www.maxisciences.com

Gulalives.co, Depok – Di dalam Islam, ada larangan mengenai memakan daging babi. Seperti yang ada dalam ayat berikut: “Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang yang (ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah. Akan tetapi, barang siapa dalam keadaan terpaksa (memakannya) sedang isi tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya. Sesungguhnya Allah Maha pengampun, Maha penyayang” (QS. Al-Baqarah [2]: 173).

Dari ayat diatas sebenarnya sudah cukup alasan bagi kita untuk tidak mengkonsumsi daging babi. Namun di balik larangan tersebut, ada beberapa fakta tentang babi yang dapat mendukung larangan tersebut.

1. Daging babi berbau urine

slaluterlambat.blogspot.com
slaluterlambat.blogspot.com

Konsumen daging babi sering mengeluhkan bau urine yang berasal dari babi. Menurut penelitian ilmiah, hal ini dikarenakan kantung urine babi sering mengalami kebocoran. Sehingga urine babi merembes ke dalam daging.  Akibatnya, daging babi tercemari kotoran yang mestinya dibuang bersama urine.

2. Hewan super rakus

www.visittamworth.co.uk
www.visittamworth.co.uk

Hewan babi adalah hewan yang akan memakan apapun yang ada di hadapannya. Jika perutnya telah penuh atau makanannya telah habis, ia akan memuntahkan isi perutnya dan memakannya lagi, untuk memuaskan kerakusannya. Ia tidak akan berhenti makan, bahkan memakan muntahannya. Babi juga akan memakan sampah busuk, tanah, dan memakannya salam jumlah yang tidak sedikit. Bahkan kotoran pun akan dimakannya jika tidak ada makanan lain dihadapannya. Babi juga kadang mengencingi makanannya, baru kemudian di makan.

3. Efek memakan daging babi

pngimg.com
pngimg.com

Daging babi akan sangat berdampak buruk bagi tubuh manusia. Seseorang yang memakan daging babi dalam jangka waktu yang panjang, tubuhnya akan berbau tidak sedap. Selain itu di dalam babi yang sering memakan tanah, biasanya akan mengandung cacing pita. Dan jika daging babi yang mengandung cacing pita termakan oleh manusia, cacing pita tersebut akan masuk ke dalam tubuhnya dan akan membahayakan orang tersebut.

Cacing pita ini akan berkembang di usus 12 jari di tubuh manusia, dan dalam beberapa bulan cacing ini akan tumbuh dewasa dan akan berkembang biak dengan cepat. Kemudian cacing tersebut akan mengeluarkan telurnya yang jumlahnya tidak sedikit, bisa mencapai 1000 ekor. Cacing ini akan terus hidup di tubuh manusia dengan panjang 4-10 meter.

Selain cacing pita, daging babi juga dapat menyebabkan munculnya cacing spiral (Trichinella spiralis), Cacing tambang (Ancylostoma duodenale), Cacing paru (Paragonimus pulmonaris), Cacing usus (Fasciolopsis buski), Cacing Schistosoma (japonicum).

4. Menularkan sifat buruk

www.maxisciences.com
www.maxisciences.com

Dengan mengkonsumsi daging babi, ternyata tidak hanya berakibat buruk bagi kesehatan, namun juga pada sifat manusia. Karena DNA yang terkandung dalam babi dikatakan mirip dengan manusia. Sehingga sifat-sifat buruk babi, seperti hewan yang rakus, kotor, dan jorok, dapat juga tertular pada manusia.

5. Penyebab berbagai penyakit

hakim-90eksperimen.blogspot.com
hakim-90eksperimen.blogspot.com

Mengkonsumsi daging babi bisa menjadi penyebab utama kanker anus dan kolon. Kanker ini termasuk kanker yang sangat berbahaya bagi manusia. Penyakit ini memang dipicu oleh adanya cacing pita yang terus berkembang dalam tubuh manusia.

Selain itu ada beberapa penyakit yang berbahaya bagi manusia, diantaranya kholera babi (penyakit menular berbahaya yang disebabkan bakteri), keguguran nanah (disebabkan bakteri prosilia babi). Kulit kemerahan yang ganas (mematikan) dan menahun, penyakit pengelupasan kulit, dan benalu saskaris, yang berbahaya bagi manusia. Penyakit ini banyak dijumpai di negara-negara Eropa dan Amerika, bahkan beberapa negara di Asia seperti Cina dan India, karena disana daging babi banyak dikonsumsi secara besar-besaran.

Itulah fakta tentang babi yang dapat menjadikan alasan kuat mengapa babi dilarang untuk di konsumsi dalam Islam. Semoga informasi ini bermanfaat. (MD)

loading...

LEAVE A REPLY