GULALIVES.com, Depok- Kopi merupakan minuman yang biasa dikonsumsi di pagi hari untuk mengusir rasa kantuk. Setelah meneguk rasa paitnya kopi orang-orang seperti terbangun dan siap menjalani hari-hari mereka. Cara membuat kopi pun bermacam-macam, ada yang dibuat hanya dengan mencampur bubuk kopi dengan air panas atau ditambahkan es, ada pula yang mencampurkan sirup perasa, gula, cream, atau susu ke dalam kopi untuk menambah rasa. Banyak informasi yang mengatakan bahwa kopi dapat memberikan kerugian pada tubuh. Tak sedikit pula yang berkata bahwa meminum kopi memberikan manfaat sendiri pada tubuh.

Manfaat yang diberikan kopi pada tubuh di antara lain dapat mengurangi penyakit Alzheimer dan Demensia. Dua penyakit yang menyerang orang pada usia senja ini sering dikatakan sebagai penyakit “pikun”. Ternyata, untuk mengurangi resiko terjangkit dua penyakit ini, Anda cukup mengkonsumsi kopi. Selain itu kopi juga dapat menghambat penyerapan gula sehingga terhindar dari resiko penyakit diabetes. Kandungan zat asam klorogenat membantu meningkatkan produksi insulin tubuh. Kopi juga yang terkenal mengandung zat kafein tinggi berpengaruh pada kinerja sel dan menjadikan pergerakan sel lama sehingga membuat tubuh menjadi segar.

Mendapatkan kopi pun juga mudah. Anda bisa membeli kopi instan atau kopi premium di coffeeshop. Salah satu coffee shop yang menyediakan kopi premium adalah Starbucks. Di kota-kota besar di Indonesia, Starbucks dijadikan tempat nongkrong para anak muda sampai pekerja kantoran. Suasananya yang santai dan nyaman ditambah sambil menikmati kopi premium memang selalu dicari untuk menyangsingkan semerawutnya kota. Tak jarang meminum kopi di Starbucks memberikan kesan “elit” bagi peminumnya.

Lain di Indonesia, lain pula di Amerika Serikat, tempat dimana rantai coffee shop ini berawal. Starbucks pertama kali dibuka di Seatlle, Washington sebelum akhirnya menyebar 23.768 cabang di seluruh dunia. Pada tahun 2000a-an, Starbucks menyentuh para penikmat kopi yang mengedepankan kualitas rasa kopi dibandingkan kuantitasnya. Mereka melakukan semua proses pembuatan kopi dengan tangan, namun kini semua proses kopi dibuat oleh mesin. Tak bisa dibohongi, dibuat dengan mesin justru membuat kualitas kopinya menjadi sedikit menurun.

Jika di Indonesia, meminum Starbucks merupakan sesuatu yang wow, di Amerika Serikat Starbucks justru seperti Anda membeli kopi di mini market. Bahkan di sana, supir taksi pun minum kopi ini! Rasa Starbucks yang dibangga-banggakan orang Indonesia bahkan tak sependapat oleh ahli kopi, Wes Johansen. Bersama dengan enam kopi murah dari berbagai restoran cepat saji, Johansen memberikan ulasan terhadap kopi-kopi ini. Sayangnya, bukan Starbucks lah yang keluar jadi pemenang.

Setuju dengan pendapat Johansen?(AH)

loading...

LEAVE A REPLY