Tex Saverio behind the scene.

Gulalives.com, JAKARTA – Perancang busana muda Indonesia yang mendunia, Tex Saverio sukses menggelar peragaan busana tunggal perdananya di ballroom Hotel Raffles Kuningan Jakarta, 25 Mei lalu. Tex sukses menjawab rasa penasaran penonton setelah tiga tahun absen dari pergelaran busana.

Mengusung tema Absolutex, desainer kelahiran 1984 ini menampilkan koleksi busana couture dalam 3 sekuens. Di hadapan para pencinta mode, desainer yang mirip tokoh komik manga Jepang ini mengaku gugup, meskipun selama 2 tahun ia sudah menyiapkan karya-karya spektakuler yang ditampilkan malam itu di hadapan para fashionista yang bertepuk tangan memberikan dukungan dan apresiasi terhadap karya perancang dengan ciri khas busana buatan tangan detail ini.

Tex Saverio sukses menggelar peragaan busana tunggal perdananya bertema Absulutex di ballroom Hotel Raffles Kuningan Jakarta, Jakarta, 25 Mei 2016.
Tex Saverio sukses menggelar peragaan busana tunggal perdananya bertema Absulutex di ballroom Hotel Raffles Kuningan Jakarta, Jakarta, 25 Mei 2016.

“Ada perasaan tertekan, tapi juga semangat. Yang saya pikirkan saat ini adalah harus menampilkan hal terbaik dan maksimal untuk saya dan bagi semua yang menonton,” kata Tex.

Didukung perancang aksesori Rinaldy A. Yunardi, Tex, yang karya-karyanya dikenakan orang tersohor di Hollywood, seperti Lady Gaga, Jennifer Lawrence, dan Kim Kardashian, menampilkan rancangan adibusana terbaiknya dalam tiga babak (sekuens).

“Setiap sekuens ada tema yang berbeda dengan pesan-pesan kuat,” ujar Tex tanpa merinci pesan apa yang dimaksud.

Tex Saverio sukses menggelar peragaan busana tunggal perdananya bertema Absulutex di ballroom Hotel Raffles Kuningan Jakarta, Jakarta, 25 Mei l2016.
Tex Saverio sukses menggelar peragaan busana tunggal perdananya bertema Absulutex di ballroom Hotel Raffles Kuningan Jakarta, Jakarta, 25 Mei l2016.

Tex menampilkan rancangan dengan teknik couture. Detail-detail buatan tangan itu terlihat jelas di atas panggung dengan tata cahaya yang spektakuler. Aksesori yang dikenakan para model, mulai mutiara hingga kristal, tidak menutupi karakter rancangan Tex.

Rinaldy A. Yunardi, desainer perhiasan yang diminta Tex mendesain perhiasan pelengkap show mengatakan, “Tex merupakan perancang yang berbakat dan punya karakter yang kuat, sehingga mudah bagi saya memilihkan aksesoris pendukung bagi dia (Tex). Saya pilih aksesoris yang tidak menyaingi kekuatan desain Tex, melainkan jadi penyeimbang.”

Masing-masing desainer memiliki karakter yang kuat dan saling bersinergi dalam koleksi ini. Rinaldy yang bergabung dengan Asian Couture Federation itu memanfaatkan tiga material dasar dalam aksesorinya, yakni kawat, mutiara dan kristal.

Tex Saverio sukses menggelar peragaan busana tunggal perdananya bertema Absulutex di ballroom Hotel Raffles Kuningan Jakarta, Jakarta, 25 Mei 2016.
Tex Saverio sukses menggelar peragaan busana tunggal perdananya bertema Absulutex di ballroom Hotel Raffles Kuningan Jakarta, Jakarta, 25 Mei 2016.

“Saya tak boleh mengalahkan karakter Tex. Saya dikirimkan panduan warna saja, saya kerja sendiri setelah selesai saya kasih koleksi saya. Saya aplikasikan ke aksesori,” kata Rinaldy.

Malang-melintang di panggung mode bergengsi Indonesia, nama dan karya Tex Saverio tak lagi asing di mata penikmat mode lokal. Busana adibusananya dikenakan Lady Gaga, juga Kim Kardashian dan Jennifer Lawrence dalam film “The Hunger Games: Catching Fire”.

Perihal show tunggalnya kali ini, Tex memberikan komentar, “Terakhir saya mengeluarkan koleksi couture di tahun 2013. Saya rasa sudah saatnya. Saya ingin mempersembahkan sesuatu yang spesial. Ini adalah Kontribusi saya kepada dunia kreatif secara keseluruhan. Saya ingin kuat secara konsep denga karakter, DNA dan visi yang sama.”

Sebagai desainer yang mengkhususkan diri pada adibusana, Tex menawarkan gaun-gaun dengan esensi dari kata couture itu sendiri, yakni kekuatan pada material dan detail yang seluruhnya dikerjakan oleh tangan.

“Saya membawa pesan-pesan yang sepertinya semua orang Indonesia tahu. Saya eksplorasi teknik couture sendiri semua detailnya itu buatan tangan,” tambah desainer lulusan Bunka Fashion School.

Tak diragukan lagi, Tex Saverio adalah desainer muda berbakat dan memiliki visi kuat dalam dunia fashion Indonesia. Dia dijuluki oleh media asing sebagai “Alexander McQueen of Indonesia” berkat karyanya yang unik dan berkarakter kuat.

Selamat, Tex! (VW)

 

loading...

LEAVE A REPLY