Gambar via: www.healthy-holistic-living.com

GULALIVES.com, Depok- Di era modern ini telah banyak cara ditemukan para ahli untuk mendapatkan tubuh langsing ideal. Termasuk banyaknya inovasi-inovasi diet yang berlomba-lomba menawarkan cepatnya mendapatkan tubuh impian tanpa efek samping. Salah satu inovasi diet yang semakin diminati masyarakat adalah diet golongan darah. Diet ini ditemukan oleh seorang dokter naturopati bernama Peter D’Adamo. Ia meyakini bahwa karateristik golongan darah dapat mempengaruhi sistem pencernaan.

D’Adamo percaya pada teori yang menyatakan golongan darah mencerna lektin atau sejenis protein dengan cara yang berbeda. Jika kandungan lektin dari makanan tidak sesuai dengan golongan darah, maka dapat memicu lambatnya metabolisme tubuh, bahkan bisa memicu penyakit lain seperti kanker! Di dalam diet golongan darah terdapat jenis makanan yang baik, netral dan dilarang. Bagaimana cara diet golongan darah bekerja?

  1. Diet golongan darah O

Gambar via: aqua4balance.com
Gambar via: aqua4balance.com

Orang dengan golongan darah O memiliki ciri rentan terkena alergi, gangguan pencernaan khususnya pada lambung dan resiko nyeri sendi. Untuk orang dengan golongan darah O, disarankan banyak mengkonsumsi  sayuran hijau. Selain itu makanan-makanan yang mengandung kadar protein hewani yang tinggi seperti seafood merupakan jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi. Namun makanan-makanan seperti terong, kentang, jamur, dan tauge atau jenis sayuran yang mengandung banyak lektin harus dihindari. Untuk olahraga, disarankan untuk melakukan bersepeda, berenang dan jogging.

  1. Diet golongan darah A

Gambar via: aqua4balance.com
Gambar via: aqua4balance.com

Menu diet yang disarankan untuk orang golongan darah A adalah mengkonsumsi makanan karbohidrat tinggi, namun rendah lemak. Dapat dikatakan orang golongan darah A untuk menjadi vegetarian karena mereka harus menghindari makan daging merah, daging bebek, daging kelinci, seafood. Makanan-makanan tinggi lemak seperti susu, keju, es krim juga harus dihindari. Untuk makanan netralnya, dapat mengkonsumsi ikan tuna, telur, roti gandum, kurma dan daging ayam. Sifat makanan yang netral tersebut tidak akan memberikan perubahan yang signifikan pada tubuh. Untuk olahraga, orang golongan darah A tak perlu olahraga yang membutuhkan banyak tenaga. Cukup dengan melakukan jalan santai, tai chi, dan yoga selama 30 menit per hari.

  1. Diet golongan darah AB

Gambar via: aqua4balance.com
Gambar via: aqua4balance.com

Rentan terhadap serangan penyakit saluran pernafasan, telinga dan sinus merupakan ciri dari orang golongan darah AB. Mereka disarankan untuk menu makanan yang berbahan seafood kecuali kepiting, tahu, dan susu. Sama seperti golongan darah A, orang dengan golongan AB dilarang mengkonsumsi daging merah, daging ayam, telur bebek, buah pisang dan air soda. Asupan karbohidrat juga harus diperhatikan.  Konsumsi asupan daging dan sayuran harus diimbangi untuk mendapatkan dampak yang baik bagi tubuh. Jenis olahraga yang disarankan adalah jogging ringan, pilates dan yoga. Dilakukan dengan intensitas yang sering untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

  1. Diet golongan darah B

Gambar via: www.johnyfit.com
Gambar via: www.johnyfit.com

Golongan darah B dikenal memiliki tingkat antibody yang paling tinggi dibandingkan golongan darah lain, karena itu orang dengan golongan darah B umumnya jarang terjangkit penyakit. Untuk diet golongan darah B disarankan mengkonsumsi aneka ikan laut, olahan susu seperti keju dan yogurt, brokoli, wortel dan terong karena baik untuk kesehatan mereka. Makanan yang harus dihindari adalah olahan daging ayam, daging bebek, kacang tanah, olahan gandum, alpukat, jagung dan air soda. Makanan-makanan tersebut dipercaya memperbesar resiko penyakit jantung bagi orang golongan darah B. Namun makanan seperti, cumi-cumi, mentega, telur ayam dan kacang merah bersifat netral bagi mereka. Untuk menambah kebugaran tubuh, orang golongan darah B disarankan menjalani olahraga dengan latihan moderat seperti modern dance, aerobic, dan senam.

Harus diingat, bagi Anda yang memiliki penyakit diabetes dan ginjal harus lebih waspada jika ingin menerapkan diet golongan darah ini. Hingga kini belum ada penelitian yang berhasil membuktikan diet ini dapat meningkatkan kinerja sistem pencernaan atau membuat tubuh lebih berenergi. Berkonsultasilah pada ahli gizi jika hendak melakukan diet agar mendapatkan saran terbaik. Tertarik untuk menjalani diet golongan darah? (AH)

loading...

LEAVE A REPLY