forum.detik.com

Gulalives.co, Depok – Kota Bandung bukan hanya terkenal oleh kulinernya saja, namun juga tempat wisatanya yang beragam, membuat banyak orang memilih Bandung menjadi salah satu tujuan wisata. Alasan lain memilih Bandung menjadi tempat berwisata adalah iklim Bandung yang masih sejuk, membuat berwisata menjadi lebih menyenangkan.

Jika Anda sedang berencana berlibur dan memilih Bandung sebagai tujuannya, berikut ini adalah tempat-tempat wisata yang bisa Anda kunjungi jika sedang ke Bandung.

1. Tempat Wisata Alam

Sendang Geulis Kahuripan

forum.detik.com
Sendang Geulis Kahuripan. Gambar via: forum.detik.com

Sendang geulis kahuripan adalah salah satu wisata yang sedang terkenal saat ini di Bandung. Lokasi dari sendang geulis kahuripan ini berada di Kabupaten Bandung Barat. Mata air yang bersih dan jernih, serta suasana pedesaan yang segar dan sejuk, membuat pengunjung memilih tempat ini untuk menghabiskan waktu liburannya.

Tempat wisata ini memang masih jarang didatangi, karena lokasinya yang tersembunyi dan jauh dari hiruk pikuk kota. Namun hal tersebut malah membuat sendang geulis kahuripan ini menjadi terjaga keasriannya. Jika Anda mengunjungi sendang geulis kahuripan ini, Anda bisa bermain air sambil berselfie di bawah air yang benar-benar jernih. Untuk harga tiket masuk juga terbilang murah, yaitu hanya 10 ribu rupiah saja.

Farm House Lembang

jalanjalanlovers.blogspot.com
Farm House Lembang. Gambar via: jalanjalanlovers.blogspot.com

Di Lembang terdapat sebuah tempat wisata yang sedang naik daun, yaitu Farm House Lembang. Dengan mengusung konsep peternakan ala Eropa, menjadikan farm house menjadi salah satu pilihan untu berwisata ketika berada di Bandung.

Farm house ini sendiri berada di Jalan Raya Lembang 108, Cihideung, Bandung Barat. Hanya dengan 20 ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati suasana perkebunan, peternakan, rumah Hobbit, sungai gembok cinta, dan juga mendapat susu murni dengan menukarkan tiket yang Anda punya.

Tebing Keraton

tourbandung.com
Tebing Keraton. Gambar via: tourbandung.com

Tempat wisata yang satu ini juga sedang hangat dibicarakan, yaitu tebing keraton. Banyak sekali pengguna Instagram yang memposting foto sedang berada di tempat wisata yang menyajikan keindahan alam, dan udara yang sejuk yang jauh dari polusi ini.

Tebing keraton ini berada di atas Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, Anda bisa mengunjunginya hanya dengan mengeluarkan uang 11 ribu rupiah. Jika Anda datang sebelum matahari terbit, Anda bisa menikmati suasana kota Bandung yang masih berselimut kabut tebal, ditambah keindahan matahari terbit di balik bukit sebelah timur. Jangan lupa untuk mengabadikan keindahan tersebut dengan kamera Anda ya.

Sanghyang Heuleut

www.indonesia-tourism.com
Sanghyang Heuleut. Gambar via: www.indonesia-tourism.com

Objek wisata ini adalah sebuah danau kecil yang dikelilingi oleh kawasan bebatuan yang berbukit. Kawasan ini merupakan tempat wisata yang masih tersembunyi dari masyarakat luar. Lokasinya berada di Kecamatan Rajamandala Kulon, Cipatat, Bandung Barat.

Bagi Anda yang ingin mengunjungi Sanghyang Heuleut, usahakan untuk tidak datang saat musim hujan, karena rute jalan akan sedikit licin dan danau juga akan meluap. Selain itu, karena tempat ini masih belum terjamah, maka fasilitas yang ditawarkan juga masih minim. Karena belum ada warung penjual makanan ataupun toilet disana. Maka dari itu, untuk datang kesinipun tidak dikenakan biaya sepeserpun.

