Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang.

Gulalives.com, JAKARTA – Berdedikasi buat perusahaan boleh saja, namun jangan lebay ah. Apalagi sampai makan di meja kerja dengan dalih pekerjaan menumpuk sehingga kamu merasa seolah tak berhak menikmati jam istirahat makan siang selain di meja kerjamu.

Menurut Survey Nutrition At Work Herbalife dilaksanakan pada Maret 2016 dengan melibatkan 5500 responden berusia 18 tahun ke atas, di Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Vietnam, ditarik kesimpulan bahwa mayoritas pekerja di Asia pasifik menerapkan gaya hidup santai alias kurang gerak di lingkungan kerjanya.

Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang. Foto: jendelacito
Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang. Foto: jendelacito

Sebanyak 9 dari 10 pekerja di Asia Pasifik menghabiskan waktu setidaknya 6 jam berkutat di meja kerja dalam keseharian. Sedang lima dari 10 pekerja menyantap makan siang di meja kerja mereka, dua hingga lima kali dalam sepekan.

Indonesia menjadi negara tertinggi dengan karyawan yang menyantap makan siang di meja makan yakni mencapai 71 persen.

Kebiasaan makan siang di meja kerja tersebut tentu meningkatkan risiko karyawan untuk terkena obesitas dan berbagai penyakit lainnya.

Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang. Foto: tribunnews.
Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang. Foto: tribunnews.

Perhatikan, kebiasaan ini belakangan umum terjadi di perkantoran bukan? Padahal, meski tujuannya untuk menghemat, baik waktu maupun uang makan, namun perilaku ini termasuk kebiasaan tak sehat jika dilakukan dalam jangka panjang.

Menurut Luigi Gratton MD, anggota Nutrition Advisory Board (NAB) Herbalife, kebiasaan makan di meja kerja membuat orang malas bergerak. Namun bukan hanya itu, kebiasaan makan di meja kerja juga mengurangi waktu bersosialisasi dengan orang lain.

“Bekerja dan makan adalah hal yang berbeda. Jika keduanya dilakukan pada tempat yang sama berarti ada sesuatu yang terjadi pada karyawan. Kegiatan makan merupakan bagian dari aktivitas sosial,” kata Luigi dalam temu media menandai Herbalife Wellness Tour 2016 di Jakarta, Selasa (17/5).

Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang.
Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang.

Karena makan sebagai bagian dari aktivitas sosial, makanya kegiatan ini mestiilakukan bersama dengan orang lain, terlibat dalam satu tempat yang sama serta dalam suasana yang mendukung.

Demi alasan inilah, Luigi menyarankan karyawan untuk beranjak dari meja kerja saat jam makan siang tiba. “Makanlah di ruang makan, atau kantin dan tidak melakukan di meja kerja tanpa dia beranjak dari beban kerjanya,” ujarnya.

Orang Pilih Makanan Berkalori Tinggi

Luigi lebih lanjut menambahkan, “Ada pergeseran gaya hidup dari orang desa yang pindah ke kota. Mereka umumnya hidup kurang aktif dan makan lebih banyak kalori. Mungkin makanan memang tak terlalu jauh berbeda, hanya lebih banyak mengandung kalori serta kurang gerak.”

Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang. Foto: CNN
Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang. Foto: CNN

Tren gaya hidup kaum pekerja dari responden yang terlibat dalam survey tersebut mirip satu sama lain, kata Luigi. Banyak alasan orang malas bergerak, antara lain orang kini dimanjakan dengan alat yang menghemat tenaga sehingga tak harus melakukan kegiatan fisik untuk melakukan sesuatu.

“Ini ditambah dengan pola makan orang modern lebih banyak kalori, garam, lemak dan gula. Begitulah cara operasi perusahaan makanan sekarang ini,” urai Luigi.

Alih-alih makan makanan yang mengandung banyak kalori, misalnya karbohidrat sederhana, Luigi menyarankan kita untuk mengonsumsi makanan yang lebih banyak mengandung protein.

Untuk aktivitas fisik, Luigi menyarankan aktivitas fisik selama 30 menit per hari. “Perbanyak jalan ke tempat kerja, atau pilih tangga ketimbang naik lift,” kata Luigi.

Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang.
Makan di meja kerja merupakan kebiasaan yang tak dianjurkan dalam jangka panjang.

Riset menunjukkan, kebiasaan berjalan 30 menit sehari bisa dilakukan konsisten, terbukti bisa memperpanjang umur ketimbang aktivitas diet, atau berhenti merokok.

Idealnya, aktivitas fisik 30 menit ini dilakukan sekaligus. Namun jika terlalu sibuk, menurut Luigi, boleh saja membagi waktu 30 menit itu dalam beberapa sesi dalam sehari. “30 menit sekaligus bagus. Namun jika tak bisa sekaligus tak apa dicicil atau dibagi sesempatnya. Untuk jalan kaki, banyaknya 5000 langkah dalam 30 menit,” tandas Luigi. (VW)

 

loading...

LEAVE A REPLY