Seorang pengidap baby blues syndrome akan merasa tidak nyaman dengan kehadiran buah hati. untuk itu membutuhkan dukungan dari keluarga dan suami.

Gulalives.co, Depok – 14 Mei 2016 lalu, kita semua terkejut dengan kasus seorang Ibu yang tega membuang bayinya di Bekasi Junction, Jawa Barat. Psikolog Anak dan Keluarga dari Universitas Indonesia (UI) Mira Amir sangat prihatin dengan kejadian seorang ibu bernama Fitroha (29) melempar bayinya yang baru berusia satu bulan di Bekasi Junction, kemarin. Mira menduga kuat bahwa sang ibu yang tega membuang anaknya itu mengalami gejala stres pasca melahirkan, atau dalam bahasa psikologi disebut postpartum distress syndrome dan umum dikenal dengan sebutan baby blues.

Seorang pengidap baby blues syndrome akan merasa tidak nyaman dengan kehadiran buah hati. untuk itu membutuhkan dukungan dari keluarga dan suami.
Seorang pengidap baby blues syndrome akan merasa tidak nyaman dengan kehadiran buah hati. untuk itu membutuhkan dukungan dari keluarga dan suami.

Baby blues syndrome memang tidak terlalu membahayakan namun keadaan yang demikian tentunya memimbulkan rasa tidak nyaman pada seorang ibu. Selain itu kesehatan ibu dan bayi juga akan terganggu karena seseorang yang mengalami stress cenderung tidak bernafsu untuk makan atau melakukan hal apapun. Karena itu ada beberapa cara mengatasi baby blues syndrome yang dapat diterapkan bagi ibu yang baru saja melahirkan :

Cara mengatasi baby blues syndrome

1. Persiapkan diri sebelum melahirkan

seseorang yang sudah mempersiapkan diri sebelum hamil maka dia akan terhindar dari baby blues syndrome
seseorang yang sudah mempersiapkan diri sebelum hamil maka dia akan terhindar dari baby blues syndrome

Persiapkan secara matang segala hal yang diperlukan pada saat sebelum melahirkan atau bahkan sebelum hamil baik secara fisik dan juga mental ibu. Ketika seorang ibu sudah mempersiapkan mental dan fisiknya secara baik makan setelah menghadapi proses persalinan mental ibu akan lebih kuat dan terlatih saat memiliki bayi baru.

2. Konsumsi makanan yang bergizi

makanan sehat dan bergizi dapat mengurangi resiko baby blues syndrome juga sobat
makanan sehat dan bergizi dapat mengurangi resiko baby blues syndrome juga sobat

Konsumsi makanan yang bernutrisi untuk kesehatan. Setelah melahirkan tentunya membutuhkan asupan nutrisi yang banyak untuk memulihkan tenaga dan juga untuk memberi asupan gizi (ASI) pada buah hati tercinta, nah dengan mengkonsumsi makanan yang bermanfaat untuk tubuh dapat memberi ibu kesegaran dan kesehatan sehingga ketika mengurus bayi akan lebih bersemangat.

3. Aktif mencari informasi kehamilan

Pregnant woman read
cari tahu perkembangan tentang kehamilan juga akan menghindari baby blues syndrome

Cari informasi seputar perawatan dan kesehatan bayi. Tentunya pada zaman sekarang sudah banyak sumber informasi yang dapat anda gunakan seperti dari majalah, koran, televisi ataupun internet. Dengan mengetahui dan mengerti bagaimana cara mengurus dan menjaga kesehatan bayi dengan baik dan benar tentunya anda akan terhindar dari gangguan baby blues syndrome.

4. Dukungan keluarga

family support
Dukungan dari keluarga terdekat juga akan mengurangi resiko baby blues syndrome sobat

Mintalah bantuan dan dukungan dari keluarga dan suami terutama jika anda baru melahirkan bayi pertama maka dari itu bantuan dan dukungan dari keluarga akan sangat membantu anda untuk mengatasi berbagai macam masalah dalam mengurus dan merawat bayi. Komunikasikan juga kesulitan dan keluhan anda pada suami dan diskusikan jangan anda pendam sendiri karena itu justru dapat memperburuk keadaan mental anda.

5. Jangan lupa istirahat

Ibu dan Bayi wajib istirahat biar bisa beraktivitas bersama bayi nya
Ibu dan Bayi wajib istirahat biar bisa beraktivitas bersama bayi nya

Jangan lupakan waktu untuk istirahat. Setelah lelah mengikuti rutinitas bayi yang cukup menguras tenaga, maka istirahat sangat penting untuk dilakukan. Usahakan agar anda bisa tidur ketika bayi sedang tidur atau anda dapat meminta bantuan keluarga atau suami untuk menjaga bayi.

6. Berdoa pada Tuhan

berdoa kepada Tuhan semoga semua baik-baik saja
berdoa kepada Tuhan semoga semua baik-baik saja

Berdoa dan pasrah terhadap Tuhan juga merupakan cara terbaik untuk mengatasi baby blues syndrome. Sadarilah bahwa Tuhan itu ada dan setiap manusia yang dilahirkan di dunia pasti sudah memiliki rizki dan hidup masing-masing termasuk anak yang menjadi titipan-Nya maka dari itu tugas kita hanya menjaga titipan-Nya tersebut.

Semoga informasiĀ  seputar Tips Cara Mengatasi Baby Blues Syndrome di atas dapat memberikan pengetahuan bagi pembaca. Dan kasus seperti ini akan semakin menurun. Apabila sobat mengalami baby syndrome dan merasa tidak mampu untuk mencegahnya. Sobat bisa konsultasikan ke dokter psikologi agar sobat bisa mengatasinya dan bisa bermain bersama si baby yang lucu.

loading...

LEAVE A REPLY