Curug Bugbrug

ashadinatha.wordpress.com
Curug Bugbrug. Gambar via: ashadinatha.wordpress.com

Curug yang masih terjaga keasriannya ini, menawarkan sejuta pesona bagi pengunjungnya. Nama Curug Bugbrug sendiri diambil dari bahasa Sunda yang berarti air terjun yang tumoang tindih atau bertumpuk, karena air terjun disini akan terlihat seperti bertumpuk ketika jatuh. Di bawah air terjun tersebut juga terdapat kolam yang menampung air terjun yang jatuh dan membentuk kolam besar dengan kedalaman 3 hingga 4 meter.

Sayangnya, di curug ini terdapat larangan untuk berenang, karena adanya pusaran air yang menarik ke bawah, sehingga diberikan batasan. Namun tak perlu khawatir, karena Anda masih bisa menikmati pemandangannya yang indah sambil bersantai di saung atau pendopo yang ada disana. Biaya masuknya pun sangat terjangkau, karena Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebesar 7.500 rupiah saja.

Situ Cisanti

Menikmati Pesona Curug Cisanti
Menikmati Pesona Curug Cisanti

Sungai Citarum yang terkenal dengan sungai terkotor di dunia ternyata memiliki pesona yang indah di bagian hulunya. Yaitu Situ Cisanti, yang memiliki air yang sangat bersih dan jernih dan juga pemandangan gunung yang akan memanjakan para wisatawan yang datang. Untuk menuju ke Situ ini, hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam dari Kota Bandung, karena wilayah Situ ini berada di Pengalengan, yang berjarak sekitar 60 km dari Bandung.

Letaknya yang berada di kaki Gunung Wayang ini menjadikan Situ tersebut memiliki udara yang sejuk. Selain itu ada unsur sejarah yang dimiliki oleh Situ Cisanti ini, karena pada zaman dahulu Situ ini merupakan tempat persinggahan dari masa kerajaan hingga zaman kolonialisme.

Suasana yang sangat tenang dan juga jauh dari polusi, membuat situ ini menjadi nyaman untuk dikunjungi. Selain itu bagi Anda yang suka memancing, Situ ini bisa Anda jadikan sebagai tempat memancing juga.

Bukittunggul

Suasana Disalah satu Sudut Bukittunggul (Wisatatiga.com)
Suasana Disalah satu Sudut Bukittunggul (Wisatatiga.com)

Lokasi yang merupakan kawasan agrowisata ini terletak di Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung. Lokasi ini dikelola oleh PTPN VIII, dan merupakan perkebunan buah kina. Untuk mencapai lokasi Bukittunggul ini Anda harus melalui jalanan berliku dan juga berbatu, jadi usahakan cek dahulu kendaraan Anda sebelum menuju ke Bukittunggul ini.

Di Bukittunggul ini, Anda bisa mengajak sekaligus keluarga Anda untuk memancing di danau buatan yang bernama Sangkuriang, dan juga bisa menikmati air terjun Batusungkur. Selain itu di Bukittunggul ini tersedia fasilitas outbond untuk para pengunjung.

Curug Malela

Suasana Curug Malela, Bandung (schariev.wordpress.com)
Suasana Curug Malela, Bandung (schariev.wordpress.com)

Tak perlu jauh-jauh mengunjungi air terjun Niagara di luar negeri sana, karena Bandung juga punya air terjun yang mirip dengan Niagara, yaitu Curug Malela. Lokasinya yang tersembunyi membuat air terjun ini masih asri dan belum terlalu terjamah tangan-tangan nakal manusia.

Jika ingin ke Curug Malela, Anda harus trekking dengan medan yang lumayan berat dan Anda haruslah berhati-hati. Walaupun begitu, pemandangan selama perjalanan menuju curug ini sangat indah, dengan panorama pedesaan dan sungai yang memiliki air yang sangat jernih.

