10 tips aman belanja online untuk menghindari penipuan.

Gulalives.com, JAKARTA – Berbelanja di toko online sudah menjadi gaya hidup, bahkan kebutuhan masyarakat urban dewasa ini. Betapa tidak, belanja online terasa kian mudah, pilihan banyak dengan beragam metode pembayaran. Mau transfer, pakai kartu kredit atau bahkan cash on delivery (COD), semuanya bisa.

Bagi sebagian orang, belanja online lebih mengasyikkan ketimbang harus berdesakan di mal untuk membeli segala kebutuhan, khususnya belanja untuk memenuhi kebutuhan menjalng hari raya.

Dimana ada gula di situ ada semut. Begitu pula dengan maraknya belanja online belakangan ini. Banyak oknum yang memanfaatkan tren belanja online untuk sesuatu yang bersifat negatif dan merugikan konsumen.

10 Tips aman belanja online untuk mencegah penipuan. Foto: nhagov.pk
10 Tips aman belanja online untuk mencegah penipuan. Foto: nhagov.pk

Nah, agar tidak tertipu saat belanja online, menjadi konsumen cerdas adalah sebuah keharusan. Agus Tjandra, CEO dan Founder Lojai.com yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua idEA (Asosiasi Ecommerce Indonesia) berbagi 10 tips belanja online agar tidak terkena penipuan.

Simak paparannya sebagai berikut:

1. Ketahui umur situs belanja online. Situs belanja online yang berusia di atas 5 tahun dinilai kokoh dan sehat.

2. Toko online memiliki sistem pembayaran sendiri (kartu kredit atau alat pembayaran online dengan bank yang dikenal di Indonesia), selain bisa dengan cara transfer.

10 Tips aman belanja online untuk mencegah penipuan.  Foto: tnooz
10 Tips aman belanja online untuk mencegah penipuan. Foto: tnooz

3. Jangan cepat tergiur dengan promosi atau promo yang diluar batas atau terlampau murah.

4. Konsumen mendapat resi bukti pengiriman barang dan bisa melakukan pelacakan posisi barang.

5. Toko online itu memiliki reputasi baik dan jelas asal-usulnya.

6. Toko online memiliki rekanan dengan bank yang dikenal baik di Indonesia.

10 Tips aman belanja online untuk mencegah penipuan.
10 Tips aman belanja online untuk mencegah penipuan.

7. Simpan bukti transfer sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan konsumen dapat menunjukkan bukti pembayaran.

8. Pengurus/pemilik/penanggung jawab toko online dikenali, jadi bukan tokoh fiktif.

9. Pilih toko online yang memiliki platform online, bukar sekadar blog.

10. Memiliki Fasilitas Live Chat sehingga konsumen dapat bertanya atau berinteraksi dengan toko online yang hendak dibeli produk/jasanya.

Nah, semoga tips belanja online yang aman tadi membantu kita menghindarkan diri dari penipuan oknum tak bertanggung jawab yang belakangan ini marak gentayangan mencari mangsa konsumen yang suka belanja di dunia maya. (VW)

 

loading...

LEAVE A REPLY