memberi makan untuk tetangga.

Gulalives.co, Depok – Dalam bertetangga memang ada etika dan batasan, di mana semua pihak tidak boleh berlebihan dan tetap berpegang pada ajaran agama dan norma-norma yang ada dan dianut. Artinya, jika seorang tetangga berbuat sesuatu yang kurang baik maka kita wajib mengingatkannya. Firman Allah,

Artinya;”Demi masa, sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling berwasiat (saling menasehati) dengan kebenaran dan kesabaran” (Al-‘Ashr 1-3).

Ayat ini memerintahkan seorang muslim untuk saling menasehati. Karena itu, saling menasehati dan tolong menolong adalah salah satu prinsip bertetangga dalam Islam. Jika ada kesalahan atau hal-hal yang merugikan atau kurang berkenan bagi salah satu pihak, wajib hukumnya menegur atau memberitahu langkah yang benar. kehadiran tetangga dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim sangat dibutuhkan

“Beribadahlah kepada Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh.” (QS. An Nisa: 36)

“Jibril senantiasa bewasiat kepadaku agar memuliakan (berbuat baik) kepada tetangga, sampai-sampai aku mengira seseorang akan menjadi ahli waris tetangganya” (HR. Al Bukhari).

Berikut ini diantara adab-adab seorang muslim kepada tetangganya yang patut kita perhatikan.

1. Menghormati dan Berperilaku Baik

Sebagai umat beragama, Rasul mengajarlkan kita untuk bertetangga dengan baik
Sebagai umat beragama, Rasul mengajarlkan kita untuk bertetangga dengan baik

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya” (Muttafaq ‘alaih)

Kata tetangga mencangkup tetangga yang muslim dan juga yang kafir, ahli ibadah dan orang fasik, teman dan lawan, orang asing dan penduduk asli, yang memberi manfaat dan yang memberi mudharat, kerabat dekat dan bukan kerabat dekat, rumah yang paling dekat dan paling jauh.

2. Bangunan Kita jangan Mengganggu Tetangga

tetangga berdekatan

Bangunan yang kita bangun jangan mengganggu tetangga kita, tidak membuat mereka tertutup dari sinar matahari atau udara, dan kita tidak boleh melampaui batasnya, apakah merusak atau mengubah miliknya, karena hal tersebut menyakiti perasaannya.

3. Memelihara Hak Tetangga terutama Mereka yang terdekat

tetanggaskrg

Hendaknya Kita memelihara hak-haknya di saat mereka tidak di rumah. Kita jaga harta dan kehormatan mereka dari tangan-tangan orang jahil, dan hendaknya kita ulurkan tangan bantuan dan pertolongan kepada mereka yang membutuhkan, serta memalingkan mata kita dari wanita mereka dan merahasiakan aib mereka.

4.Jangan Buat Gaduh

tetangga

Seperti mengeraskan suara radio atau TV, atau menutupi jalan bagi mereka. Seorang mukmin tidak dihalalkan mengganggu tetangganya dengan berbagai macam gangguan. Dalam hadits Abu Hurairah ra disebutkan adanya larangan dan sikap tegas bagi seseorang yang mengganggu tetangganya. Rasulullah Saw menggandengkan antara iman kepada Allah dan hari Akhir, menunjukkan besarnya bahaya mengganggu tetangga. Abu Hurairah ra berkata, “Rasulullah Saw bersabda, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir maka janganlah dia mengganggu tetangganya’”

5. Jangan Kikir Nasihat dan Saran

neighbors

Jangan kikir untuk memberikan nasihat dan saran kepada mereka, dan seharusnya kita ajak mereka berbuat yang ma`ruf dan mencegah yang munkar dengan bijaksana (hikmah) dan nasihat baik tanpa maksud menjatuhkan atau menjelek-jelekkan mereka.

6.Berbagi Nikmat Makanan

Makanan untuk tetangga
Bertetangga yang sesuai ajaran Rasul adalah berbagi makanan dengan tetangga gambar via: Hidayatullah.com

Hendaknya kita selalu memberikan makanan kepada tetangga kita. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda kepada Abu Dzarr, ?Wahai Abu Dzarr, apabila kamu memasak sayur (daging kuah), maka perbanyaklah airnya dan berilah tetanggamu?. (HR. Muslim).

7. Turut Merasakan Bahagia dan Duka

Harmonis

Hendaknya kita turut bersuka cita di dalam kebahagiaan mereka dan berduka cita di dalam duka mereka; kita jenguk bila ia sakit, kita tanyakan apabila ia tidak ada, bersikap baik bila menjumpainya; dan hendaknya kita undang untuk datang ke rumah. Hal-hal seperti itu mudah membuat hati mereka jinak dan sayang kepada kita.

8.Hindari Su uddzon

Suudzon

Hendaknya kita tidak mencari-cari kesalahan/kekeliruan mereka dan jangan pula bahagia bila mereka keliru, bahkan seharusnya kita tidak memandang kekeliruan dan kealpaan mereka.

9.Sabar

sabar

Hendaknya kita sabar atas prilaku kurang baik mereka terhadap kita. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Sallam bersabda, ada tiga kelompok manusia yang dicintai Allah.Disebutkan di antaranya:

Seseorang yang mempunyai tetangga, ia selalu disakiti (diganggu) oleh tetangganya, namun ia sabar atas gangguannya itu hingga keduanya dipisah oleh kematian atau keberangkatannya?. (HR. Ahmad)

loading...

LEAVE A REPLY