Air Terjun Batu Templek

Seorang Peseped Sedang Berfoto Ria di Curug Batu Templek, Bandung (yogiesbr.wordpress.com)
Seorang Peseped Sedang Berfoto Ria di Curug Batu Templek, Bandung (yogiesbr.wordpress.com)

Pesona air yang keluar dari sela-sela bebatuan dan jatuh ke dasar sungai merupakan daya tarik tersendiri yang diberikan oleh air terjun Batu Templek. Tinggi dari air terjun ini sendiri adalah sekitar 52 meter. Lokasinya juga dikelilingi oleh perkebunan, dan persawahan, yang dapat menambah daya tarik dan keindahan air terjun ini.

Sebelumnya lokasi ini merupakan tempat penambangan batu, bahkan masih ada juga yang menambang batuan hingga sekarang. Lokasi dari air terjun ini ada di Desa Cikadung, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, tidak jauh dari Lapas Sukamiskin, Bandung. Bagi Anda yang suka bersepeda, lokasi air terjun ini juga cocok untuk Anda.

Ranca Upas

www.panoramio.com
Ranca Upas. Gambar via: www.panoramio.com

Kawasan wisata ini dikenal dengan nama kampung Cai Ranca Upas atau sebelumnya juga dikenal dengan bumi perkemahan Ranca Upas. Pengunjung yang datang kesini bisa berkemah dengan nuansa alam yang mempesona, atau bisa juga bermain air di kolam renang air hangat yang ada di Ranca Upas.

Fasilitas lainnya yang ada di sana adalah waterboom, war games, ATV, water games, fun games, dan juga penangkaran rusa yang bisa Anda lihat secara dekat. Jika ingin ke Ranca Upas, lokasinya berada di Jalan Raya Ciwidey – Patenggang KM 11 Rancabali, Ciwidey, Bandung Selatan.

Situ Patenggang

pariwisata4indonesia.wordpress.com
Situ Patenggang. Gambar via: pariwisata4indonesia.wordpress.com

Ingin mencari ketenangan dan suasana yang romantis? Anda bisa memilih Situ Patenggang ini untuk Anda datangi. Udaranya yang dingin dan pemandangan yang indah membuat suasan di situ ini semakin menggoda para pengunjung untuk berlama-lama.

Di tengah situ patenggang juga ada sebuah daratan kecil bernama Pulau Cinta, yang bisa Anda singgahi dengan menyewa perahu yang telah disediakan disana. Lokasi situ ini berada di Jalan Raya Ciwidey – Rancabali, Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Bandung.

Kawah Putih

anekatempatwisata.com
Kawah Putih. Gambar via: anekatempatwisata.com

Kawasan wisata yang berupa sebuah danau berair hijau keputih-putihan dan dikelilingi pasir putih ini memang sangat indah di pandang mata. Bahkan pasir putih yang ada disana terlihat bagaikan hamparan salju. Jika ingin mengunjungi kawah putih, Anda bisa datang ke kawasan Bandung Selatan.

2. Tempat Wisata Edukasi

De’ Ranch

De'Ranch tempat yang asyik
De’ Ranch Sumber: fauzanrental.com

Tempat wisata ini mengadopsi konsep dunia cowboy. D’Ranch berada di Jalan Maribaya, Lembang. Dengan membayar 5 ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati keindahan pemandangan alam disana. Jika ingin berkeliling menaiki kuda dengan memakai pakaian cowboy, Anda bisa membayar 20 ribu rupiah saja. Selain itu, ada juga wahana-wahana permainan lain yang harganya hanya berkisar 10 ribu sampai 25 ribu rupiah saja.

Jendela Alam

jendela alam yang sejuk
Jendela Alam Sumber: tissue-putih.blogspot.com

Bertempat di Jalan Sersan Bajuri, Lembang, tempat wisata ini mengedepankan konsep yang unik dan menarik, yaitu mengajak para pengunjung untuk kembali ke alam. Hanya dengan membayar biaya masuk sebesar 10 ribu rupiah saat weekday dan 15 ribu rupiah saat weekend, Anda sudah bisa mengajak buah hati untuk lebih belajar mengenal dan menjaga alam secara lebih dekat.

