Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.

Gulalives.com, JAKARTA – Sejak dulu, iklan menggunakan supermodel bertubuh sangat kurus atau istilahnya menggunakan ukuran tubuh nol selalu memicu pro dan kontra.

Nah terkait dengan isu ini, iklan merek fesyen terkemuka Gucci, dilarang oleh Advertising Standards Authority (ASA) Inggris, karena menampilkan setidaknya satu model yang terlalu kurus pada tayangannya.

Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.
Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.

Dalam iklan video berjudul “The Cruise 2016 Campaign — The Director’s Cut”, Gucci menampilkan beberapa model yang menari di sekitar rumah dengan lagu bertempo cepat.

Iklan Gucci, brand mewah asal Italia, ini sejatinya bukanlah hal baru, videonya telah diunggah ke saluran YouTube sejak 16 September 2015, dan ditonton nyaris 500 ribu kali. Salah satu faktor popularitasnya karena kontroversi menggunakan model kurus.

Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.
Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.

Pada deskripsinya, Gucci memberi penjelasan mengenai isi video tersebut. Tidak ada penjelasan apapun tentang ukuran tubuh model. Iklan tersebut memperlihatkan koleksi cruise Gucci tahun 2016.

“Berkunjung ke pesta dansa di sebuah villa di luar Florence, film yang disutradarai oleh Glen Luchford, menangkap esensi kontemporer dari koleksi Alessandro Michele, Cruise 2016,” tulis Gucci seperti dilaporkan Inquistr.

Menurut penjelasan ASA, mereka menemukan masalah tentang model iklan Gucci, setelah menerima komplain karena menggunakan model yang terlalu kurus.

Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.

Pada 6 April 2016 akhirnya ASA pun memutuskan larangan pada iklan yang menampilkan model kurus, karena dianggap memberikan edukasi yang tidak sehat pada masyarakat.

ASA meyakini bahwa salah satu model dalam iklan Gucci yang bersandar di dinding memiliki lengan yang sangat ramping dan torso tidak proporsional dengan kepala dan tubuh bagian bawah.

ASA pun mencatat, bahwa model yang terlalu kurus ini, menggunakan riasan wajah yang membuah matanya tampak cekung, dan tambahan torehan yang memberi kesan ‘tirus’.

Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.
Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.

Gucci merespon positif pelarangan dari ASA. Rumah mode Italia tersebut langsung memotong tayangan yang dianggap memberikan teladan tidak sehat bagi masyarakat, terutama remaja putri.

Kontroversi tubuh kurus memang masih menghantui dunia mode. Banyak model yang mengaku harus melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badannya agar sesuai dengan keinginan desainer dan brand.

Salah seorang model yang mengaku mengalami tekanan untuk menurunkan berat badan adalah model Victoria’s Secret Erin Heatherton.

Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.
Iklan merek fesyen terkemuka Gucci diarang tayang karena tampilkan model terlalu kurus. Foto: Youtube.

Seperti dilaporkan US Weekly, Erin diminta menurunkan berat badannya dengan diet ketat dan olahraga keras. Namun, karena berat badannya tak kunjung turun, Erin merasa tertekan karena saat di rumah ia merasa bersalah saat ingin makan.

Pada akun Instagramnya, Erin menulis tentang penjuangannya menurunkan berat badan berjudul “breakdown to breakthrough”.

Ia menjelaskan bahwa perjuangannya dalam mendapatkan citra tubuhnya dan tekanan akan kesempurnaan, membantu dia untuk mencintai diri sendiri, apa adanya.

Nah, dunia mode yang terlihat glamour ternyata luar biasa kejam ya? (VW)

loading...

LEAVE A REPLY