Adab Menuntut Ilmu (kamupipnup.org)

Gulalives.co, Depok– Menuntut ilmu memang suatu keharusan bagi setiap insan manusia. Tanpa ilmu seseorang tidak akan memiliki pengetahuan dan wawasan yang cukup dalam menjawab setiap masalah yang akan ia alami sepanjang hidupnya. Islam pun menyuruh umatnya untuk menuntut ilmu dari buaian hingga liang lahat. Tidak sekedar mencari ilmu, tetapi islam juga memberikan adab-adab dalam menuntut ilmu.

Saat ini adab mencari ilmu seperti diabaikan, oleh guru sebagai pengajar, maupun murid yang haus akan ilmu. Apa lagi jika Anda ingin bercita-cita menjadi seorang pengajar seperti guru, ustad, atau ulama. Anda wajib mengetahui adab sebelum memberikan ilmu kepada murid-muridnya. Dan juga para pencari ilmu, harus mengetahui adab-adab apa yang harus mereka lakukan.

Bagi para pencari ilmu, adab yang harus dilakukan ia harus ikhlas dan menghormati guru yang akan memberikan ilmunya kepada mereka. Di masa keemasan Islam, adab dalam menuntut ilmu selalu diperhatikan oleh para pencari dan pemberi ilmu.

Berikut adab mencari ilmu yang harus dilaksanakan bagi para pencari ilmu.

  1. Adab Menuntut Ilmu, Menyucikan Hati

    Memberishkan Hati merupakan salah satu adab sebelum mencari ilmu
    Membersihkan Hati merupakan salah satu adab sebelum mencari ilmu

Sebagai pencari ilmu, sebelum memulai aktivitas untuk mencari ilmu terlebih dahulu kita merenungi hati kita. Seperti halnya memeditasi diri. Masih adakah penyakit hati seperti iri, dendam, dan benci kepada seseorang. Jika sifat-sifat tersebut masih ada, kita wajib untuk membersihkannya terlebih dahulu.

Seorang ulama besar Imam Nawawi berkata, “Seyogyanya bagi seorang penuntut ilmu menyucikan hatinya dari kotoran-kotoran sehingga ia layak menerima ilmu, menghafal, dan memanfaatkannya.”

Ungkapan lainnya datang dari Imam Abdullah bin Alwi Al Haddad, memberikan kata-kata perumpamaan yang indah tentang hati yang kotor dalam menuntut ilmu. Dalam mencari ilmu dengan hati yang kotor ibarat madu yang diletakkan pada wadah yang kotor. Meskipun itu madu minuman yang baik, jika diletakkan pada wadah yang kotor, tidak akan pernah ada yang menginginkannya.

Begitupun dalam mencari ilmu-ilmu dunia dan ilmu agama, adab mencari ilmu dengan membersihkan jiwa merupakan kewajiban bagi Anda para pencari ilmu dan juga bagi para guru. Penyakit hati hanya akan menjadi penghalang masuknya ilmu ke dalam diri.

  1. Seorang Guru Harus Memperhatikan Cara Menyampaikan Ilmu

    Seorang Guru Harus Menyenangkan (airbornecircus.com)
    Seorang Guru Harus Menyenangkan (airbornecircus.com)

Di zaman sekarang ini banyak sekali guru-guru memberi ilmu tanpa memperhatikan cara ia menyampaikan disukai atau tidak oleh murid-muridnya. Hal ini sering kita temukan di kelas-kelas, maupun di setiap majelis ilmu seorang guru menyampaikan materi yang membosankan. Hingga para muridnya enggan datang ke majelis-majelis ilmu berikutnya.

Padahal adab ini menjadi kewajiban bagi setiap guru ketika memberikan ilmu kepada para pencari ilmu, seorang guru wajib menyampaikan ilmu dengan cara yang menyenangkan bagi para pencari ilmu, agara para murid tidak bosan dan tidak menjauhi sang guru.

  1. Adab Ketika dalam mencari Ilmu, Ikhlas Karena Allah

    Menuntut Ilmu Harus Ikhlas (tumblr.com)
    Menuntut Ilmu Harus Ikhlas (tumblr.com)

Seorang pencari ilmu harus ikhlas dalam menuntut ilmu, ini juga dilakukan untuk modal awal agar mendapat ridha dari sang guru. Ridha harus didasari dengan ikhlas, dan mendapatkan pengakuan dari sang guru bahwa ialah seorang murid yang memang bersungguh-sungguh mencari ilmu karena Allah SWT.

Adab mencari ilmu ikhlas karena memberi pengertian bahwa, setiap insan yang menuntut ilmu harus meninggalkan nasab, jabatan, dan harta. Sehingga ia dapat mencari ilmu secara total melalui para guru dan ulama dengan penuh keikhlasan kepada Allah.

  1. Bersikap Sederhana Terhadap Makanan dan Minuman

    Ilustrasi makan berlebihan. (Foto: IST)
    Tidak makan berlebihan. (Foto: IST)

Adab menuntut ilmu yang satu ini mungkin sering kita abaikan sebelum menuntut ilmu, padahal ini merupakan adab yang penting. Sebelum menuntut ilmu kita diwajibkan untuk mengkonsumsi makanan dan minuman. Tetapi kita dilarang mengkonsumsi makanan secara berlebihan. Karena itu hanya akan membuat kita tidak akan pernah fokus ketika belajar.

Seperti yang diungkapkan oleh Imam Syafi’i dalam menuntut ilmu dan beribadah, Syafi’i berkata “Aku tidak pernah merasa kenyang selama 16 tahun silam. Karena kekenyangan hanya membebani badan, mengeraskan hati, menghilangkan kecerdasan, membuat kantuk dan melemahkan orang tersebut dari beribadah.”

  1. Berhati-hati dalam Menuntut Ilmu dan Pilihlah Ilmu yang Sesuai Dengan Ajaran Islam

    Jangan Hanya Mencari Ilmu Dunia (khazanahriau.com)
    Jangan Hanya Mencari Ilmu Dunia (khazanahriau.com)

Adab menuntut ilmu yang kelima memang sering kita abaikan. Dan kita hanya mencari ilmu sekedar ilmu saja. Islam mengajarkan cari ilmu untuk semua hal kehidupan seperti ilmu aqidah, akhlaq, fiqih, dan ilmu duniawi.

Sebagai manusia di zaman modern, sebagian besar dari kita jarang mencari ilmu aqidah, akhlaq dan fiqih. Kita hanya lebih terfokus untuk mencari ilmu pengetahuan untuk dunia saja. Padahal kesemuanya memiliki hubungan yang kuat. Tanpa ada ilmu aqidah, akhlaq, dan fiqih, ditakuti manusia akan salah jalan dalam menjalani setiap kehidupan yang dilaluinya.

Keempat hal tersebut haruslah seimbang dalam mencari ilmu dan merupakan adab dalam mencari ilmu sesuai yang dianjurkan Islam.

loading...

LEAVE A REPLY