Museum Geologi

Museum Geologi pujidarmawan.wordpress.com
Museum Geologi. Gambar via: pujidarmawan.wordpress.com

Jika Anda bertujuan untuk mengajarkan buah hati untuk mempelajari berbagai macam hal yang berkaitan dengan alam, seperti bencana alam, pemanfaat sumber daya alam, hingga fosil, bebatuan dan mineral, Anda bisa memilih Museum Geologi ini sebagai tujuan berwisata Anda. Selain bersenang-senang, buah hati juga akan bisa sekaligus belajar tentang suatu hal yang mungkin sebelumnya belum mereka ketahui.

Saung Angklung Udjo

saung angklung usjo id.indonesia.travel
saung angklung udjo. Gambar via: id.indonesia.travel

Pada tahun 1966, Udjo Ngalagena dan juga istrinya Uum Sumiati, mendirikan sebuah sanggar kesenian Sunda yang berlokasi di Jalan Padasuka 118, Bandung. Dan sanggar tersebut masih berdiri hingga sekarang, dan dinamakan Saung Angklung Udjo. Di sini tersedia akademi seni bagi anak-anak. Selain itu terdapat toko souvenir bagi Anda yang ingin membeli buah tangan untuk di bawa ke rumah. Yang menarik lainnya adalah, di sini terdapat tempat produksi angklung, yang nantinya akan dijual juga di Saung Angklung Udjo ataupun di seluruh Bandung.

Di Saung Angklung Udjo ini Anda juga bisa menyaksikan pertunjukan angklung yang dimainkan oleh anak-anak yang belajar di Saung Angklung Udjo, dan juga bagi para pengunjung bisa ikut berpartisipasi untuk memainkan angklung disana.

Bosscha Observatory

bosscha observatory en.wikipedia.org
bosscha observatory. Gambar via: en.wikipedia.org

Mengajak anak dan keluarga ke Bosscha memang paling pas, sebagai tempat pembelajaran mengenai bintang-bintang, ataupun benda langit lainnya. Namun perlu diperhatikan jadwal kunjungan Anda ya, karena ada jadwal tertentu, lebih baik untuk melakukan reservasi sebelumnya terlebih dahulu. Anda juga bisa memilih waktu kunjungan, antara pagi dan juga malam. Detail reservasi tersebut tersedia di laman website milik Bosscha Observatory.

Taman Kupu-Kupu

taman kupu-kupu tantriwandansari.blogspot.com
taman kupu-kupu. Gambar via: tantriwandansari.blogspot.com

Taman kupu-kupu ini berlokasi di Jalan Cihanjuang No. 58, Cibaligo, Cimahi, Kabupaten Bandung Barat. Taman yang memiliki koleksi lebih dari 35 jenis kupu-kupu ini sering disebut dengan nama Butterfly Square. Dengan harga tiket masuk sebesar 10 ribu rupiah, Anda sudah bisa menikmati tempat wisata sekaligus edukasi seluas 1800 m2 ini. Selain itu, Anda juga bisa membeli souvenir khas kupu-kupu disana.

Kebun Binatang Bandung

Kebun binatang bandung yang ramai
Kebun Binatang Bandung Sumber: pecintahewan.com

Di seberang Institut Teknologi Bandung (ITB), terdapat sebuah tempat wisata sekaligus edukasi yaitu Kebun Binatang Bandung. Di kebun binatang ini tersedia tempat rekreasi keluarga, dan taman bermain. Selain itu Anda bisa menunggangi gajah dan juga berkeliling danau dengan sampan.

Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution

taman lalu lintas ibnisakhiy.blogspot.com
taman lalu lintas. Gambar via: ibnisakhiy.blogspot.com

Membahas tentang tempat wisata edukasi, tidak lengkap rasanya jika tidak memasukkan Taman Lalu Lintas Ade Irma Suryani Nasution ke dalamnya. Taman lalu lintas ini sebenarnya merupakan sebuah taman kota yang dihiasi dengan berbagai macam rambu dan juga lampu lalu lintas, zebra cross, jalur kereta api dan yang lainnya. Taman ini dibangun pada tahun 1956 dan diresmikan pada tahun 1958. Nama Ade Irma Suryani Nasution ini diambil dari nama putri Jenderal Bintang Lima (Purn) Abdul Haris Nasution.

Di taman ini, Anda bisa mengajarkan mengenai pengetahuan berlalu lintas. Fasilitas yang ada di taman ini diantaranya kolam renang, karosel mini, kolam pancing, kereta mini, dan lainnya. Lokasi dari taman lalu lintas ini ada di Jalan Belitung no 1, Bandung.

3. Tempat Wisata Kuliner

Nasi Kalong

id.openrice.com
nasi kalong komplit dengan lauk pauk dan sayuran. Gambar via: id.openrice.com

Nasi kalong ini bisa Anda temui di kawasan Jalan R.E. Martadinata (Riau) no 102, Bandung. Anda bisa membeli nasi kalong ini mulai dari pukul 7 malam sampai dengan pukul 3 dini hari. Anda juga bisa mencicipi makanan khas Sunda lain di sana yang akan disajikan secara prasmanan, jadi Anda bisa bisa bebas memilih makanan apa yang akan Anda konsumsi.

Nasi kalong yang akan Anda dapatkan disini adalah nasi berwarna hitam dengan ayam goreng madu dan tumis buncis yang telah di bakar. Warna hitam nasi tersebut dihasilkan dari kluwek yang dimasak bersama nasi. Menu nasi kalong ini termasuk dalam menu yang paling laris yang ada di warung tersebut, harganya juga terbilang murah, hanya kisaran 15-30 ribu rupiah.

Warung Ceu’mar

tempatwisatadibandung.info
prasmanan yang ada di warung ceu’mar. Gambar via: tempatwisatadibandung.info

Warung yang merupakan tempat para pencari kuliner mala mini menyajikan makanan-makanan khas Sunda yang ditata dengan konsep prasmanan. Bertempat di Jalan Banceuy, warung ini buka mulai pukul 6 sore dampai 4 dini hari.

Di warung Ceu’mar ini Anda bisa mencicipi nasi rames dengan berbagai pilihan sayur dan berbagai macam lauk pauk. Namun jika Anda ingin mencicipi menu favorit disini, Anda bisa memesan gulai sapi dengan potongan daging yang empuk dan juga kuah gulai yang nikmat dan gurih.

Selain itu, ada pula lauk lain seperti tempe, tahu, bakwan, aneka olahan telur, ayam, dan daging. Jenis sayur disini juga beragam seperti aneka tumisan, oseng, seperti usus, babat bihun, dan juga lalapan. Ada pula semur jengkol untuk Anda yang suka dengan makanan tersebut. Harga satu porsi lengkap dengan lauk pauk dan sayur dan juga minuman, disini hanya dibandrol mulai harga 11 ribu rupiah.

Sate Hadori

bandung.co
sate hadori. Gambar via: bandung.co

Di Jalan Stasiun Timur, dekat dengan pintu stasiun lama Bandung, terdapat tempat Sate yang hits, yaitu Sate Hadori. Keistimewaan kuliner ini adalah dari segi rasanya yang khas dan juga nikmat. Daging kambing yang diolah menjadi sate itu pun terasa sangat empuk, apalagi saat dipadukan dengan bumbu yang sudah meresap sampai ke dalam. Satu porsi dari sate hadori ini dihargai hanya 26 ribu saja.

