Portrait of beautiful young girl smiling in park

Gulalives.co, Depok– Tidak ada orang tua yang ingin memiliki anak yang berkebutuhan khusus. Mereka selalu mendambakan memiliki anak yang lahir secara sempurna. Kadang takdir berbicara lain, kelahiran anak tidak sesuai dengan harapan orang tua. Anak yang lahir memiliki sesuatu yang berbeda, seperti halnya down syndrome.

Meski anak yang terlahir memiliki perbedaan dengan anak-anak normal lainnya, seperti down syndrome terkadang menjadi masalah baru bagi keluarga. Terutama bagi orang tua yang ahrus memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak down syndrome.

Down syndrome adalah kelainan genetik yang terjadi pada bayi yang lahir. Biasanya hal ini terjadi pada anak-anak yang lahir dengan jumlah kromosom yang tak normal. Sehingga biasanya anak-anak dengan kondisi seperti ini akan mengalami keterbelakangan mental dan ciri-ciri fisik yang khas.

Biasanya anak-anak down syndrome memiliki ciri fisik seperti wajah datar, bola mata yang selalu melihat ke atas, dengan otot-otot tangan dan kaki yang lemah. Anak-anak down syndrome biasanya menyebabkan keterbelakangan mental dan ciri-ciri fisik yang khas.

Terkadang ada orang tua yang tidak menerima keadaan yang dialaminya. Hingga menolak dan enggan untuk mengurus bayi yang terlahir dengan keadaan down syndrome. Tetapi jika orang tua mendidik dan merawat anak yang mengalami down syndrome dengan baik, maka tak dipungkiri si anak akan dapat mandiri dan berprestasi.

Sebenarnya anak down syndrome memiliki kekurangan dalam perkembangan otak kirinya, namun sebaliknya otak kanan anak-anak yang mengalami down syndrome cukup baik. Untuk itu anak-anak down syndrome membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat dalam membantu dan membekali mereka menjadi anak-anak yang berprestasi. Seperti beberapa anak down syndrome yang berprestasi, bahkan prestasi mereka sudah di akui oleh dunia. Beberapa dari mereka berasal dari Indonesia.

#1. Stephanie Handojo

Stephanie Handojo (flickr.com)
Stephanie Handojo (flickr.com)

Terlahir sebagai anak yang memiliki kelainan khusus bukan berarti tidak memiliki prestasi yang bisa dilakukan oleh anak-anak normal lainnya. Stephanie Handojo telah membuktikan bahwa dirinya dapat memiliki prestasi seperti anak-anak normal. Terbukti ia dikenal sebagai seorang pianis yang dapat memainkan 22 lagu pada 2009 berturut-turut, hingga Stephanie memecahkan MURI sebagai pemain piano.

Tidak sampai disitu, Stephanie Handojo juga memiliki prestasi lain, dan di bidang lain pula. Stepahnie pernah mendapatkan medali emas dalam ajang Special Olympics World Summer Games di Athena, Yunani dalam cabang renang. Sehingga pada 2012 Stephanie dipercaya untuk menjadi pemegang obor Olimpiade Inggris pada 2012.

Meskipun memiliki keterbatasan fisik dan mental. Tetapi Stephanie Handojo telah membuktikan diri bahwa orang-orang seperti diriya juga pantas untuk meraih prestasi luar biasa. Prestasinya pun tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri.

#2. Samuel Santoso

Samuel Santoso (tengah), anak down syndrome berprestasi  (pikiran-rakyat.com)
Samuel Santoso (tengah), anak down syndrome berprestasi (pikiran-rakyat.com)

Samuel Santoso merupakan anak berkebutuhan khusus yang mendapatkan rekor MURI. Ia merupakan pengidap down syndrome, tetapi ia terus berkarya dengan melukis. Karya-karya yang dibuatnya pada ada sekitar 50 lukisan. Pada 2011 ia pun pernah memamerkan lukisan-lukisan karyanya. Lukisan yang diciptakannya pun dari berbagai aliran. Samuel membuat karya dengan tema surealis hingga realis dengan menggunakan cat minyak.

#3. Raviera Novitasari

Reviera Novithasari, Peraih Medali dalam Lomba renang di Australia (suhartono-chandra.blogspot.com)
Reviera Novithasari, Peraih Medali dalam Lomba renang di Australia (suhartono-chandra.blogspot.com)ownsyndrome, 

Selain Stephanie dan Samuel, Indonesia masih memiliki anak-anak penderita down syndrome tetapi mereka sangat berprestasi, yakni Raviera Novitasari. Raviera pernah memenangi juara renang di Australia, dan ia mendapatkan medali perunggu. Raviera mendapatkan medali tersebut setelah memenangi kejuaraan renang internasional gaya dada 100 meter pada tahun 2008.

#4. Michael Rosihan Yacub

Michael Rosihan yacub (nomor dua dari kanan) (ibudanmama.com)
Michael Rosihan yacub (nomor dua dari kanan) (ibudanmama.com)

Rosihan Yacub salah satu pemain golf yang berprestasi di Indonesia. Siapa sangka meskipun dia memiliki keterbatasan. Tetapi Rosihan telah menujukkan bahwa anak-anak pengidap down syndrome bisa berprestasi, meskipun itu di golf. Hingga mengantarkan dirinya meraih rekor MURI sebagai satu-satunya pegolf penyandang down syndrome di Asia.

#5. Lauren Potter

Lauren Potter (anchor-films.com)
Lauren Potter (anchor-films.com)

Lauren menjadi seorang artis di negeri Paman Sam yang mengidap down syndrome. Ia telah mengubah mainsheet orang-orang bahwa menjadi seorang pemain film haruslah orang yang memiliki fisik yang sempurna. Lauren pernah berperan dalam serial drama Glee, ia dalam serial drama tersebut berperan menjadi Becky Jackson seorang Cheerleader. Lauren membuktikan bahwa orang-orang down syndrome mampu menjadi bintang film.

#6. Zhou Zhou

Zhou-Zhou (foundily.com)
Zhou-Zhou (foundily.com)

Zhou Zou adalah remaja asal negeri Tirai bambu,Cina yang sukses menjadi konduktor dalam sebuah pentas orkes Simfoni Nasional China. Kelebihan dari Zhou Zhou meskipun ia tidak bisa membaca musik, namun dapat menghafal melodi dalam sebuah lagu hanya dengan mendengarnya.

Bakat Zhou-Zhou timbul ketika ia sering mengikuti ayahnya yang seorang pemain cello. Zhou sering ikut latihan dalam Wuhan Symphony Orchestra, dari situlah bakat Zhou Zhou muncul dan ia menjadi konduktor profesional pertama di dunia yang mengidap down syndrome.

#7. Angela Bachiller

Angela Bachiller (enfemenino.com)
Angela Bachiller (enfemenino.com)

Angela Bachiller mungkin menjadi satu-satunya orang di dunia yang menginap down syndrome dengan berprofesi sebagai anggota dewan di parlemen Spanyol. Ia dapat menjabat posisi tersebut sejak tahun 2013.

Itulah tujuh orang-orang penderita down syndrome tetapi mereka bisa menjadi seperti orang-orang normal. Dan mereka memiliki prestasi-prestasi luar biasa yang orang normal pun jarang bisa melakukannya. Sehingga kita sebagai manusia jangan sampai selalu mengucilkan orang-orang pengidap down syndrome.

loading...

LEAVE A REPLY