Gambar via: psychocoffeemorning.com

GULALIVES.com, Depok- Sholat merupakan tiang agama Islam. Maka sudah tugas dari orangtua mengajarkan anak-anaknya untuk sholat. Namun, tak sedikit orangtua mengalami kesulitan dalam mengajarkan sholat. Hal ini dikarenakan anak-anak yang memiliki konsentrasi yang mudah buyar hingga sering kali lupa pada pelajaran apa yang diajarkan padanya, termasuk gerakan dan bacaan sholat. Sebelumnya orangtua harus memahami bahwa mengajarkan sholat pada anak-anak merupakan rangka pembiasaan, mereka belum bisa mengerti apa itu kewajiban. Untuk mempermudah mengajarkan sholat kepada anak, simak tips berikut!

  1. Anak-anak mencontoh apa yang dia lihat, maka jadilah teladan untuk mereka

Adik mengikuti kakaknya sholat. Gambar via: islaminindonesia.com
Adik mengikuti kakaknya sholat. Gambar via: islaminindonesia.com

Lingkungan keluarga merupakan tempat belajar utama si kecil. Banyak pelajaran yang ia petik dari apa yang ia dengar, lihat dan rasakan setiap hari di lingkungan tempat ia tumbuh. Salah satunya adalah sholat. Maka peran orangtua dan anggota keluarga lain penting di sini, yakni dengan memperlihatkan bagaimana mereka sholat, anak-anak nantinya mengikuti. Apalagi jika semua anggota keluarganya juga sholat, maka kelak dalam dirinya tumbuh pemahaman bahwa sholat melakukan satu kegiatan yang dilakukan semua anggota keluarganya dan ia juga harus ikut melakukannya.

Rasulullah SAW sendiri telah memerintahkan orangtua untuk menjadi teladan yang baik bagi anak-anak mereka. Dengan memeragakan gerakan-gerakan sholat, orangtua secara tak langsung telah memberi teladan yang baik bagi anak. Yakni dengan menunjukan bahwa sholat adalah sesuatu yang wajib dilakukan umat Islam.

  1. Menghadirkan suasana yang nyaman dan aman

Gambar via: www.youtube.com
Gambar via: www.youtube.com

Suasana merupakan salah satu elemen penting dalam mengajarkan si kecil untuk sholat. Untuk anak-anak, Anda dapat menciptakan suasana yang menyenangkan dimana anak merasa nyaman dan aman saat belajar sholat. Jangan buat Anda seolah-olah mengguruinya, hanya segelintir anak suka dengan suasana belajar mengajar khususnya mereka yang masih berusia balita. Anda bisa berperan menjadi temannya serta mengajak untuk melakukan gerakan-gerakan sholat. Selain menciptakan suasana yang menyenangkan selanjutnya Anda bisa menciptakan suasana yang khusyuk. Hal ini secara tak langsung memberi  tahu kepada anak-anak bahwa sholat itu butuh kekhusyukan dalam menjalaninya.

  1. Melatih secara berulang-ulang

Ajak anak mengulangi gerakan dan bacaan yang telah diajarkan. Gambar via: akuanaksholeh.com
Ajak anak mengulangi gerakan dan bacaan yang telah diajarkan. Gambar via: akuanaksholeh.com

Agar anak mudah menghafal gerakan dan bacaan sholat, orangtua harus terus melatih secara berulang-ulang. Cara lain agar anak mudah menghafal adalah memajang poster bergambar gerakan dan bacaan-bacaan sholatdi dinding kamar, tepatnya di tempat yang paling sering anak lihat. Setelah itu, Anda bisa menguji hafalan gerakan dan bacaan sholat. Ingat, selalu buat suasana yang menyenangkan, aman dan nyaman. Jangan buat seolah-olah Anda sedang menguji kemampuan menghafalnya. Berilah ia pujian atau hadiah jika anak berhasil menghafal gerakan dan bacaan sholat. Jika ia masih terbata-bata, maka Anda bisa mengajarinya lagi.

  1. Jelaskan mengapa umat Islam wajib menjalankan sholat

Gambar via: www.dar-alifta.org
Gambar via: www.dar-alifta.org

Anak-anak penuh dengan rasa penasaran. Bahkan pada saat mereka menginjak umur empat tahun, sedikitnya mereka akan bertanya “mengapa” sebanyak 8-10 kali setiap harinya. Merupakan kewajiban orangtua untuk menjawab pertanyaan anak-anak. Namun kali ini, orangtua harus menjelaskan mengapa sholat itu penting. Dimulai dengan menjelaskan bahwa sholat merupakan tiang agama Islam, dimana setiap umatnya diwajibkan untuk menjalankan sholat sebanyak lima waktu dalam sehari. Jelaskan konsep dosa dan pahala, jika tidak melakukan sholat maka akan mendapatkan dosa dan pahala sebagai imbalan bagi mereka yang melaksanakannya.

Salah satu tantangan ketika sedang mengajarkan sholat adalah konsentrasi anak yang mudah buyar, maka Anda bisa menjelaskannya dengan cara yang menarik. Kreatifitas Anda sangat dibutuhkan, Anda bisa menjelaskannya lewat video atau gambar-gambar yang menarik perhatian anak.

  1. Ikut sertakan dalam Taman Pendidikan Al Quran (TPA)

Gambar via: islamickidscorner.wordpress.com
Gambar via: islamickidscorner.wordpress.com

Selain diajari oleh keluarga, Anda bisa mengikut sertakan anak dalam TPA yang ada di masjid di rumah. Bersama dengan teman-teman seumurannya si kecil akan lebih semangat dalam belajar sholat. Suasana dalam TPA juga mendukung anak untuk belajar sholat lebih giat, apalagi TPA yang bertempat di masjid. Secara langsung ia akan melihat bagaimana orang-orang selain anggota keluarganya juga menjalankan sholat. Akan tumbuh pemahaman jika sholat melakukan hal yang wajib dilakukan, bukan hanya anggota keluarganya tetapi sesama umat Islam lainnya.

Setelah pulang dari TPA jangan lupa orangtua menanyakan pelajaran apa saja yang mereka dapatkan di TPA. Setelah tanyakan ajak anak untuk kembali menghafal gerakan dan bacaan yang telah diajari di rumah dan juga di TPA.

  1. Berikan anak peralatan sholat

Gambar via: dropship-mukena.blogspot.com
Gambar via: dropship-mukena.blogspot.com

Dengan memberikan anak peralatan sholat akan timbul rasa bangga dan senang dalam dirinya. Sambil berkata “Dik, sudah diberikan peralatan sholat, sholatnya harus rajin ya”, secara tidak langsung Anda telah memberikan rasa tanggung jawab kepadanya, yakni untuk mengenakan peralatan sholat untuk ibadah. Berikan peralatan sholat yang menarik, yaitu bergambar kartun favoritnya atau berwarna warna kesukannya. Dijamin si kecil akan semakin semangat untuk sholat.

Yang harus diperhatikan dalam mengajarkan anak sholat adalah selalu mengulangnya agar ia selalu ingat. Selain itu tekankan padanya bahwa sholat adalah ibadah yang wajib dilakukan umat Islam. Menekankan bukan berarti memaksa anak. Anak yang dipaksa justru akan bebel dan malah menolak untuk sholat. Memang dibutuhkan kesabaran saat mengajarinya namun ingatlah hal ini juga merupakan ibadah yakni menjadi contoh teladan bagi anak-anak seperti yang diperintahkan Rasulullah SAW. (AH)

loading...

LEAVE A REPLY