Gulai Harris

bhellabhello.wordpress.com
warung gulai harris. Gambar via: bhellabhello.wordpress.com

Di Jalan Asia Afrika no 151, Simpang Lima, Bandung, terdapat sebuah tempat makan yang menjadikan menu gulai sebagai andalannya, yaitu Gulai Harris. Keistimewaan gulai ini ada pada rasa kuahnya yang enak. Dan lagi, daging kambingnya sudah di olah sedemikian rupa sehingga terasa empuk saat di makan dan juga tidak berbau.

Selain menu andalan berupa gulai kambing, ada juga sate kambing yang disajikan dengan hot plate, yang menjadikan kehangatannya tetap terjaga.

Kedai Madtari

muktiwinanda.wordpress.com
salah satu menu di kedai madtari. Gambar via: muktiwinanda.wordpress.com

Kedai Madtari ini merupakan kedai yang buka selama 24 jam. Menu yang bisa Anda pilih diantaranya adalah mi, pisang, dan juga roti bakar. Tempat ini selalu ramai oleh anak muda yang menghabiskan malamnya dengan berkumpul bersama teman-teman. Mungkin jika melihat menunya akan terkesan biasa saja, namun ternyata saat makanan yang dipesan datang, Anda akan dibuat terkejut oleh topping keju yang melimpah. Jika ingin mengunjungi kedai ini, Anda bisa datang ke Jalan Rangga Gading no 12, Bandung.

Iga Bakar Si Jangkung

duniaicip-icip.blogspot.com
iga bakar si jangkung. Gambar via: duniaicip-icip.blogspot.com

Jika ingin makan iga bakar, Anda bisa datang ke Jalan Cipaganti, Bandung. Tempat makan yang memiliki nama Iga Bakar Si Jangkung ini menyajikan daging iga diatas sebuah hot plate yang terbuat dari tanah liat, dan iga tersebut punya cita rasa yang unik. Karena perpaduan rasa manis dan pedas dari iga yang empuk, membuat Anda akan ketagihan memakannya.

4. Tempat Wisata Sejarah

Gedung Sate

gedung sate icbmilleniumtours.blogspot.com
gedung sate. Gambar via: icbmilleniumtours.blogspot.com

Ikon kota Bandung ini merupakan salah satu tempat wisata sejarah yang bisa Anda nikmati saat Anda berkunjung ke Bandung. Gedung Sate ini merupakan kantor dari Gubernur Jawa Barat. Terletak di Jalan Diponegoro No 22, Bandung.

Gedung ini di rancang oleh tim arsitek Ir. J. Gerber, dengan memadukan seni bangunan wilayah timur dan barat. Di desain dengan konsep yang unik, yaitu dengan bentu atap yang memiliki ornament tusuk sate dan juga unsur berbagai negara yang bernuansa Indo-Eropa.

Kilometer 0

kilometer 0 bandung arifsetiawan.com
kilometer 0 bandung. gambar via: arifsetiawan.com

Jika ingin berwisata sejarah, Anda bisa mendatangi Kilometer 0 (nol). Kilometer 0 ini adalah sebuah patok penanda di pusat Kota Bandung, tepatnya berada di Jalan Asia Afrika. Penanda pusat kota ini ditetapkan oleh Daendels yang dahulu membuat Anyer-Panarukan yang melewati wilayah Bandung. Pada saat pembangunan, pusat Kota Bandung berada di Dayeuh Kolot, dan ketika ada patok ini, kota Bandung mulai berkembang seperti sekarang.

Stasiun Pusat Kereta Api Bandung

www.bandungview.info
stasiun pusat kereta api bandung. gambar via: www.bandungview.info

Jalur kereta api dari Batavia sudah mulai masuk ke Bandung sejak tahun 1884. Pembangunan tersebut menjadikan Bandung semakin terkenal dan ramai. Jalur kereta tersebut masih ada di pusat Kota Bandung. Jalur kereta tersebut juga memisahkan wilayah utara Bandung yang sejuk dan asri dengan wilayah selatan Bandung yang lebih modern.

