ketika menginjak umur 12 tahun atau telah duduk dibangku SMP. Hal itu merupakan hal yang lumrah mengenal orangtua Indonesia yang cenderung protektif pada keselamatan anaknya. Belum lagi akhir-akhir ini tingkat kejahatan pada anak meningkat membuat orangtua enggan anak-anaknya lolos dari pantauan mereka. Beda di Indonesia beda pula di Jepang. Di Jepang, anak-anak sudah diajarkan untuk menjadi pribadi yang independen bahkan sejak mereka masuk SD.

Setiap paginya mereka bersiap ke sekolah tanpa dibantu orangtua. Mulai dari bangun, bersiap-siap dan akhirnya pergi sekolah. Pemandangan orangtua yang mengantarkan anaknya seperti yang biasa disaksikan di Indonesia tidak pernah terjadi di Jepang. Orangtua anak-anak hanya mengantarkan sampai ujung pintu rumahnya saja. Barulah anak-anak pergi ke sekolah sendiri.

Memang tak ada masalah jika sekolah berlokasi dekat dengan rumah. Namun tak sedikit anak-anak yang sekolahnya terletak di kota lain hingga mereka harus menempuh perjalanan dengan kereta atau bus. Perjalanan tak sesingkat hanya naik bus atau kereta, namun ada pula yang harus berganti kereta atau transit di stasiun untuk sampai ke sekolahnya. Jika Anda mengunjungi negeri sakura ini maka jangan heran jika melihat anak-anak SD di sana duduk sendirian tanpa ditemani orangtua.

Menjadi anak-anak yang independen sendiri bukanlah hal yang tabu di Jepang. Hal ini sudah berjalan lama. Mengapa orangtua sepertinya santai melihat anaknya lalu lalang di kota sendirian? Jawabannya tak lain tak bukan karena rendahnya tingkat kriminalitas di Jepang. Tercatat hanya ada satu kejahatan anak yang terjadi pada tahun 2015 membuat orangtua merasa yakin untuk melepaskan anaknya ke dunia luar. Tidak percaya? Simak video berikut!

Bagaimana dengan Anda, berani membentuk anak independen seperti anak-anak Jepang? (AH)

loading...

LEAVE A REPLY