Gambar via: cook-wise.com

GULALIVES.com, Depok- Mengapa dikatakan makanan pendamping? Karena pada dasarnya makanan utama si Kecil tetap ASI. ASI memang dikenal banyak manfaatnya. Bahkan ASI ekslusif harus diberikan selama enam bulan pertama. Setelah enam bulan ekslusif baru lah bayi baru dibolehkan memakan makanan pendamping ASI. Untuk mengetahui apakah si Kecil sudah siap diberi makanan pendamping bisa dilihat bagaimana Ia mulai tertarik dengan makanan yang dimakan orang sekitarnya atau bagaimana Ia jadi sering memasukan mainannya ke dalam mulut. Nah, jika bayi mulai melakukan prilaku tersebut, sudah saatnya Bunda memberikan makanan pendamping ASI untuknya. Yuk, ketahui makanan-makanan apa saja yang baik untuk makanan pendamping ASI buah hati!

  1. Jeruk

Gambar via: sabri-familie.blogspot.com
Gambar via: sabri-familie.blogspot.com

Jeruk menjadi salah satu buah yang dikenalkan pada bayi sebagai makanan pendamping ASI. Bahkan saking seringnya jeruk dibeli untuk bayi, di pasaran Bunda hanya cukup bilang membeli jeruk untuk bayi maka penjual akan segera mengeluarkan jeruk berwarna hijau kekuningan. Jeruk ini merupakan jeruk lokal yang memiliki rasa lebih tawar dibandingkan jeruk biasanya. Untuk bayi sangat cocok mengenalkan jeruk sebagai buah pertamanya. Bunda bisa langsung memberikan jeruk yang sudah dikeluarkan biji atau bisa memeras jeruk dan diberikan kepada bayi sebanyak dua kali sehari. Jeruk memiliki kandungan vitamin C yang tinggi sehingga dapat membantu meningkatkan imun tubuh bayi agar tak mudah terjangkit penyakit.

  1. Pisang

Gambar via: www.youtube.com
Gambar via: www.youtube.com

Sebelum diberikan makanan bubur bayi instan yang tersedia di pasaran, Bunda bisa memberikan anak pisang. Jenis pisang yang sering diberikan kepada bayi adalah pisang Ambon. Pisang ini berukuran besar, teksturnya lembut cocok untuk bayi. Bunda hanya perlu mengerok pisang dan langsung menyuapinya ke si Kecil. Satu pisang Ambon ukuran biasa dapat dibagi dua dan diberikan kepada bayi pada pagi dan sore hari. Untuk bayi, memakan pisang bisa lebih mengenyangkan. Pisang juga bisa dijadikan bubur dengan cara dikerok dan dicampur dengan ASI. Sehingga asupan ASI untuk bayi tetap terjaga.

  1. Bubur nasi

Gambar via: www.tokyourbankitchen.com
Gambar via: www.tokyourbankitchen.com

Bubur nasi untuk bayi tentunya bukan bubur nasi yang biasa dimakan oleh orang dewasa. Jika bubur nasi biasa berbahan baku beras, untuk bubur bayi bahan utamanya adalah tepung beras. Tepung ini terbuat dari beras yang dihaluskan. Berasnya pun tak harus beras putih, Bunda bisa menggantinya dengan beras merah yang kaya serat dan rendah gula. Cara membuat bubur nasi sangatlah mudah, dibutuhkan satu sendok makan tepung beras, dapat dicampur 200 ml air mineral. Masak di atas kompor dengan api kecil sambil diaduk rata. Jika sudah mengental, matikan api. Jangan lupa untuk menyaring bubur sebelum disajikan, hal ini menghindari supaya bayi tidak tersedak. Untuk variasi rasa, Bunda boleh mencampurkan daging ayam yang dijadikan kaldu atau ikan tenggiri maupun salmon yang dihaluskan.

  1. Bubur susu kentang

Gambar via: www.yummytummyaarthi.com
Gambar via: www.yummytummyaarthi.com

Kentang memang dikenal sebagai salah satu makanan pokok di dunia. Ternyata kentang juga bisa dijadikan makanan pokok mengenyangkan untuk bayi juga! Cara membuatnya pun mudah, siapkan kentang sebanyak 50 gram dikupas lalu direbus kemudian haluskan. Jika sudah halus, campurkan dengan ASI sebanyak 50 ml. Selalu saring bubur sebelum disajikan pada si Kecil agar teksturnya lembut dan menghindari bayi agar tak tersedak.

  1. Pepaya

Gambar via: www.yummytummyaarthi.com
Gambar via: www.yummytummyaarthi.com

Buah satu ini dikenal dengan banyak manfaatnya, salah satunya untuk menjaga kesehatan pencernaan tubuh. Untuk bayi sendiri pepaya dapat diberikan dengan cara dikerok seperti pisang. Teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis sangat disukai bayi. Untuk lebih mengenyangkan, buah pepaya yang telah dikerok bisa ditambahkan dengan ASI sebanyak 50 ml.

  1. Bubur sayuran

Gambar via: ruthyaron.com
Gambar via: ruthyaron.com

Tak usah dipertanyakan lagi, sayuran memiliki kaya akan nutrisi dan serat yang menjadi penunjang pertumbuhan anak. Maka menjadikan sayuran sebagai salah satu makanan pendamping ASI sangatlah penting. Bunda bisa membuat bubur sayuran yang sangat mudah dibuat. Siapkan brokoli sebanyak 50 gram yang telah dikukus dan dipotong lalu haluskan dengan blender. Jika sudah halus, tambahkan  ASI sebanyak 50 ml kemudian langkah selanjutnya sama seperti bubur-bubur lainnya, dicampur dan disaring. Selain brokoli, Bunda juga dapat menggunakan bayam, wortel, ubi dan lainnya.

  1. Bubur kacang ijo

Gambar via: kulinerbandungku.blogspot.com
Gambar via: kulinerbandungku.blogspot.com

Sama seperti bubur nasi, bubur kacang ijo untuk bayi tidak seperti bubur kacang pada umumnya. Kacang ijo harus terlebih dahulu dihaluskan menjadi tepung. Cara membuat bubur kacang ijo pun mudah, siapkan kacang ijo sebanyak 10 gram dan air sebanyak 150 cc. Keduanya direbus sampai kental, sebelum disajikan jangan lupa disaring terlebih dulu. Untuk memberi rasa bubur, Bunda boleh mencampurkan seujung sendok madu agar rasanya lebih manis.

Makanan pendamping ASI hanya perlu diberikan satu sampai dua kali dalam sehari. Tak perlu diragukan ASI punya segudang manfaat yang diperlukan untuk tumbuh kembang bayi. Maka dari itu, meskipun sudah diberikan makanan pendamping ASI, asupan ASI tidak boleh berkurang. Semoga terinspirasi, Bunda!(AH)

loading...

LEAVE A REPLY