Gedung Merdeka

gedung merdeka rooang.com
gedung merdeka. gambar via: rooang.com

Gedung yang terletak di jalan Asia Afrika no 65, Bandung, ini dulu pernah dijadikan sebagai tempat di selenggarakannya Konferensi Asia Afrika (KAA), tepatnya pada tahun 1955. Gedung ini sekarang sudah dijadikan museum dan bisa Anda kunjungi sebagai tempat wisata sejarah bagi Anda dan juga keluarga. Di museum ini Anda dan keluarga bisa mengetahui informasi mengenai latar belakang peristiwa konferensi Asia Afrika, seperti dokumentasi perkembangan Asia Afrika dari tiap masa, foto, arsip, dan juga perpustakaan yang memiliki koleksi sejarag KAA 1955.

Museum Sri Baduga

museum sri baduga en.wikipedia.org
museum sri baduga bandung. gambar via: en.wikipedia.org

Di jalan BKR no 185 Bandung, dan juga berseberangan dengan lapangan Tegalega, terdapat sebuah museum yaitu museum Sri Baduga. Di museum ini terdapat banyak peninggalan sejarah, seperti koleksi benda alam dan budaya, flora, fauna, jenis batuan dan bahan galian, dan juga peta plestosen.

Museum ini didirikan tahun 1974, dan menyimpan sekitar 145 naskah Sunda dan juga ada 10 jenis koleksi Geologika/Geografika, Biologika, Etnografika, Arkeologika, Historika, Numismatika/Heraldika, Fikologika, Keramologika, Senirupa, dan Teknologika.

Museum Pos Indonesia

museum pos indonesia eibidiei.wordpress.com
museum pos indonesia. gambar via: eibidiei.wordpress.com

Tidak jauh dari gedung sate, ada sebuah museum yaitu Museum Pos Indonesia yang sudah berdiri sejak tahun 1933. Dulu nama museum ini adalah Museum Pos Telegrap dan Telepon. Museum ini dibangun saat masa Hindia Belanda dengan arsitektur Itali kuno.

Di dalam museum pos ini terdapat koleksi benda bersejarah di bidang per-posan di Indonesia dari saat Hindia Belanda, penjajahan Jepang, masa kemerdekaan hingga jaman modern sekarang ini. Jadi jika Anda ingin mengajak buah hati untuk mengunjungi tempat wisata sejarah, Anda bisa datang ke museum pos Indonesia ini.

Gua Belanda dan Gua Jepang

goa belanda deafairuzhl.blogspot.com
goa belanda di taman hutan raya Ir. H. Djuanda. gambar via: deafairuzhl.blogspot.com

Di daerah Dago Atas, Bandung, terdapat sebuah Taman Hutan yang bernama Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, yang bisa menjadi tempat wisata sejarah sekaligus wisata alam. Di taman hutan ini terdapat dua gua, yaitu gua Belanda dan juga Gua Jepang.

Gedung Konvensi Landmark

gedung konvensi landmark damaskecil.blogspot.com
gedung konvensi landmark. gambar via: damaskecil.blogspot.com

Gedung yang awalnya merupakan toko buku dan percetakan yang bernama Van Dorp ini terletak di Jalan Braga. Namun saat ini fungsinya sudah dialihkan menjadi tempat pameran atau juga bazar.

Rumah Bersejarah Inggit Garnarsih

rumah bersejarah inggit garnarsih www.kompasiana.com
rumah bersejarah inggit garnarsih. gambar via: www.kompasiana.com

Inggit Ganarsih adalah istri kedua dari Presiden pertama Indonesia yaitu Ir. Soekarno. Dan rumah ini merupakan tempat tinggal Inggit dan pernah di jadikan sebagai tempat pertemuan Soekarno dengan para tokoh Nasional lain, seperti Agus Salim, Ki Hajar Dewantara, HOS Tjokroaminoto, dan lainnya, saat membicarakan tentang persiapan kemerdekaan Indonesia.

