Ibu tangguh mengajarkan anak tentang semangat pantang menyerah.

Gulalives.com, JAKARTA – Pernah istilah Tiger Mom? Ini merupakan pola asuh ‘keras’ yang biasanya diterapkan kaum ibu di Asia. Memang, pola asuh keras ini masih mengundang pro dan kontra.

Bagi yang pro, pola asuh keras dibutuhkan untuk membentuk karakter anak tangguh yang tahan banting, kuat menghadapi cobaan hidup yang kadang memang tak mudah, bahkan kejam.

Bersyukurlah jika kamu memiliki ibu yang berdisiplin tinggi, menempa kamu hingga berhasil menjadi orang seperti sekarang. Kalau pola asuh pembiaran, belum tentu menghasilkan anak-anak tangguh yang tahan banting menghadapi persaingan global yang luar biasa keras.

pola asuh keras dibutuhkan untuk membentuk karakter anak tangguh yang tahan banting, kuat menghadapi cobaan hidup yang kadang memang tak mudah. Foto: Livescience.
pola asuh keras dibutuhkan untuk membentuk karakter anak tangguh yang tahan banting, kuat menghadapi cobaan hidup yang kadang memang tak mudah. Foto: Livescience.

Gulalives akan merangkum sejumlah hal memiliki orangtua tangguh, khususnya ibu, yang mendidik dengan penuh kedisiplinan agar anak-anaknya berhasil atau menjadi ‘orang’. Simak paparannya berikut ini:

Belajar mandiri

Perempuan tangguh mampu menjalani kehidupan penuh makna dan bahagia, dengan ataupun tanpa pendamping. Foto: Shanghaidaily.
Perempuan tangguh mampu menjalani kehidupan penuh makna dan bahagia, dengan ataupun tanpa pendamping. Foto: Shanghaidaily.

Tidak perlu seorang pria untuk menjaga perempuan tangguh. Perempuan tangguh mampu menjalani kehidupan penuh makna dan bahagia, dengan ataupun tanpa pendamping. Perempuan tangguh dapat mengurus rumah, atau membesarkan anak sekaligus memiliki karir yang berkembang.

Belajar mencintai tanpa syarat

Dari sosok ibu kita belajar mencintai tanpa syarat dan pamrih.
Dari sosok ibu kita belajar mencintai tanpa syarat dan pamrih.

Perempuan tangguh akan belajar arti cinta tanpa syarat. Ibu mengorbankan waktu, kesehatan dan kesenangan demi anak-anaknya dan keluarga, tanpa mengeluh. Dia dengan senang hati memberikan lebih daripada untuk dirinya sendiri. Dia mengajarkan kita satu hal: cinta tanpa pamrih dan tanpa syarat.

Belajar menghargai dan mencintai diri sendiri

Dari ibu kita belajar menghargai dan mencintai diri sendiri.
Dari ibu kita belajar menghargai dan mencintai diri sendiri.

Kita belajar berjalan, berlari dan terus melangkah, bahkan ketika seluruh dunia bertentangan denganmu. Kita belajar percaya pada diri sendiri ketika semua orang meragukanmu. Kita belajar bangkit kembali dari kegagalan demi kegagalan dan berjuang untuk kehidupan yang kita inginkan.

Belajar menjadi kuat sekaligus lembut

Seorang ibu diam-diam menangisi rasa sakit yang kamu derita. Ia pun bisa begadang sepanjang malam merawatmu ketika kamu sakit. Dia kuat sekaligus lembut hati. Cara dia memeluk ketika anak-anaknya sedang galau menunjukkan rasa kasih sayang yang tak tertandingi.

Memang tak mudah jadi perempuan

Menjadi perempuan, khususnya ibu bekerja kerap dipandang sebelah mata. foto; sayangianak.
Menjadi perempuan, khususnya ibu bekerja kerap dipandang sebelah mata. foto; sayangianak.

Menjadi perempuan memang tak mudah. Dari ibu yang mendidik dengan keras, kita belajar bahwa bisa jadi tiba-tiba dianggap enteng atau tak serius oleh orang-orang di sekitar. Tetapi ibu mengajarkan bahwa kita dapat berdiri di tengah orang banyak dan membuat semua orang mendengarkan suaramu dan menerima ide-idemu.

Tidak pernah melihat ke belakang

Kehidupan itu naik turun dan hal itu tak perlu dipertanyakan lagi. Belajar untuk tidak melihat masa lalu dan berandai-andai. Kamu hanya akan terus melihat ke masa depan dan membiarkan masa lalu yang pahit meredup dengan sendirinya.

Belajar tentang kesabaran dan keyakinan

Optimistis, bahwa semua akan baik pada akhirnya. Badai akan berlalu dan besok adalah hari baru. Kita belajar untuk bersabar dengan kehidupan, bersabar dengan waktu, bersabar menyongsong kesuksesan dan bersabar menghadapi masalah. Kita belajar dari ibu, bahwa kesabaran adalah kekuatan.

Menciptakan kebahagiaan sendiri

Kita belajar untuk menemukan kebahagiaan dalam kehidupan yang sulit. Kita masih bisa bahagia bahkan jika kita membawa beban dunia di pundak. Kita sendirilah yang menentukan kebahagiaan kita.

Ibu tahu lebih banyak tentang cinta

Dari ibu kita belajar banyak tentang cinta. Foto: motherandbaby,
Dari ibu kita belajar banyak tentang cinta. Foto: motherandbaby,

Bahkan meskipun kita berada di generasi berbeda, atau bahkan jika kita tidak menyukai keputusan atau pilihannya soal cinta, ada baiknya dengarkan saran-saran ibu dan pertimbangkan. Pada dasarnya, ibu tidak ingin melihat kita patah hati dan menjadi galau menyia-nyiakan diri demi pria yang tak pantas untuk ditangisi.

Belajar menjadi ibu yang baik

Seorang ibu yang menunjukkan bagaimana usahanya dalam merawat keluarga dan kerja keras dapat terbayar. Dia menunjukkan kepada anak-anaknya bagaimana menjadi pelindung, penuh kasih dan tangguh. Dari situ kita bisa belajar dan memetik pengalaman yang mungkin bisa berguna bagi kita di kemudian hari.

Nah, betapa kita bersyukur memiliki ibu yang tangguh dan perkasa bukan? (VW)

loading...

LEAVE A REPLY