Gambar radiasi mars
haberler.com

Gulalives.com, DEPOK – Bagaimana jika ada planet yang bisa dijadikan tempat tinggal selain di Bumi? Pastinya masyarakat Indonesia tidak lagi mengalami kemacetan dimana-mana apabila hal itu terjadi.

Mars adalah planet yang kemungkinan bisa dijadikan tempat tinggal selain Bumi dari beberapa planet yang tengah diteliti oleh NASAApalagi, baru-baru ini Badan Antariksa Amerika itu menemukan kandungan air yang terdapat di dalam permukaan Planet Merah tersebut. Kontan, spekulasi bahwa Mars layak ditinggali manusia pun mencuat.

Benar atau salah, pasti atau tidaknya, semua masih menjadi tanda tanya besar. Yang pasti, NASA memang masih mencari titik terang apakah planet yang memiliki bulan Phobos dan Deimos ini akan bisa dihuni umat manusia di masa mendatang.

Meski memang masih belum jelas, sebagian peneliti mengungkap bahwa kemungkinan manusia untuk tinggal di Mars masih sangat minim. Ada beberapa alasan yang menyebabkan Mars sangat mustahil untuk dihuni.

Inilah alasan mengapa planet mars tidak bisa dihuni.

1. Tanah Mars Beracun

mars
isciencetimes.com

Menurut NASA, tanah di Mars mengandung garam bernama perklorat. Kabar buruknya, perklorat di Mars memiliki konsentrasi tinggi dan dianggap sangat berbahaya bagi manusia.

Di Bumi, perklorat dipakai sebagai bahan baku bahan bakar roket. Di sisi lain, perklorat terdaftar sebagai zat yang mencemar lingkungan. Kontak jangka panjang terhadap perklorat membuat fungsi kelenjar tiroid terganggu.

NASA pun mengaku bila tanah di Mars tidak bisa asal ditanami tumbuhan. Bahkan, hanya dengan menyentuh tanah di Mars bisa membuat manusia keracunan.

2. Suhu Super Dingin

Gambar Suhu dingin
tribunnews.com

Jangan kaget saat mendengar air di Mars kebanyakan telah berubah menjadi es, karena memang suhu rata-rata di Mars sama dengan Antartika, atau yang kerap disebut benua es di Bumi. Di malam hari, suhu permukaan Mars bisa mencapai minus 70-100 derajat Celsius. Saking dinginnya, gas karbondioksida di planet ini bisa membeku di malam hari!

Di siang hari, suhu maksimal pun hanya sedikit di atas 0 derajat Celsius. Oleh karena itu, banyak ilmuwan mengatakan bila manusia tidak akan mampu bertahan di Mars tanpa bantuan teknologi.

3. Radiasi

Gambar radiasi mars
haberler.com

Mars dijelaskan peneliti NASA memiliki tingkatan radiasi yang tinggi, terdapat dua kandungan radiasi berbahaya di Mars, di antaranya ada Solar Energetic Particles (SEPs) dan Galactic Cosmic Rays (GCRs). Keduanya bisa membombardir manusia jika tidak disokong alat antiradiasi yang memadai ketika berada di Mars.

Lebih lanjut diungkap, jika manusia menghuni Mars dengan menghabiskan waktu sekitar 180 hari, maka mereka akan mengalami peningkatan radiasi sebanyak 15 kali.

4. Gravitasi

Gambar gravitasi mars
http://4.bp.blogspot.com/

Meski manusia bisa mengakali persoalan gravitasi, namun ini masih menjadi pertimbangan para peneliti. Tingkat gravitasi di Mars hanya sebesar 38 persen sehingga masih bisa memungkinkan bagi para manusia untuk dapat berjalan di Mars.

Yang menjadi pertimbangan adalah manusia nantinya ditakutkan tidak dapat berjalan dan bergerak dengan leluasa karena terbatas oleh tingkatan gravitasi Planet Merah. Sementara di Bumi, tubuh manusia bisa menerima kondisi gravitasi `One-G` yang mana mampu menggerakan skeletal, muscular, cardiovascular-nya dengan baik.

5. Atmosfer

gambar Planet mars
http://1.bp.blogspot.com/

Bagi ilmuwan, Mars tak ubahnya ruang hampa udara raksasa. Ya, meskipun mempunyai atmosfer, kondisinya sangat tipis, membuat berdiri di Mars seperti berdiri di ruang angkasa atau bulan.

Tipisnya atmosfer juga membuat tekanan udara di Mars sangat rendah. Cukup mengerikan, karena hal ini membuat air ludah dan cairan yang melindungi paru-paru akan langsung menguap.

Sehingga, untuk bertahan hidup, manusia harus terus memakai baju astronot. Dan satu saja lubang kecil tanda kebocoran di baju itu, manusia di dalamnya bisa mati.

6. Badai Debu Seminggu

gambar badai mars
abcnews.go.com

Musim panas di Mars tidak berlangsung tiap tahun seperti di Bumi, tetapi hanya sekali dalam dua tahun. Tetapi, musim panas yang jarang itu bisa memanaskan permukaan Mars dan menerbangkan debu-debu di atasnya.

Akibatnya, tiap dua tahun sekali Mars dihantam badai debu yang ganas. Saking tebalnya, badai debu itu membuat sinar matahari yang bisa menyentuh daratan Mars hanya 1 persen!

Parahnya, badai itu bisa berlangsung selama 1 minggu dan membuat kegelapan total. Alhasil, tanaman hingga alat-alat manusia yang menggunakan tenaga matahari tidak bisa hidup selama masa itu.

7. Infrastruktur

gambar infrastruktur planet mars
http://3.bp.blogspot.com/

Meski Mars telah diungkap dapat memiliki kemungkinan untuk menumbuhkan tanaman, namun hal tersebut masih diragukan. Kelembapan suhu Mars nyatanya masih sulit dikontrol. Jika tanaman yang ditumbuhkan di Mars mendapatkan bantuan kandungan oksigen berlebih, maka risiko ledakan besar akan terjadi. Sayangnya, masih sedikit yang menganggap ini sebagai hal serius.

Itulah alasan mengapa planet mars tidak bisa dihuni layaknya bumi. Alasan tersebut berasal dari keadaan, iklim dan ekosistem Planet Merah itu sendiri. Semoga Artikel ini bermanfaat dan selamat membaca.

 

loading...

LEAVE A REPLY