Namun di rumah yang sekarang dijadikan museum ini, hanya sedikit memanjang barang-barang peninggalan Soekarno dan Inggit Ganarsih, seperti foto, piagam penghargaan, dan juga batu pipisan untuk membuat bedak dingin dan lulur.

Jika ingin datang kesini, Anda bisa menuju ke Jalan Inggit Ganarsih no 8. Dan museum ini buka setiap hari dan tidak di pungut biaya masuk.

5. Tempat Wisata Belanja

Cihampelas

jalan cihampelas hamydy.wordpress.com
jalan cihampelas bandung. gambar via: hamydy.wordpress.com

Di Cihampelas ini memang banyak sekali factory outlet sepanjang jalan. Salah satunya adalah Cihampelas Point. Dahulu, kawasan belanja 3 in 1 ini dikenal dengan nama factory outlet Paris Van Java. Kawasan belanja 3 in 1 ini maksudnya adalah, di tempat ini Anda bisa berbelanja sekaligus terdapat tempat makan dan juga kebun binatang mini. Di Cihampelas Point ini dijual berbagai macam pakaian dari dalam maupun luar negeri.

Selain Cihampelas Point, masih banyak lagi factory outlet yang akan memanjakan Anda yang ingin berbelanja, mulai dari jeans hingga pakaian-pakaian yang sedang hits saat ini.

Di Cihampelas juga ada tempat bernama Cihampelas Walk yang merupakan pusat belanja modern di Bandung yang di konsep dengan sangat unik, yaitu Anda akan berbelanja namun di alam terbuka.

Cibaduyut

cibaduyut paketbandung.com
cibaduyut bandung. gambar via: paketbandung.com

Mencari barang-barang berbahan kulit? CIbaduyut ini lah jawabannya. Jika Anda sedang berada di sekitar Bandung Selatan, Anda bisa mengunjungi daerah Cibaduyut ini untuk membeli sepatu, tas, dompet ataupun aksesoris lainnya. Dan jika Anda memang ingin berbelanja barang untuk didagangkan kembali, lebih baik Anda datang kesini saat hari biasa, jangan saat musim libur. Karena pedagang akan menawarkan harga yang berbeda jika sudah memasuki musim libur.

Pasar Baru

pasar baru bandung www.afinarentcar.com
pasar baru bandung. gambar via: www.afinarentcar.com

Bukan hanya di Jakarta, Bandung juga punya sebuah tempat yang bernama Pasar Baru. Jika Anda ingin membeli kain ataupun pakaian, Anda bisa datang kesini. Anda bisa membelinya secara eceran dan juga grosiran. Bukan hanya wisatawan lokal yang datang ke Pasar Baru ini, namun juga wisatawan asal Malaisya, Brunei, Afrika dan Timur Tengah juga banyak yang datang untuk berbelanja.

Jalan Riau

jalan riau bandung www.panoramio.com
jalan riau bandung. gambar via: www.panoramio.com

Jalan Riau atau yang sekarang disebut Jalan R.E. Martadinata ini terdapat banyak factory outlet yang akan menawarkan harga murah pada para wisatawan. Harga di factory outlet disini memang harga pas dan tidak bisa ditawar, namun jika di bandingkan dengan produk yang sejenis yang dijual di tempat lain, jelaslah barang yang dijual disini masih lebih terjangkau.

Jalan Dago

jalan dago bandung travelbandung888.com
jalan dago bandung. gambar via: travelbandung888.com

Sama seperti di Jalan Riau, di Jalan Dago ini juga banyak factory outlet. Namun disini juga banyak toko yang menjajakan oleh-oleh khas Bandung yang bisa Anda bawa pulang ke kota asal Anda.

Itulah beberapa tempat wisata menurut jenis wisatanya, yaitu wisata alam, edukasi, sejarah, kuliner, bahkan belanja. Jika Anda sedang mengunjungi Kota Bandung, jangan lupa untuk mampir dan merasakan tiap wisata yang tersedia di kota tersebut. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY