GULALIVES.com, Depok- Tak sedikit wanita bermimpi untuk mengelilingi dunia, untuk bangkit dari kursinya dan pergi melihat keindahan yang Tuhan lukiskan di bumi ini. Bahwa ternyata di luar sana ada banyak hal yang dapat dilakukan seperti bertemu orang baru, merasakan gegar budaya dengan budaya negara lain, sampai melihat keajaiban-keajaiban dunia yang terkadang tak dapat dicerna dengan logika manusia.

Sayangnya, masih sedikit wanita Indonesia yang berani untuk menggemblok tas ranselnya lantas pergi melihat indahnya dunia. Mereka hanya bisa menatap iri para pria atau segelintir wanita yang punya keberanian lebih untuk traveling. Tak bisa disalahkan juga, banyaknya kasus kejahatan yang menimpa para traveler wanita di negara-negara lain kerap menghantui. Apalagi harus diakui, di negara lain yang asing, tak kala wanita sering menjadi tak berdaya dan jadi sasaran empuk kriminalis.

Hal itu tak membuat Trinity menjadi ciut untuk melihat indahnya dunia. Dengan atau tanpa teman yang menemani, ia tetap menjajahkan kakinya ke negara-negara asing. Trinity sendiri merupakan seorang backpacker  atau traveler dengan ongkos minim.

Trinity, traveler wanita Indonesia. Gambar via: backpackstory.me
Trinity, traveler wanita Indonesia. Gambar via: backpackstory.me

Tak heran banyak pengalaman unik yang ia dapatkan lewat perjalanan minim dananya ini. Dimulai dari pergi mengunjungi sungai terpanjang di dunia yakni sungai Amazon, melihat Machu Pichu yang merupakan surganya para backpacker, sampai terkena penyakit gunung di Peru. Pengalaman-pengalaman selama perjalanannya Trinity tuangkan ke dalam blog dan buku yang berjudul The Naked Traveler.

Gambar via: naked-traveler.com
Gambar via: naked-traveler.com

Banyaknya antusias pembaca terhadap buku-buku yang ditulisnya, Trinity sadar bahwa traveling yang sebelumnya hobi kini menjadi pilihan hidupnya. Maka ia lalu berhenti dari pekerjaannya dan memulai karir menjadi travel writer. Nyatanya memang banyak wanita yang penasaran seperti apa sih seorang wanita Indonesia seorang diri mengunjungi belahan dunia lain? Ditambah pada tahun 2012 sampai 2013 Trinity lantas mewujudkan impian para traveler, yakni keliling dunia. Selama satu tahun itu ia pergi menjelajah 22 negara di dunia, dengan jarak 144.557 kilometer dari Jakarta. Pengalaman traveling keliling dunia ia kembali tuangkan dalam buku The Naked Traveler Around the World yang dibagi menjadi dua bagian.

Gambar via: www.yes24.co.id
Gambar via: www.yes24.co.id

Selain aktif menulis buku, Trinity juga sering diundang ke dalam seminar-seminar traveling untuk berbagi pengalamannya. Hal ini semakin menginspirasi wanita-wanita Indonesia untuk mengikuti langkahnya yakni traveling. Sampai sekarang, Trinity masih aktif jalan-jalan mengunjungi tempat-tempat yang belum terjamah. Baginya, masih banyak tempat di dunia yang harus ia saksikan dengan mata kepalanya sendiri.

Islam menyerukan umat-Nya untuk traveling

Gambar via: www.pinkpangea.com
Gambar via: www.pinkpangea.com

Selain melihat contoh nyata seorang wanita tangguh Indonesia menjelajah dunia, ternyata Islam sendiri menyerukan umat-Nya untuk pergi traveling. Traveling sesungguhnya diserukan agar umat Islam melihat kebesaran Allah SWT. Bahwa semua keajaiban-keajaiban dunia yang bahkan tak pernah larut dicerna logika adalah wujud kebesaran Allah SWT. Maka dari itu lewat ayat Al-Quran dijelaskan mengapa umat Islam harus pergi melihat dunia, QS: Al Mulk- ayat 15 yang bebunyi,

Gambar via: tandapagar.com
Gambar via: tandapagar.com

Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

Selain untuk melihat kebesaran Allah SWT lewat nikmat keindahan yang Ia lukis di dunia ini, tak banyak yang tahu bahwa traveling itu penting untuk umat Islam bahkan sejak zaman para Rasul. Di masa awal penyebaran Islam, traveling menjadi salah satu alasan betapa luasnya ajaran Islam tersebar di dunia. hal ini terbukti dari makam Saad bin Abi Waqqas yang terdapat di Cina, menunjukan dedikasi sahabat Rasul terhadap penyebaran ajaran Islam.

Hal lain yang membuktikan bahwa traveling menjadi unsur penting penyebaran ajaran Islam adalah proses pembuatan Sahih Bukhari. Imam Bukhari kerap melakukan perjalanan yang jauh hanya untuk mengkonfirmasi hadist pendek. Di dalam buku tersebut terdapat ribuan hadist, maka bayangkan berapa tempat yang beliau datangi untuk mengkonfirmasi hadist-hadist ini. Melihat dedikasinya, Imam Khatib Al Baghdadi menyusun kitab yang khusus membahas perjalanan hadist-hadist tersebut yang diberi nama Rihlah Fii Thalabil Hadist atau Perjalanan Mencari Hadist.

Allah SWT tidak pernah memerintahkan umat-Nya jika tidak ada manfaatnya bagi mereka. Bahkan dalam memerintahkan umat-Nya untuk traveling, ternyata Allah SWT memberikan banyak manfaatnya. Manfaat yang dapat diraih dari traveling di antara lain adalah menambah wawasan, menambah rezeki, bersilahturahmi dengan saudara sesama umat Islam, dan banyak lagi.

Banyaknya manfaat yang diraih dan contoh yang nyata, apa ada alasan lain untuk Anda hanya duduk diam? Segerahlah rencanakan traveling Anda dan lihat betapa indahnya dunia ini. (AH)

loading...

LEAVE A REPLY